WBC Preview – Ganda Putra harusnya punya Indonesia

Picture1m

Persaingan sengit sepertinya bakal terjadi dari nomor Ganda Putra kejuaraan BWF World Championship 2013 mendatang di Guangzhou, 5-11 Agustus 2013. Saat ini, negara-negara seperti Indonesia, Korea, China maupun Denmark dan Malaysia masing-masing memiliki ganda yang sangat kuat dan telah solid. Dengan permainan mereka yang telah kuat dan solid itu, tentu akan sangat sulit untuk memprediksi siapa yang bakal keluar sebagai Juara Dunia.

Namun ketika kita menilik persaingan nomor ganda putra dalam tempo enam bulan ke belakang, Indonesia bisa dibilang punya peluang lebih besar untuk meraih gelar Juara Dunia. Dua pasangan Pelatnas yang akan berangkat ke Guangzhou nanti, yaitu Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Angga Pratama/Ryan Agung Saputra telah menunjukkan trend positif lewat raihan gelar yang telah mereka gondol dari beberapa kejuaraan belakangan.

Ahsan dan Hendra berhasil meraih gelar Juara pada tiga turnamen Superseries di Asia Tenggara, yaitu Indonesia Open, Singapore Open dan Malaysia Open (mengalahkan Ko/Lee semua), sementara Angga/Ryan memuncaki podium Juara pada tour Oseania di turnamen Australia Open GP Gold dan New Zealand GP Open. Selain dua pasangan Pelatnas itu, Indonesia juga akan diperkuat oleh 2 pasangan lain dari luar Pelatnas. Mereka adalah pasangan Alvent Yulianto Chandra/Markis Kido dan Yonatan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan.

Dalam draw yang telah dikeluarkan oleh BWF beberapa waktu lalu, Dua wakil Non Pelatnas Indonesia bisa dibilang mendapatkan draw yang kurang menguntungkan. Sebut saja Pasangan Yoke dan Hendra yang jika bisa mengalahkan Rasmus Bonde/Mads Conrad Petersen di babak pertama, harus berjumpa dengan unggulan pertama, Ko Sung Hyun/Lee Yong dae di babak kedua.

Pasangan Kido dan Alvent yang diunggulkan ditempat 15 ini justru mendapatkan draw yang lebih mengenaskan. Jika mulus ke babak ketiga, mereka diprediksi akan bentrok dengan mantan rekannya di Arena TianHe Indoor Gymnasium ini, yaitu Muhammad Ahsan dan Hendra Setiawan. Di arena yang sama saat Asian Games 2010, Hendra adalah pasangan Kido, sementara Ahsan adalah pasangan Alvent.

Seperti sudah saya perlihatkan dari foto diatas, Kedua mantan pasangan itu berhasil mencapai podium di Asian Games 2010. Markis Kido dan Hendra Setiawan berhasil meraih emas, sementara Alvent Yulianto dan Muhammad Ahsan hanya mendapatkan perunggu. Bagaimana jika mereka nanti berjumpa di lapangan dengan pasangan berbeda namun di arena yang sama? Mari Kita nantikan tanggal mainnya.

Picture1c