Jessica Susanti ingin telpon Metro TV

BRhKSqvCAAAd-1D.jpg large

Kemenangan dua pasangan ganda Indonesia, yaitu Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di Kejuaraan Dunia 2013 menjadi sangat fenomenal di tanah air. Seusai di tiba di Jakarta, mereka langsung diserbu oleh berbagai media. Pagi ini saja, tercatat sudah 2 stasiun televisi yang mengundang keempat pemain Indonesia itu secara langsung. Dua stasiun televisi itu adalah NET TV dan Metro TV.

Pada acara Morning Show di Net TV, datang pula Menteri Pedagangan Indonesia yang juga Ketua Umum PP PBSI, Gita Wirjawan. Pada kesempatan berbahagia di studio televisi yang terhitung baru itu, Gita Wirjawan berharap bahwa dengan bukti nyata kemenangan bulutangkis Indonesia di ajang Kejuaraan Dunia ini, televisi makin intens memperhatikan dunia bulutangkis.

Usai menyelesaikan wawancara di NET TV, Liliyana Natsir dkk langsung berangkat menuju Metro TV untuk wawancara selanjutnya. Dalam perjalanan rombongan menuju Metro TV itu, Gita Wirjawan tak turut ikut karena ia juga punya kesibukan sebagai Menteri Perdagangan. Di Metro TV, keempat pemain Juara Dunia itu diwawancara oleh presenter senior di stasiun televisi itu, yaitu Ralph Tampubolon (foto atas).

Di salah satu sesi wawancara dengan Ralph itu, Metro TV membuka line telepon bagi para pemirsa yang ingin menghubungi para Juara Dunia itu. Pada sesi telepon yang berdurasi singkat itu, beberapa orang mengemukakan pendapat yang pada intinya sama, yaitu Bangga kepada para pemain Indonesia. Dari beberapa komentar penelpon Metro TV itu, komentar paling tegas dan mengena adalah Komentar dari Pak Andreas.

Pak Andreas yang saya kira merupakan salah satu Badminton Lovers Garis Keras itu (maksudnya maniac badminton, tapi gak suka tawuran) mengatakan bahwa kemenangan pertandingan pasangan Indonesia di Final Kejuaraan Dunia itu sayang sekali tidak disiarkan oleh Televisi Nasional. “Bahkan Televisi lebih suka menayangkan pertandingan Sepak bola antara Malaysia vs Barcelona yang tidak ada maknanya,” begitu kira-kira tambahan komentar Pak Andreas yang mempertegas komentar ia sebelumnya.

Komentar pedas yang dikeluarkan Pak Andreas itu sangat mencerminkan bagaimana perasaan kita para Badminton Lovers Garis Keras . Saya sendiri sebenarnya juga ingin menelpon dan mengungkapkan berbagai keluhan saya mengenai acuhnya Televisi terhadap pertandingan Bulutangkis di Indonesia. Sayangnya, sangat susah ketika hendak menghubungi Metro TV.

Susahnya menghubungi Metro TV itu juga dirasakan oleh salah satu BL Garis Keras yang menjuluki dirinya sebagai Ratu Kritik Bulutangkis Tercetar, yaitu Jessica Susanti. Di Grup Bulutangkis yang ada di jejaring sosial Facebook, Jessica mengungkapkan keluhan dengan komentar yang lucu. Lucunya komentar yang diungkapkan Jessica itu dikarenakan dirinya mengeluarkan keluhannya lewat kata-kata Alay. Berikut adalah komentar Lucu dari Jessica Susanti.

“Tadi ‪#‎Jessica_Susanti‬ Mau Tlp ke Metro TV tapi susah banget, nada nya sibuk mulu.. Padahal pengen Kritik TAJAM dan biar kalian semua Tau Suara Aku yang Sexy Cetar Membahana Badai Halilintar Gunung Melutus Banjir Tsunami Angin Tornado Gempa yang Tak terkalahkan sepanjang waktu abadi selamanya..”

Pernyataan Jessica yang cukup lucu itu dibalas dengan lucu pula oleh para anggota di Grup Bulutangkis itu. Ada yang mengatakan Jessica tak punya pulsa untuk menelpon, bahkan tak punya ponselnya. Dunia Badminton memang tak melulu harus urusan yang serius. Jessica Susanti yang Alai bin Lebai ini juga bisa menjadi hiburan dalam bulutangkis. Semoga cita-citanya untuk bisa mengeluarkan suara Membahananya di Televisi bisa terkabul ya….