Indonesia di Universiade Shenzen 2011

Sebelum digelarnya ajang Universiade Kazan 2013 pada 5 Juli besok, dimana bulutangkis adalah salah satu cabang olahraga yang akan dipertandingkan, akan lebih baik jika kita melihat pencapaian Tim Bulutangkis Indonesia pada kejuaraan sebelumnya di Shenzen tahun 2011. Dua tahun silam di Shenzen, Indonesia berhasil untuk pertama kali meraih medali emas di ajang Bulutangkis Universiade. Emas Indonesia pada Universiade 2011 itu didapat dari nomor Beregu Campuran, dimana di babak Final yang berlangsung pada Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2011, Indonesia sukses mempermalukan tuan rumah China dengan skor 3-1.

Perjuangan Tim Indonesia untuk meraih medali emas di Shenzen itu sangatlah tidak mudah. Setelah berhasil memuncaki klasemen akhir Grup C dan sukses menundukkan Jepang 3-1 pada babak Perempat Final, nasib Indonesia sempat di berada ujung tanduk tatkala tertinggal 0-2 setelah Ricky Widianto-Shendy Puspa Irawati dan Senatria Agus Setia Putra kalah dari para pemain Taipei di dua partai pertama pada babak Semifinal.

Di partai ketiga yang memainkan nomor tunggal putri, Taipei sudah terlihat sangat percaya diri menang karena mereka menurunkan 2011 World Champion silver medalist, Cheng Shao Chiech yang didatangkan langsung dari London. Sayang hal itu tidak terjadi. Indonesia yang menurunkan Bellatrix Manuputty justru berhasil menjegal Cheng dua gim langsung, 24-22, 21-19, padahal saat itu Bella sempat menerima insiden kecil, dimana ada bagian Shuttlecock yang masuk matanya. Setelah mendapat sedikit perawatan, Bella akhirnya kembali ke lapangan dan berhasil menang.

Kemenangan Bella di partai ketiga itu menaikkan kepercayadirian Tim Indonesia. Di dua partai selanjutnya, Angga-Ryan dan Komala-Jenna sukses mengamankan tiket Final bagi Tim Merah Putih. Taipei yang berstatus unggulan kedua saat itu harus terhenti di babak Semifinal. Sukses Bella di babak Semifinal itu berlanjut di partai Final, dimana Bella sukses mengalahkan Xiao Qian Shi lewat pertarungan hebat yang berakhir dengan skor nyesek 21-19, 19-21, 23-21.

Berikut adalah hasil pertandingan partai Final Beregu Campuran antara Indonesia melawan China yang dimenangkan oleh Indonesia dengan skor 3-1.

Ganda campuran : Ricky Widianto/Shendy Puspa beat Tian Li/Ni Chen 10-21, 21-13, 21-19
Tunggal putra : Senatria Putra lose to Kai Wen 14-21, 7-21
Tunggal putri : Bellaetrix Manuputty beat Xiao Qian Shi 21-19, 19-21, 23-21
Ganda putra : Rian Agung/Angga Pratama beat Tian Li/Xun Tao 21-16, 21-16

Sukses Tim Indonesia di nomor beregu itu tidak berlanjut di nomor perorangan. Di perorangan, Indonesia hanya sukses meraih 2 perunggu lewat Ganda Putra Afiat Yuris-Rendy Sugiarto dan Ganda Campuran Ricky Widianto-Shendy Puspa. Namun, kekalahan para pemain Indonesia itu bukan karena kualitas para pemain Indonesia jelek. Saat itu, sempat beredar rumor bahwa beberapa anggota Tim Indonesia, seperti Bella dan Hera dikabarkan sengaja mengalah dari lawan-lawannya karena harus mengikuti kejuaraan Vietnam Open GP 2011.

Dengan raihan satu emas dan 2 perunggu itu, Indonesia ditempatkan di peringkat 4 klasemen akhir Bulutangkis Universiade 2011 dibawah Thailand, Korea dan Taipei. Untuk kembali mengingat momen kemenangan Tim Beregu Indonesia di Universiade itu, berikut adalah beberapa foto yang duaribuan ambil dari situs resmi kejuaraan Universiade Shenzen 2011. Semoga pada tahun ini, Tim Bulutangkis Indonesia bisa kembali mendulang medali emas di ajang Universiade.

Picture1

Wen Kai berhasil menyumbang satu-satunya poin bagi Tim China di babak Final Beregu Universiade. Ia sukses mengalahkan pemain Indonesia, Senatria Agus Setia Putra.

Picture2

Senatria Agus Setia Putra mencoba mengembalikkan shuttlecock yang ditempatkan oleh Wen Kai (China)

Picture3

Bellaetrix Manuputty (kiri) dan pasangan Tian Li/Xun Tao (kanan) tampil di partai Final Universiade 2011

Picture4

Selebrasi kemenangan Tim Indonesia di Final Beregu Campuran Universiade 2011