Kabut ancam keberlangsungan Singapore Open

1010446_638181309526394_49567390_n

Setelah lama tak update blog karena harus mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN, duaribuan kembali untuk memberitakan kabar-kabar bulutangkis terkini, tentunya dari sisi yang berbeda. Kali ini berita pertama yang akan duaribuan kabarkan datang dari kejuaraan Singapore Open Superseries 2013, dimana kabut asap hasil kebakaran Hutan di Sumatra yang sampai ke negeri Singa itu berpengaruh pada jalannya turnamen Singapore Open, dimana sempat beredar rumor bahwa kejuaraan ini bakal ditunda sementara pelaksanaannya.

Kabut asap pekat memang menyelimuti seluruh Kota Singapura, termasuk Singapore Indoor Stadium, venue penyelenggaraan kejuaraan ini. Bahkan, beberapa pemain Indonesia seperti pasangan Greysia Polii dan Nitya Krishinda Maheswari mengakui bahwa kabut asap ini sangat menganggu mereka. “Cukup mengganggu sih, bahkan di kamar juga terhirup asapnya. Sebisa mungkin kami meminimalisir berada di luar ruangan,” tutur Nitya Krishinda Maheswari saat diwawancara pada Kamis lalu.

“Terasa banget, mata pedih, dan saluran pernafasan jadi nggak enak. Saya baca beritanya di koran, hal ini sedang ditangani pemerintah, semoga cepat selesai,” tambah Greysia Polii, pasangan main Nitya dikutip dari media setempat. Kabut asap yang menyelimuti Singapura ini memang perlu diwaspadai karena berdasarkan Pollutant Standard Index (PSI), kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan di Pulau Sumatera ini mencapai level 300 yang artinya berbahaya bagi kesehatan. Menurut media setempat, kondisi ini dikabarkan merupakan yang terburuk sepanjang sejarah.

Meskipun sedikit terganggu, langkah Greysia dan Nitya di Kejuaraan Singapore Open Superseries 2013 ini belum terhenti. Mereka lolos ke babak Semifinal pada turnamen ini setelah di babak Perempat Final kemarin mengalahkan unggulan kedelapan yang merupakan pasangan skandal Olimpiade, Jung Kyung Eun-Kim Ha Na lewat pertarungan dua gim langsung 21-12, 22-20 dalam durasi 40 menit.

Di babak Semifinal, Greysia dan Nitya akan berjumpa dengan pasangan Juara Olimpiade dan satu-satunya wakil China di ganda putri, Tian Qing-Zhao Yunlei. Dua ganda China lain yang ambil bagian di kejuaraan Singapore Open 2013 ini, Bao Yixin-Cheng Shu dan Ma Jin-Tang Jinhua kemarin tersingkir di babak Perempat Final masing-masing oleh pasangan Matsutomo-Takahashi dan Pia Zebadiah-Rizky Amelia Pradipta (foto atas). Kedua pasangan yang berhasil mengalahkan China ini akan saling bertemu untuk memperebutkan tiket Final dari poll bawah.

file.aspx

Selain Greysia-Nitya dan Pia-Rizky, Indonesia masih memiliki 5 wakil lain yang semuanya merata di 5 nomor. Di tunggal putra, Semifinalis Indonesia Open pekan lalu, Tommy Sugiarto akan berhadapan dengan pemain veteran Vietnam, Nguyen Tien Minh. Di tunggal putri, ada nama Lindaweni Fanetri (foto atas) yang akan kembali revans dengan Juara Dunia asal China, Wang Yihan di babak Semifinal nanti sore.

Di ganda putra, satu-satunya harapan Indonesia, Muhammad Ahsan dan Hendra Setiawan akan dipertemukan lagi dengan Juara Dunia dan Juara Olimpiade, Cai Yun-Fu Haifeng. Sementara itu, nomor andalan Indonesia yakni ganda campuran, terjadi pertarungan antar kedua pasangan Indonesia yang lolos ke Semifinal, yakni Praveen Jordan-Vita Marissa dan Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir. Mereka akan saling berhadapan untuk meraih tiket Final pada hari minggu mendatang.