Tata Lampu All England dibawa ke Piala Sudirman

179128_561112673909965_1978286661_n

Tim Tuan Rumah, Malaysia menjadi tim pertama yang mendapat kesempatan untuk menjajal arena Piala Sudirman 2013 di Stadium Putra Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa kemarin. Meskipun arena belum rampung semuanya, BAM meminta pihak penyelenggara, yakni BWF untuk menggunakan setengah lapangan untuk berlatih para pemainnya. Tim lain sendiri rencananya baru akan menjajal lapangan ini pada hari Jumat atau Sabtu (bergantung pada kedatangannya).

Arena Piala Sudirman yang merupakan gelanggang indoor terbesar di Malaysia dengan total kursi 16.000 penonton itu akan tampak berbeda dari penyelenggaraan turnamen Malaysia Open atau Piala Thomas & Uber 2010 lalu (foto atas). Untuk Piala Sudirman kali ini, pihak penyelenggara akan menerapkan tata lampu seperti di National Indoor Arena Birmingham (kejuaraan All England). Nantinya hanya arena pertandingan yang disorot lampu, sementara bagian penonton akan digelapkan.

Dengan tata lampu layaknya All England itu, diharapkan konsentrasi massa lebih tertuju ke arena pertandingan. Perwakilan BAM yang menjadi salah satu panitia penyelenggara, Kenny Goh menyatakan bahwa dengan adanya perubahan ini, para pemain harus menyesuaikan diri. “Untuk kejuaraan kali ini, ada beberapa perubahan dilakukan, termasuk lampu sorot yang akan menggunakan teknik yang sama dengan kejuaraan All England. Jadi, penting untuk pemain menyesuaikan diri dengan kondisi pencahayaan stadion,” begitu kata Kenny yang dikutip dari kantor berita Malaysia.

Selain masalah tata lampu ini, pihak penyelenggara juga akan mengubah karpet permukaan lapangan. Jika biasanya BWF menggunakan lapangan YONEX untuk turnamen kelas satu, pada penyelenggaraan Kejuaraan Piala Sudirman kali ini tidak. BWF akan menggunakan permukaan lapangan buatan Li Ning yang ‘katanya’ akan mendukung tata lampu ala All England itu.

Koo-Tan sedikit bermasalah

Pemain ganda putra Koo Kean Keat tak terlihat dalam sesi latihan yang digelar Tim Malaysia di Stadium Juara, Bukit Kiara dua hari yang lalu. Alhasil, para media yang meliput mempertanyakan ketidakhadiran Koo, padahal kejuaraan Piala Sudirman tinggal menghitung hari. Pasangan duetnya, Tan Boon Heong juga dikabarkan terkena masalah cedera. Duet ini pun dikhawatirkan tidak bisa tampil di Piala Sudirman nanti.

971611_368970616547164_2112457106_n

Tan Kim Her yang dikonfirmasi mengaku tidak ada masalah serius dari pasangan ganda terbaiknya itu. “Kien Keat beritahu saya dia sakit perut dan minta dibebaskan dari latihan hari ini, tidak ada yang serius cuma masalah biasa,” begitu kata Kim Her menjelaskan. “Kita juga kadang sakit perut dan demam, itu bukanlah hal yang besar tetapi karena dia pemain nasional, jadi orang semua rasa cemas dan khawatir ketika ia tidak ada pada sesi latihan,” tambah Kim Her.

Untuk Tan Boon Heong, Tan Kim Her membenarkan bahwa pemilik smash keras itu tengah mengalami cedera. Namun, cedera yang dialami Tan Boon Heong tidak serius. Ia pun bisa berlatih seperti rekan-rekan lain. “Memang Boon Heong ada mengalami cedera di kaki kiri dan sedang mendapatkan perawatan dokter. Dia masih menerima suntikan tetapi kondisinya tidak serius, bahkan dia berlatih penuh sama seperti rekan-rekan yang lain,” tutup Kim Her yang dikutip dari Kantor berita Malaysia.