Di Cipayung, Ci Butet satu kamar sendiri

SF - Tantowi Ahmad-Liliyana Natsir vs Xu Chen-Ma Jin - Badminton 17th Asian Games 2014.mp4_002178360

Fakta yang baru duaribuan dapatkan ini tentu mungkin juga baru anda ketahui. Pebulutangkis paling senior di Pelatnas PBSI Cipayung, Liliyana Natsir ternyata menghuni salah satu kamar di asrama sendirian. Hal ini didapat dari informasi di ask.fm Anggia Shitta Awanda. Fakta ini tentu menimbulkan kesan ekslusifnya Butet, sapaan akrab Liliyana, yang berbeda dengan penghuni lain yang biasanya berdua.

“Hmm aku kalau di asrama sekamarnya sama ka greys ko. Kalau pertandingan aja kadang-kadang sama ka della atau ka greys.. Hehe kalau ci Butet sendiri dia,” begitu penjelasan Gia di salah satu jawaban pada ask.fm nya. Selain soal teman sekamarnya Cici yang ternyata sendirian, Gia juga diminta berkomentar mengenai personality Butet yang dia jawab bahwa Cici itu merupakan sosok senior yang baik dan humoris. “Hmmm… gak kenal banget cuma biasa aja (sama ci butet). Yang sepengetahuan aku dia senior yang baik dan humoris juga ko,” begitu jawabnya.

Eksklusifitas dari Liliyana memang gak perlu dipermasalahkan juga karena dia merupakan seorang pemain senior yang memiliki prestasi yang membanggakan. Biasanya Cipayung memang menempatkan lebih dari satu orang dalam satu kamar, tapi itu pasti untuk pemain muda atau pelapis. Mungkin dulu dia sekamar sama ci Vita, tapi karena udah keluar Cipayung, sekarang jadi sendirian. wkwkwkwk… asumsi saja..

Menyoal mengenai pasangan duet Butet di lapangan yaitu Tontowi Ahmad, ada cerita dari Imam Nahrowi sang Menpora Kabinet Kerja. Ia blusukan ke Cipayung pada Oktober tahun lalu dan menengok kamar yang ada di asrama Cipayung. Disandur dari detik.com, ada judul artikel Pak Nahrowi menyempatkan diri untuk selfie di kamar Tontowi Ahmad. Itu artinya Owi memiliki kamar sendiri. wkwkwkwk…

imamselfiepbpbsi460

Setelah membaca-baca isi artikel Menpora yang selfie depan kamar Tontowi itu, saya punya asumsi bahwa penentuan teman kamar di Cipayung ini berdasarkan nomor bermain. Owi dan Butet adalah Mixed Double dan keduanya punya kamar berbeda karena beda jenis kelamin, sementara Ahsan dan Hendra yang bermain ganda putra menjadi satu kamar, padahal kita tau ganda putra ini juga sangat berprestasi (tidak dieksklusifkan seperti Owi atau Butet).

Mungkin semata-mata penentuan kamar ini untuk masalah chemistry bermain dari para pemain sendiri karena off court juga akan menentukan on court. Asumsi yah, belum tentu faktanya seperti itu…