Bulutangkis : Bukan tak menarik lagi, Tapi ….

Life is always unpredictable, no body know what happen tomorrow or the following day, but the important things is you must do the best for better day than today…

Sepenggal motivasi mengawali tulisan di blog yang kini sudah selayaknya blog pribadi saya sendiri. Banyak orang tau duaribuan ini blog bulutangkis yang sempet ngetrend tahun 2011an. Tapi seiring berjalannya waktu, pasti kini anda menganggap bahwa saya berpaling dari dunia bulutangkis bukan? Jawabannya : Bulutangkis bukan tak menarik lagi, tapi entah mengapa hati ini sudah tak melirik lagi.

Setelah memasuki bangku perkuliahan, sontak duaribuan sibuk dengan tugas di Jurusan Teknik Sipil yang memang menguras waktu, pikiran dan uang di setiap semesternya. Blog ini pun terlantar karena saya lebih memprioritaskan masalah tugas yang menyangkut masa depan.

Meski tak update tulisan badminton di blog ini, tapi duaribuan selalu update video pertandingan untuk ditonton disela-sela waktu istirahat malam. Review sedikit mengenai bulutangkis di tahun 2014, ada beberapa pertandingan dan turnamen yang menurut saya sangat menyajikan keseruan dan akhirnya saya download untuk ditonton berulang-ulang. Antara lain berikut ini :

1. World Championship

Tahun ini, Ajang BWF World Championship berlangsung sangat mengejutkan. Siapa sangka bahwa Carolina Marin berhasil meraih gelar Juara Dunia dengan mengalahkan Juara Olimpiade pada babak Final? Tapi itulah faktanya. Nobody know what happen tomorrow, seperti penggalan motivasi di awal artikel ini.

2. Asian Games

Semifinal Ganda Putri antara Greysia/Nitya vs Tian/Zhao adalah favorit saya pada kejuaraan yang digelar di Incheon, September lalu. Inilah pertandingan Ganda Putri yang menurut saya sangat best karena kedua pasangan menampilkan defence dan attacking yang luar biasa.

Selain itu, Final Ganda Putra antara Ahsan/Hendra yang mengalahkan Lee/Yoo juga merupakan salah satu video favorit saya. Untuk Ganda Putra dan Ganda Putri, emas diraih oleh Indonesia lewat kedua pasangan itu, namun gagalnya Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di Final Ganda Campuran sedikit menyesakkan dada. Setelah skor 11-0 diciptakan saat Semifinal melawan Xu/Ma, mereka begitu antiklimaks melawan pasangan Zhang/Zhao di Final yang pada awalnya mereka unggul 11-6 kalo tidak salah.

3. Commonwealth Games

This is my best tournament of the year menurut saya pribadi karena didalamnya, banyak sekali pertandingan penuh drama dan intensitas yang  tinggi utamanya ketika mencapai babak Semifinal baik di beregu maupun perorangan.

Banyak sekali pertandingan dimana Eropa overpowering pemain Asia yang notabene menguasai ranking bulutangkis dunia. Yang paling saya suka dari semua pertandingan di Commonwealth Games ini adalah partai Bronze Medal Match Ganda Putri antara Gabrielle Adcock/Laurent Smith yang mengalahkan Lai Pei Jing/Lim Yi Loo. Kamu harus melihat video nya sendiri di Youtube dan silahkan berkomentar, banyak drama dan aksi termasuk kram yang menimpa Lim Yin Loo yang dimanfaatkan baik oleh Adcock/Smith.

4. Australia Open Superseries

Kontinen baru yaitu Oceania memasuki dunia bulutangkis elit lewat Australia Open yang naik ke level Superseries tahun ini. Dan di turnamen ini disajikan berbagai aksi pertandingan yang seru dan berintensitas tinggi. Favorit saya adalah Semifinal Ganda Putri antara Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl vs Tian Qing/Zhao Yunlei.

Intensitas dan Rivalitas antara kedua pasangan ini menciptakan pertandingan yang sangat seru. You must be see Tian/Zhao bisa membalikkan keadaan dari kalah 11-21 di gim pertama hingga balik menang 22-20 di dua gim selanjutnya. Mental Juara mereka sebagai Olympic Champion serasa terbukti di partai ini.

Berita Sedap Bulutangkis “Lee Chong Wei”

Hot News Bulutangkis 2014 adalah Lee Chong Wei yang kena denda BWF akibat terbukti Doping saat Tes yang dilaksanakan usai Kejuaraan Dunia di Copenhagen bulan Agustus silam. Hukuman pun datang pada pria yang kerap disapa Datuk ini.

Mimpi untuk meraih gelar prestisius Olimpiade maupun Kejuaraan Dunia pun serasa tidak bisa didapat lagi. Mungkin bukan takdirmu Datuk, Allah punya rencana indah lain..

Mungkin itu review yang saya tangkap dari Bulutangkis 2014, kurang lebihnya mohon maaf tapi saat ini saya merasa memang sudah agak berpaling dari Badminton karena lebih ingin mengurusi tugas dan dunia nyata saya sendiri. Tapi ingat, Bukan Bulutangkis Tak Menarik Lagi, Tapi ternyata ada yang Lebih Penting untuk Dijalani…