Linda sparring dengan Hayom

BK27nYPCQAAx-bZ

Pebulutangkis tunggal putri Lindaweni Fanetri sepertinya dipastikan akan diturunkan oleh pelatih Liang Chiu Shia untuk menghadapi Tim China pada laga Perempat Final kejuaraan Piala Sudirman 2013 besok siang. Ini bisa dilihat dari latihan yang dijalani oleh Linda hari ini di Kuala Lumpur. Ia melakukan latihan sparring dengan pemain tunggal putra, Dionysius Hayom Rumbaka (berguna juga Hayom di Tim Sudirman).

Hayom yang terkenal memiliki smash keras ini dipilih sebagai sparring partner Linda hari ini karena kemungkinan besar, lawan yang akan dihadapi Linda besok adalah Juara Olimpiade, Li Xuerui yang juga punya smash keras seperti Hayom. Kita bisa melihat smash-smash keras Li yang ditunjukkannya saat laga menghadapi Aprilia Yuswandari di babak penyisihan Grup 1A kemarin. Saat laga itu, April kalah rubber game 21-13, 4-21, 11-21.

Pelatih tunggal putri Liang Chiu Sia yang ditemui disela-sela latihan berharap bahwa para pemain yang akan diturunkan menghadapi China nantinya bisa menampilkan permainan terbaik mereka sehingga Indonesia bisa melaju ke Semifinal. “Saat ini China mendominasi hampir semua nomer bulutangkis dunia. Tapi di atas lapangan semua kemungkinan biasa terjadi. Semoga saja pemain kita bisa bermain bagus dan Indonesia mampu melaju ke babak semifinal,” begitu jawab pelatih yang membawa Susi Susanti memuncaki Podium Olimpiade Barcelona itu.

Pilihan Utama pada Tontowi-Liliyana

Selain Linda, pasangan Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir dipastikan menjadi pilihan utama Tim untuk diturunkan saat laga melawan China besok, pasalnya pasangan kedua Indonesia saat ini, Muhammad Rijal dan Debby Susanto tidak dalam performa terbaik karena Rijal masih mengalami cedera (Makanya kemarin lawan Xu-Ma, Rijal di depan dan Debby di belakang terus).

BK3ATl2CAAI2nL5

Disela-sela latihan Tim Indonesia di Sport Arena Sentosa hari ini, Butet yang diwawancara Detik.com berharap bahwa ia bersama pasangannya, Tontowi Ahmad atau yang kerap dipanggil Owi (foto atas) ini bisa mencuri poin dari Tim China untuk membuka jalan bagi Tim Indonesia. “Harapan kami tentunya bisa membuka jalan untuk Indonesia. Memang kami akui China lawan yang sangat kuat. Mereka menurunkan Xu Chen/Ma Jin, nomor satu dunia. dan kami terakhir kalah saat di Olimpiade. Tidak masalah. Kami harap bisa mencuri poin,” begitu ujar Butet kepada wartawan Detik.

Guna mempersiapkan pertandingannya besok, Owi dan Butet tak hanya sekedar latihan teknik saja. Mereka juga mempersiapkan faktor nonteknis seperti mental tandingnya. “Sekarang kami persiapkan mental saat bertanding. Kami sudah beberapa kali bertemu dengan mixed doubles China. Namanya kejuaraan pasti ada menang ada kalah. Anggap saja ini ujian buat kami,” tambah putri kedua dari pasangan Beno Natsir dan Olly Maramis ini.