Lin Dan-Cai Yun segera Pensiun

url

Kabar mengejutkan datang dari Negara Tirai Bambu, Tiongkok. Dua pebulutangkis andalan mereka, Cai Yun dan Lin Dan dikabarkan akan pensiun usai Kejuaraan Dunia 2013 di Guangzhou, Agustus ini. Pernyataan ini diucapkan langsung oleh kepala pelatih Tim Nasional Bulutangkis China, Li Yongbo dalam wawancara beberapa waktu silam. Ia berkata bahwa kedua pemain yang menjadi andalan China selama 10 tahun terakhir itu akan menjadikan Kejuaraan Dunia 2013 sebagai turnamen Kejuaraan Dunia terakhirnya.

“Sepertinya Cai Yun dan Lin Dan tidak akan mengikuti Kejuaraan Dunia selanjutnya (2014). Meskipun saya tidak ingin melihat hal tersebut terjadi, namun itu kenyataannya,” begitu tutur kepala pelatih yang dijuluki Coach of The Champion itu. Jika hal itu memang benar terjadi, Bulutangkis akan kembali kehilangan dua bintang besarnya.

Setelah pensiunnya Taufik Hidayat dan Peter Gade beberapa waktu lalu, kini Lin Dan akan menyusul. Lin Dan memang sudah pantas untuk pensiun sebagai atlet karena ia sudah menyempurnakan seluruh gelar prestisius di dunia bulutangkis, mulai dari ajang tahunan BWF seperti All England dan Kejuaraan Dunia hingga ajang multievent seperti Asian Games (foto atas) dan Olimpiade. Karena kesempurnaan itu, ia bahkan dijuluki oleh fansnya dengan sebutan ‘Super-Dan’.

Pada tahun lalu, Lin Dan sebenarnya pernah mengatakan bahwa dirinya baru akan gantung raket jika Lee Chong Wei juga pensiun. Dengan pernyataan ini, mungkinkah Lee Chong Wei juga akan pensiun usai Kejuaraan Dunia 2013? Hanya Tuhan dan Mereka yang tahu. Kita nantikan saja kelanjutan kabar ini.

Beda Alasan dengan Lin Dan

Jika Lin Dan pensiun mungkin karena telah merasa puas meraih semua gelar prestisius di dunia bulutangkis, beda halnya dengan pemain ganda putra Cai Yun yang memutuskan pensiun karena penampilannya mulai menurun. Faktor Usia sepertinya menjadi alasan memburuknya penampilan Cai Yun akhir-akhir ini. Ia juga sempat mengalami cedera yang membuatnya harus absen dari turnamen internasional di awal musim 2013 ini.

fu-haifeng-cai-yun-2010-11-15-9-20-8

Sepanjang karirnya, Cai Yun berhasil meraih berbagai gelar prestisius bersama Fu Haifeng. Duet ini menjadi pasangan China kedua di era modern, setelah Li Yongbo-Tian Bingyi yang berhasil meruntuhkan dominasi Korea dan Indonesia di ganda putra. Sayangnya dibalik kehebatan pasangan Cai-Fu ini, mereka belum pernah sekalipun meraih medali emas di ajang Asean Games. Dalam keikutsertannya di dua Asian Games terakhir, yakni di Doha 2006 dan Guangzhou 2010 (foto atas), pasangan Juara Olimpiade 2012 ini selalu gagal di babak perempat final.

Di perempat final Asean Games Doha 2006, Cai dan Fu yang berstatus unggulan pertama secara mengejutkan dikalahkan oleh pasangan Malaysia, Koo Kean Keat dan Tan Boon Heong lewat pertarungan dua gim langsung, 9-21, 19-21. Setelah menggulingkan Cai-Fu, Koo dan Tan berhasil keluar sebagai Juara usai menggulingkan pasangan Indonesia, Luluk Hadiyanto-Alvent Yulianto di babak Final.

Saat tampil di depan publiknya sendiri pada Asian Games 2010 di Guangzhou, mereka kembali tersingkir di babak Perempat Final. Kali ini mereka tumbang di tangan pasangan Korea, Chung Jae Sung-Lee Yong dae. Chung dan Lee berhasil mengalahkan Cai-Fu lewat pertarungan dua gim langsung 21-16, 21-12.

Berbeda dengan Koo-Tan yang keluar sebagai Juara usai mengalahkan duet Cai-Fu itu, pasangan Chung dan Lee ini justru kalah di babak Semifinal. Mereka kalah dari pasangan Juara Olimpiade Beijing, Markis Kido dan Hendra Setiawan lewat pertarungan tiga gim, 15-21, 21-13, 18-21. Kido dan Hendra ini sendiri akhirnya keluar sebagai Juara usai berhasil melakukan PHP terhadap sang Juara bertahan, Koo dan Tan lewat rubber game 16-21, 26-24, 21-19.

Dengan tidak berhasilnya Cai Yun meraih medali emas di Asian Games itu, ia berarti belum menjadi pemain sempurna seperti Lin Dan. Walaupun begitu, Kita sebagai Pecinta Bulutangkis ini tentu mengakui bahwa Cai Yun adalah salah satu pemain hebat di dunia bulutangkis. Selamat tinggal Cai Yun dan Lin Dan. Semoga dengan mundurnya kalian, Bulutangkis Indonesia bisa semakin berjaya.. Hahaha…