Ratchanok Intanon – New Legend

BRX_dIxCQAEojPu.jpg large

Hari ini, tunggal putri Thailand, yaitu Ratchanok Intanon (foto atas) berhasil membubuhkan kejutan besar dalam penyelenggaraan kejuaraan BWF World Championship 2013. Ia berhasil menghentikan laju China yang telah menguasai Juara Dunia di nomor tunggal putri ini selama 12 tahun lamanya. Di pertandingan Final yang berlangsung siang ini, Intanon berhasil menjadi Juara usai membuat sensasi dengan menumbangkan Juara Olimpiade asal China, Li Xuerui lewat rubber game, 22-20 18-21 21-14.

Intanon berhasil memperlihatkan mental bajanya pada pertandingan Final itu tatkala tertinggal 12-19 di gim pertama atas Li. Dari kedudukan itu, ia sukses menikung Li menjadi 17-20 hingga balik menang 22-20. Kemenangan di gim pertama itu menambah kepercayadirian pemain Thailand yang baru berusia 18 tahun itu. Melepas gim kedua 18-21, Intanon berhasil memenangkan gim penentuan dengan skor jauh 21-14.

Begitu memastikan kemenangan di gim penentuan dengan skor 21-14 atas Li itu, Intanon langsung berlutut di lapangan dan menumpahkan semua air mata perjuangannya. Intanon tahu untuk bisa naik podium utama di ajang besar seperti kejuaraan Dunia kali ini memang penuh perjuangan yang sangat melelahkan. Ia yang hanya sebatas anak buruh, pada akhirnya berhasil membawa Bendera Thailand berkibar paling tinggi di Tianhe Indoor Gymnasium.

Pulang ke Thailand malam ini, ia mengatakan bahwa besok, ia akan menghadap Ratu Thailand, Sirikit di Bangkok untuk mempersembahkan gelar Juara Dunia Bulutangkisnya ini. Ia mempersembahkan gelar Juara Dunia ini sebagai hadiah di Hari Ibu yang jatuh di Thailand pada Senin esok, 12 Agustus. “Saya akan membawa gelar juara dunia ini sebagai hadiah kepada ratu, ibu serta nenek saya,” begitu kata Intanon seperti dikutip dari Situs Kompas hari ini.

Usai mencatatkan kemenangan menghadapi Li Xuerui, Intanon mengaku kini lebih pede menghadapi pemain utama dunia. “Sebelum bertanding di final, saya sangat tidak percaya diri setiap kali menghadapi pemain utama dunia. Tetapi sekarang saya telah memiliki hal itu,” begitu lanjut pemain yang lahir di Yasothon (Thailand), 5 Februari 1995 itu.

Menjadi Juara Dunia, Intanon dipastikan akan menjadi Legenda besar disana. Banyak Catatan sejarah ditorehkan olehnya malam ini. Diantara banyak sejarah itu, yang pasti Intanon akan dikenang sebagai Juara Dunia termuda di usia yang baru 18 tahun, menjadi Pemain Thailand pertama yang meraih Gelar Juara Dunia, serta menjadi Orang kelima di Luar China yang mampu menjadi Juara Dunia tunggal putri.

Setelah memenangkan Kejuaraan Dunia di level senior hari ini, Ratchanok Intanon diperkirakan akan kembali tampil di Kejuaraan Dunia untuk level Junior pada bulan depan. Ia yang tahun lalu beralasan tak tampil karena mempersiapkan diri untuk Olimpiade, kali ini kemungkinan besar akan menampilkan diri. Pasalnya, Kejuaraan Dunia Junior tahun 2013 ini akan digelar di depan publiknya sendiri di Thailand.

Ratchanok Intanon is the New Legend! Mau tahu kisah perjuangannya dengan dunia bulutangkis, klik Link https://duaribuan.wordpress.com/2013/02/05/tinggalkan-kemiskinan-dengan-bulutangkis/