Sisi juga suka Lee Yong dae

1005707_479764168767882_1619041392_n

Pesona pebulutangkis tampan asal Korea Selatan, Lee Yong dae memang selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi setiap wanita, tak terkecuali bagi pebulutangkis asal Bulgaria, Stefani Stoeva (foto atas bersama Gabi Stoeva). Pemain yang kerap disapa dengan panggilan Sisi ini mengungkapkan hal tersebut dalam wawancaranya bersama Badminton Europe beberapa waktu lalu. Ketika ditanya siapa bintang idolanya, Cewek kelahiran 23 September tahun 1995 itu mengungkapkan bahwa bintang idolanya adalah Lee Yong dae.

“Sebenarnya saya paling suka dengan pemain ganda Korea, Lee Yong-dae. Saya tidak memiliki pemain putri favorit. Tapi saya suka gaya main Juliane Schenk. Dan saya juga merasa terkesan menyaksikan permainan para pemain Cina, terutama dengan permainan tempo tinggi yang mereka peragakan,” begitu pernyataan Sisi dikutip dari situs Badminton Europe.

Meskipun ia mengidolakan bintang kelahiran Hwasun itu, tak pernah terlintas dipikiran Juara Eropa Junior 2013 itu untuk menjadikannya gebetan. Pasalnya, Sisi tahu bahwa saat ini Lee Yong dae telah memiliki kekasih, yaitu Han Soo Hyun, salah satu aktris baru Korea. Ia pun juga belum terlalu memikirkan masalah pacaran. Sekarang, fokus Gadis berusia 17 tahun itu adalah terkualifikasi ke Olimpiade Rio 2016 mendatang. “Target terbesar saya adalah lolos ke Olimpiade Rio 2016,” begitu ungkap Sisi menjawab pertanyaan mengenai target selanjutnya.

Selain bertanya mengenai masalah bintang idola dan target selanjutnya dari Sisi, Badminton Europe juga menanyakan mengenai beberapa hal lain seperti cara menghadapi kegagalan hingga kesibukan di luar lapangan. Untuk selengkapnya, Berikut adalah kutipan wawancara Badminton Europe dengan Juara Eropa Junior, Sisi Stoeva yang dikutip dari situs Badminton Europe.

Kapan Anda pertama kali mengayun raket?

Teman saya yang mengenalkan saya dengan olahraga ini. Awalnya hanya iseng saja. Tapi setelah keberhasilan menjuarai salah satu turnamen pada tahun 2006 berpasangan dengan Gabi, semuanya pun berubah. Sejak saat itu, saya mulai berlatih secara lebih profesional. Waktu itu umur saya 10 tahun.

Sejauh ini, apa prestasi terbesar Anda?

Gelar tunggal putri dan ganda putri Kejuaraan Eropa 2013 di Ankara.

Anda sekarang sudah profesional murni atau masih bersekolah?

Saya sudah menamatkan sekolah dan saat ini saya putuskan untuk fokus hanya pada bulu tangkis. Target saya lolos ke Olimpiade Rio 2016.

Bagaimana Anda menghadapi kekalahan (kegagalan) yang diderita?

Saya memiliki dukungan besar dari keluarga. Seringkali saya juga ‘sharing’ dengan kakak saya, teman-teman saya, dan manajer saya jika ada masalah.

Apa yang kegiatan Anda sehari-hari di luar lapangan?

Saya biasanya jalan-jalan dengan teman, dengan keluarga, dan juga dengan anjing kesayangan saya.

Ada kiat khusus bagi para pemain muda lainnya, khususnya tentang cara meraih tujuan?

Simpel saja. Anda jangan pernah menyerah. Tetaplah berjuang. Dan selalu yakin bahwa impian Anda dapat tercapai.