Ihsan tak sabar ingin Segera Pulang

Bn4F-3hIIAAF7rk

Hari Raya Idul Fitri akan kita jelang sekitar satu pekan lagi. Semuanya tentu sibuk mempersiapkan diri menghadapi hari kemenangan ini. Semua berbondong-bondong pulang demi bertemu keluarga melepas rindu yang terpendam. Tak hanya perantau kantoran, olahragawan seperti pebultang juga berharap ingin segera pulang. Salah satu pebultang yang sudah sangat merindu kampung halaman adalah tunggal putra Ihsan Maulana Mustofa yang berasal dari Tasikmalaya.

Bagaimana kalimat opening artikel ini? Bagus juga kan, mirip Mata Najwa hehe.. duaribuan udah pulang kampung halaman sejak bulan kemarin karena memang perkuliahan sudah kelar dan tinggal menunggu nilai keluar. Beda dengan saya, si Ihsan ini masih berada di Pelatnas Cipayung bersama-sama dengan para pemain bulutangkis lain dan kini masih berlatih keras mempersiapkan diri untuk bisa memenuhi target di Kejuaraan Dunia dan Asian Games tahun 2014 ini.

Ihsan memang tidak tergabung dalam skuad World Championship di Copenhagen, tapi ia akan turut berangkat mengikuti ajang Asian Games. Untuk ajang Asian Games yang akan digelar di Incheon bulan September mendatang, posisi Ihsan tidak akan sama ketika mengikuti kejuaraan Piala Thomas bulan Mei kemarin. Jika pada ajang Piala Thomas kemarin si Ihsan tidak turun ke lapangan dan hanya sebagai hiasan, untuk Asian Games ini ia dipastikan akan dimainkan, setidaknya sebagai tunggal kedua/ketiga di nomor Men’s Team (hehe).

Awal karirnya di Pelatnas dimulai ketika ia berhasil menjadi kampiun di Kejuaraan Nasional PBSI kelas Taruna tahun 2012. Ia pun langsung ditarik ke Cipayung pada awal tahun 2013 dan makin kesini, penampilan Ihsan makin menawan, saya mengakui itu. Raihan perunggu di Kejuaraan Dunia Junior 2013 dan dipilih masuknya ia menjadi bagian dari Tim Piala Thomas di New Delhi bulan Mei lalu (foto atas) adalah salah satu kesuksesannya.

Dibalik kesuksesannya itu, pengorbanan tentu menjadi bagian dalam perjalanan. Ia harus melakoni jadwal latihan yang padat dan hanya mendapatkan jatah libur yang singkat dari Pelatnas Cipayung, termasuk untuk Hari Raya Idul Fitri sepekan lagi. Dari informasi yang duaribuan ketahui (kalau salah mohon koreksi), para punggawa Cipayung hanya diberi jatah liburan sepekan saja untuk merayakan Idul Fitri. Setelahnya, mereka harus segera ke Pelatnas untuk berlatih kembali.

Jatah liburan Idul Fitri dari Pelatnas Cipayung akan dimulai dari akhir pekan ini. Tak sabar ingin segera memanfaatkan kesempatan pulang kampung itu, Ihsan pun segera membuat tweet di akun twitternya @m_ihsanm. “Ini nungguin jumat lama banget kyknya… Cptan pulang kampung woiiiii hahahah….,” begitu tweet yang dikeluarkan oleh Ihsan pada hari minggu kemarin. Rasa rindu Ihsan itu wajar karena memang Ihsan sangat dekat dengan keluarganya. Foto dengan keponakannya dibawah ini adalah salah satu bukti kedekatannya.

pic8d0e28248a5

Keluarga memang selalu menjadi tempat istimewa bagi setiap pemain bulutangkis. Keluarga lah yang selalu menjadi teman setia disaat ia menang maupun di saat ia kalah. Turut bangga saat menang dan selalu menguatkan di saat kalah,. Bagi Ihsan, keluarganya ini lah yang mengenalkannya pada dunia bulutangkis.

Seperti kebanyakan para pemain bulutangkis lain, cerita masa kecil yang awalnya tidak suka dengan olahraga tepok bulu juga dikisahkan oleh Ihsan. Sewaktu kecil, Ihsan yang tidak punya uang untuk jajan terpaksa harus pergi ke lapangan bulutangkis hampir tiap hari untuk meminta receh dari ayahnya yang menjadi pelatih di sana. Sang Ibu pun ikut-ikutan tidak memberikan uang jajan. Akhirnya ia pun harus menuruti keinginan bapaknya.

Di GOR tempat ayahnya melatih, Ihsan tak bisa langsung mendapatkan uang receh untuk jajan. Ia disuruh ayahnya untuk bermain bulutangkis terlebih dulu (pemaksaan pak hehe). “Sudah sampai di GOR ya tetap nggak langsung dapat uangnya. Disuruh-suruh dulu buat main bulutangkis baru dikasih uang. Atau diminta buat mengumpulkan shuttlecock bekas latihan orang lain,” kenang Ihsan. “Pokoknya semua ini gara-gara bapak,” selorohnya mengingat masa kecilnya.

Gara-gara kebiasaan masa kecilnya itu, Ihsan pun kian hari tertarik dengan bulutangkis. Ia pun dimasukkan ke klub di Dian Jaya Jakarta dan dalam perjalanannya, ia akhirnya bergabung dengan PB Djarum Kudus. Masuknya Ihsan ke Djarum ini pun bukan lewat tradisi Audisi Umum yang tiap tahun digelar, tapi ternyata Ihsan ini masuk dengan melamar. Kerennn pokoknya Ihsan.. Semoga terbebas dari cedera sehingga bisa konsisten memperlihatkan permainan menawan.

Buat Ihsan, Jumat besok kalau pulang Hati-hati di jalan ya.. Kembali dengan selamat juga hehe.. Seperti biasa mengakhiri sebuah post, duaribuan mohon koreksi kalau ada informasi yang salah dalam artikel ini. Kita kan tahu tidak ada manusia yang luput dari kesalahan sehingga butuh komentar dari orang-orang hehe. Ini saya kasih foto-foto Ihsan juga.. Ceck this outtt.

BocwuxZCIAMUNl_

F4 nya Pelatnas Cipayung, sekarang Fikri udah degradasi jadi tinggal Ihsan, Jo dan Bayu

Bpr7ud2CMAEAC4l

Ada Anthony nih, bisa jadi pengganti Fikri di F4 nya Cipayung

pic55c5785b8019

Ihsan Maulana Mustofa jadi bagian Tim Thomas Indonesia

pic90374508

Medali perunggu dari ajang Piala Thomas di India, Ihsan berfoto dengan Hayom

picbbea06c3b

Medali perunggu di Kejuaraan Dunia Junior 2013. Dari keempatnya, cuman Ihsan nih yang udah di Piala Thomas

picbf51184cd

Ihsan sama Bayu

picf8531f0d

Ihsan Maulana Mustofa menatap bola angsa