Bulutangkis harus bayar untuk ditayangkan

XD Gold - ENG vs ENG - 2014 Commonwealth Games badminton.mp4_001219080

Fakta mengejutkan datang dari pergelaran Djarum Superliga Badminton 2015. Kendati sudah berakhir dua pekan lalu, sayang rasanya tidak diungkapkan. Pihak Panitia Djarum Superliga ternyata membayar pihak televisi untuk menayangkan babak semifinal dan final Kejuaraan ini. Seperti sudah kita ketahui, Babak Semifinal tayang di K-Vision sedangkan Final baik putra dan putri disiarkan di Kompas TV.

Disandur dari beritasatu.com, Direktur Superliga yaitu Achmad Budiharto mengatakan fakta tersebut. “Kami ada kerja sama dengan Kompas TV dan K-Vision untuk menayangkan Djarum Superliga. Untuk saat ini memang tidak menjual hak siar, tapi kami tidak sampai membayar penuh agar bisa tayang, 50 persen saja,” begitu katanya akhir Januari silam.

Bulutangkis memang masih belum selaku sepakbola dalam hal penyiaran. Seringkali PBSI harus membayar stasiun TV untuk menayangkan pertandingan bulutangkis yang katanya bisa mencapai nilai ratusan juta rupiah. Beda sekali dengan PSSI yang semua hak siar pertandingannya bahkan selalu diperebutkan oleh semua stasiun televisi di Indonesia.

Tahun ini, PBSI rencananya akan menjual hak siar dua turnamen yang akan digelar di Istora Senayan Jakarta, yaitu Indonesia Open dan Kejuaraan Dunia. Biasanya Indonesia Open akan selalu disiarkan oleh Trans7. Namun, belum ada stasiun televisi yang mengaku bakal menayangkan untuk Kejuaraan Dunia. Bisa saja Trans7 akan kembali menayangkannya, atau mungkin NET TV yang mengaku “Home of Badminton”.

Kita lihat saja nanti ya… Semoga Badminton makin laris dan TV mau rebutan menayangkan…