Saat Kita Mencintai Tapi Tak Bisa Memiliki

Pernah mendengar kalimat “Cinta Tak Terbalas, Saat kita cinta namun kita tidak bisa memilikinya”? Sekedar mendengar atau kini sedang merasakannya?

Tenang, anda tidak sendirian, Saya Kini juga merasakannya. Tapi saya gak akan cerita apa-apa tentang kegalauan saya itu. Yang terpenting adalah bagaimana mengobati dan segera melupakannya. Dikala perasaan galau tak tentu hati, Yang pertama paling kudu dicari adalah kita sangat butuh motivasi dan Eyang Google tentu selalu bisa dipercaya memberi solusi. Ya akhirnya terbukalah deretan artikel saat menulis “Saat Mencintai namun tidak bisa memiliki” di search engine Google.

Dari deretan artikel, saya membuka yang paling atas tertera yaitu situs madjongke.com. Ini sangat recomended buat anda yang sedang memiliki perasaan seperti saya. Dua kalimat yang sangat mengobati luka hati ini tertera di paragraf kelima. Selama dia bahagia kita juga perlu bersyukur dan menerima. Kita pantas mundur jika dia sudah dengan orang yang tepat”. That is very important thing that you must know. Jangan Egois untuk kebahagiaanmu sendiri.

Selengkapnya, ini kutipan artikel dari madjongke mengenai Motivasi saat kita Mencintai namun Tak bisa memiliki.

Berani mengakui dan mengatakan cinta tapi karena kalah kesempatan juga keadaan tidak bisa memiliki seutuhnya. Jangankan untuk memiliki, untuk bisa bersama beberapa saat saja harus sembunyi-sembunyi dan itu perlu diwujudkan dengan modus tertentu. Anggap saja dia sudah dimiliki lebih dulu oleh orang lain. Cinta kita padanya lebih besar tapi dia lebih memilih bertahan dan setia pada pasangannya.

Kita tidak perlu memaksa karena cinta memang tidak bisa dipaksa. Dia punya alasan untuk memilih bertahan meskipun dia juga ada keinginan untuk bisa menjalin hubungan dengan kita. Mungkin, itu adalah pilihan terbaik bagi dia untuk mendapatkan kebahagiaan. Mungkin ungkapan Cinta tak harus memiliki bisa ada benarnya.

Jika ingin berlanjut kita hanya bisa jadi yang kedua. Pada awalnya itu mudah tapi semakin lama justru menyakitkan hati. Keinginan terbesar adalah diakui dan tidak ada lagi yang pertama dan kedua. Kita adalah satu-satunya yang dia cintai. Tiada yang lain.

Tapi bagaikan mimpi, kita hanya berharap itu jadi sebuah kenyataan. Perjuangan keras dan sedikit pengorbanan diharapkan bisa membuat harapan itu jadi nyata. Nyata sebagai takdir yang memang pantas menurut kita untuk dijalani.

Tapi apa daya, kita harus tetap jadi yang kedua atau mundur. Apapun keputusannya, relakan dia dengan orang yang tepat. Selama dia bahagia kita juga perlu bersyukur dan menerima. Kita pantas mundur jika dia sudah dengan orang yang tepat. Dengan orang yang bisa mengerti, menyayangi, menjaga dan mencintai dia apa adanya. Dan yang pasti bisa menjadi pasangan terbaik bagi dirinya.

Yakin saja suatu saat kita bisa merasakan kebahagiaan yang sebenarnya layak kita rasakan setelah penantian panjang. Penantian panjang dalam berharap dan berusaha untuk diakui dan memiliki dia seutuhnya. Bahkan kebahagiaan itu bisa saja datang dari orang lain. Tetap semangat karena kebahagiaan sedang menanti kita. Kita hanya perlu berusaha menemukannya, itu saja.

Kalimat terakhir paling nyess. Kebahagiaan itu sedang menanti kita, kita cuma perlu berusaha menemukannya. Luka hati ini terobati. Tatap masa depan, lupakan masa yang sudah, Jadilah orang yang lebih kuat dari sebelumnya…