Tahun depan, Singapore Open maju 2 bulan

1044615_639210172756841_197610215_n

Kejuaraan Singapore Open Superseries 2013 telah selesai pada Ahad kemarin. Indonesia sudah menangguhkan diri sebagai Juara Umum usai menyabet 3 gelar Juara dari nomor tunggal putra, ganda putra dan ganda campuran pada turnamen ini. Untuk tahun depan, akan ada yang berbeda dari turnamen ini. Jika sejak bergulirnya Superseries pada tahun 2007, kejuaraan ini selalu berdampingan dengan Indonesia Open di bulan Juni ini, untuk tahun depan turnamen ini akan berubah jadwalnya ke bulan April.

Perubahan Jadwal turnamen ini mengikuti Siklus Superseries baru yang akan mulai bergulir untuk tahun 2014-2017. Dari Kalender yang sudah dirilis oleh BWF, turnamen Singapore Open dijadwalkan akan digelar pada tanggal 8-13 April 2014 usai kejuaraan India Open Superseries yang digelar sepekan sebelumnya, yakni 1-6 April 2014. Selain turnamen ini, ada turnamen Superseries lain yang juga berpindah jadwal, yaitu turnamen Jepang Terbuka.

Jika biasanya turnamen Jepang Terbuka digelar pada bulan September usai Kejuaraan Dunia atau Olimpiade, maka mulai tahun depan kejuaraan ini berpindah ke bulan Juni berdampingan dengan Indonesia Open dan turnamen Superseries baru, Australia Open. Japan Open akan digelar pada 10-15 Juni 2014, diikuti oleh Indonesia Open pada 17-22 Juni dan Australia Open pada 24-29 Juni.

Singapore Open tanpa Asap Kabut

Berubahnya Jadwal kejuaraan Singapore Open Superseries dari bulan Juni ke bulan April mulai tahun 2014 diharapkan memberikan perubahan pula pada kejadian buruk yang terjadi pada turnamen kali ini, yaitu Asap Kabut. Pekatnya Asap Kabut yang menyelimuti Singapura diduga oleh beberapa pemain menjadi penyebab terganggunya penampilan mereka. Dengan berubahnya jadwal ini, mereka berharap bahwa Asap Kabut tak lagi menyelimuti Singapura pada penyelenggaraan tahun depan.

Dari informasi yang disandur dari Merdeka.com, Penyebab Asap Kabut pekat yang menyelimuti Singapura ini berasal dari kebakaran lahan gambut di Sumatra yang disebabkan tidak teraturnya cuaca. Menurut berita itu pula, Kondisi seperti ini biasanya terjadi di bulan Juni hingga Agustus. Jadi jika turnamen ini digelar bulan April disaat Musim Hujan, semoga Singapore Open tidak terganggu asap Kabut yang sangat mengganggu itu lagi.