Nepotisme di Perbulutangkisan China

Picture4

Ketika stalker akun twitter Wartawan PBSI yaitu @mrsbirama, ada yang menarik diperbincangkan olehnya akhir November lalu (sewaktu Macau GPG). Saat itu, ia memperbincangkan permainan salah satu pemain China yang bernama Zhu Mai Ci (foto atas yang kidal/berada di belakang). Katanya, permainan cewek China ini berbeda banget sama tipikal pemain China pada umumnya.

“Kmaren nonton match😄 CHN : ZW/ZMC (Zhang Wen/Zhu Mai Ci). Berasa ada yg aneh, si ZMC beda ama tipikal pemain CHN lainnya, mainnya astaghfirulloh bgt,” begitu katanya dikutip dari twitternya @mrsbirama. Mbak Widya ini juga mengatakan bahwa permainan cewek satu ini berbeda sekali dengan penampilan luarnya yang seperti majikan dengan rambut panjang kuncir kuda, badan oke dan jersey yang ngepas. Dia mengatakan bahwa cewek satu ini erorrnya gak nahan.

“Penampilan dese sih oke. Rambut panjang kuncir kuda, badan oke, jersey ngepas pake rok. Dese kidal juga. Tp eror nya ga nahan,” gitu kata Mbak Widya yang sepertinya iri dengan ZMC karena postur gemuknya itu (hahahaha).

Selain menyoal permainannya itu, Mbak Widya ini juga concern pada perilaku yang ditunjukkan olehnya saat jeda interval. Berbeda dengan pemain China lain yang biasanya akan menunjukkan muka tegang atau takut pada pelatih karena permainan jeleknya, justru ZMC ini ketawa ketiwi tidak merasa bersalah sama sekali. “Pas interval game disamperin pelatih (diofisialin sampe 2 coaches). Dese cengengesan aja. Klo yg lain kan tegang tkt digiles!” begitu celoteh mbak Widya mengomentari ZMC ini.

Anehnya lagi, walaupun penampilannya ini biasa-biasa saja, Mbak Widya juga comment soal kawan-kawan satu timnya yang heboh nonton pertandingan ZMC ini. “Ditambah lg tim CHN yg ntn bejibun, klo doi dpt poin pd tepuk tangan kayak di final olimpiade. Pelatihnya yg 2 juga, heboh bener.”

Pasti dalam benak anda, mengapa pemain seperti itu bisa masuk Tim China yang ‘katanya’ selektif sekali dalam memilih pemain?

Picture2

Setelah stalker makin ke dalam, ternyata alasannya karena si ZMC ini adalah anaknya “seseorang” di Timnas China (foto atas). Jadi, artinya dia bisa masuk dengan mudah gitu? gimana dengan pengorbanan Xu Huaiwen atau Pi Hongyan dulu yang harus mewakili negara lain buat bisa tampil di pertandingan internasional? sungguh tak adil. Ini namanya nepotisme..

Sebelum ZMC ini, kasus mengenai nepotisme di bulutangkis China memang sudah ada sebelumnya. Anak Li Yongbo yaitu Li Gen ini adalah anggota Tim China yang tipe permainannya sebenarnya juga tidak terlalu bagus. Tapi, karena dia pengen bisa jadi pebulutangkis, ayahnya pun mengizinkannya dan masuklah ia ke Tim Bulutangkis China.

Sebenarnya sah sah saja apabila satu keluarga itu menekuni dunia bulutangkis yang sama, namun untuk masuk ke Tim Nasional, setidaknya harus ada seleksi adil yang diperlihatkan dari prestasi pemain tersebut walaupun pemimpin tertinggi dari Tim Nasional itu adalah keluarganya juga.

Misalkan kita melihat pemanggilan atlet ke Pelatnas Cipayung kemarin dimana salah seorang keluarga Mainaky, yaitu Lyany Alessandra Mainaky yang sebenarnya juga kerabat dekat dari Rexy Mainaky yang merupakan Kepala Pelatih di Cipayung. Namun, pemanggilan Lyany ini tentu sudah berdasarkan prestasi yang diraihnya sebelumnya. Sehingga, keluarga pun tak merasa malu seperti ZMC tadi.

Semoga artikel yang berdasarkan sudut pandang saya disini bermanfaat dan tidak dianggap menyakiti ya.. Terima Kasih..