Debby impikan All Indonesian Final

ijal cs h2 wc 13 9a

Pasangan Ganda Campuran Indonesia, Muhammad Rijal/Debby Susanto (foto atas), berhasil memastikan diri tampil di babak 16 besar kejuaraan BWF World Championship 2013. Rijal dan Debby yang diunggulkan di tempat keenam pada kejuaraan kali ini sukses meraih tiket Perdelapan Final setelah sukses menggusur pasangan ganda campuran Jepang, Hirokatsu Hashimoto/Miyuki Maeda lewat rubber game 10-21, 21-17, 21-11.

Usai menuntaskan pertandingan selama 54 menit itu, Debby yang berkesempatan diwawancara oleh situs Badminton Indonesia, mengungkapkan bahwa ia dan Rijal berharap bisa bertemu Tontowi dan Liliyana di Final. “Targetnya sih ya main terbaik saja dan menangkan tiap pertandingan. Maunya kami bisa berjumpa Tontowi/Liliyana di final,” begitu harapan Debby seperti dikutip dari Badminton Indonesia.

Harapan All Indonesian Final itu bisa jadi akan terwujud, karena lawan yang diharapkan akan ditemui keduanya di babak Final, yaitu pasangan Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, juga berhasil melewati tantangan babak 32 besar dari pasangan Malaysia, Ong Jian Guo/Lim Yin Loo. Pasangan Juara dua kali All England asal Indonesia itu memupuskan Ong dan Lim lewat pertarungan dua gim langsung, 21-14 21-11.

Pada babak selanjutnya (16 besar), kedua pasangan Indonesia itu akan kembali menemui pasangan non unggulan. Namun perlu diingat, kedua pasangan non unggulan yang akan ditemui para pasangan Indonesia itu ternyata mengalahkan pemain unggulan di babak sebelumnya. Jadi, kedua pasangan itu sangat perlu untuk diwaspadai.

Chen Hung Ling/Cheng Wen Hsing (Taiwan) yang sukses mengalahkan Chris Adock/Gabby White (England), akan menjadi lawan bagi Rijal dan Debby, Sementara Lee Chun Hei/Chau Hoi Wah (Hongkong) yang akan menjadi lawan Owi/Butet, hari ini mengalahkan pasangan ganda campuran Indonesia lainnya, Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati.

Li Ning sisakan Debby

Kejuaraan BWF World Championship 2013 ini sepertinya bukan kejuaraan yang hoki bagi para pemain Indonesia yang disponsori oleh Li Ning. Dari 5 pemain Li Ning Indonesia yang telah tampil, 4 pemain diantaranya sudah gugur dari kejuaraan yang memperebutkan titel Juara Dunia ini. Keempat pemain yang sudah gugur itu adalah Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso, Aprilia Yuswandari dan Adrianti Firdasari. Sony dan Simon telah gugur pada pertandingan hari Senin kemarin, sementara April dan Firda baru gugur pada pertandingan pertamanya hari ini. Satu-satunya pemain bersponsor Li Ning yang tersisa hanyalah Debby Susanto.

BQ_Vt6rCMAEb143

April dikalahkan oleh pemain Jepang, Kaori Imabeppu, sementara Firda dikalahkan oleh Carolina Marin (Spanyol). Kekalahan yang diderita oleh kedua pemain Indonesia itu sepertinya dikarenakan penampilan keduanya yang tidak maksimal. Kepala pelatih tunggal putri Indonesia, yaitu Liang Chiu Shia, mengungkapkan hal ini dalam wawancara bersama Badminton Indonesia.

“Aprilia mainnya terlalu polos, lawan sudah tahu bola-bola pengembaliannya mau kemana, sudah bisa diantisipasi. Aprilia juga kurang sabar, apalagi lawannya pemain Jepang yang terkenal ulet. Tadi banyak serangan Aprilia yang tidak tembus, tapi Aprilia malah nafsu mau mematikan bola, jadinya malah mati sendiri,” begitu ungkap Chiu Shia mengomentari penampilan April yang kalah 18-21 10-21 dari Imabeppu.

Sementara untuk Firda, Chiu Shia mengungkapkan bahwa Marin memang tampil lebih baik pada pertandingan kali ini. Marin mampu mengubah pola permainannya dengan cepat, sehingga dari tertinggal 6-11 di interval gim pertama, bisa comeback menang 21-15 dan di gim kedua, 21-11. “Evaluasi pertemuan sebelumnya tentu sudah dilakukan, Firda juga sudah melakukan persiapan melawan Marin, dia sudah tahu permainan lawannya itu seperti apa. Akan tetapi, setiap pemain itu bisa saja mengubah permainannya di lapangan,” begitu lanjut Chiu Shia, kembali dikutip dari Badminton Indonesia.

Untuk nomor tunggal putri ini, Indonesia masih menyisakan harapan pada 2 wakil yang akan tampil di babak kedua besok. Dua wakil Indonesia yang tersisa itu adalah Lindaweni Fanetri dan Bellaetrix Manuputty (foto atas). Linda langsung lolos ke babak 32 besar karena mendapat Bye, sementara Bella sukses mengalahkan pemain Denmark, Sandra Maria Jensen pada pertandingan hari ini. Sandra dibantai Bella lewat pertandingan dua gim langsung, 21-6, 21-19.