Lee Yong dae ingin jadi Member IOC

wpid-524808_10151569220382348_1197391658_n.jpg

Awal bulan ini menjadi hari-hari yang sibuk buat Superstar bulutangkis Korea, Lee Yong dae. Ia harus mengikuti berbagai acara di luar kegiatan latihannya. Mulai dari kegiatan pemotretan untuk Kaos Tim Sudirman Korea, menghadiri acara jumpa fans hingga harus melakoni wawancara di sebuah stasiun televisi bersama kedua orang tuanya. Buat artikel kali ini, duaribuan mau cerita soal wawancara Lee dan bokap-nyokapnya di stasiun televisi itu. Yuk stay tune..

“Saya hanya bisa melihat anak saya sekali atau dua kali dalam setahun di rumah dan ketika ia di rumah pun, aku hanya bisa melihatnya tidur,” begitu kalimat pertama yang diucapkan oleh Ibunda Lee ketika mendapatkan pertanyaan dari wartawan TVN, televisi yang mewawancarai Lee. Mendengar keluhan ibunya itu, Lee pun menjawab bahwa ia jarang pulang karena sibuk dengan jadwal pertandingan yang sangat padat.

“Saya mungkin dalam satu bulan bisa dua hingga tiga minggu di luar negeri, sehingga sulit untuk pulang. Ibu sendiri berharap nantinya jika saya sudah menikah, saya harus tinggal berdekaan dengan Ibu. Saya setuju akan hal itu karena saya tidak ingin ibu kesepian lagi,” begitu kira-kira hasil terjemahan dari ucapan Lee (sungkem kalo salah).

Wink celebration

Selebrasi wink alias kedipan mata Lee Yong dae di kamera saat ia berhasil menjuarai Olimpiade Beijing bersama Lee Hyo Jung menjadi headline di seluruh dunia. Semenjak saat itu, ia dijuluki dengan sebutan Wink Boy. Tapi, untuk siapa sih aksi Wink itu? Ini Jawaban Oppa.

“Tidak ada seseorang yang dituju, saya hanya reflek melakukannya,” begitu ucap Oppa menjelaskan. Karena banyak media yang tidak mempercayai jawabannya itu dan terus menerus menanyakan sampai membuatnya bosan, akhirnya Lee membuat pernyataan ‘terpaksa’ bahwa aksi Wink itu ditujukan untuk ibunya (padahal tidak untuk siapa-siapa, jadi jangan GR ya).

“Saya sangat sering ditanya mengenai hal ini, jadi saya bilang saja bahwa wink itu untuk Ibu saya. Menenangkan turnamen itu tentu berbeda dengan turnamen yang lainnya, sehingga saya merasa senang luar biasa dan melakukan kedipan mata itu secara tidak sadar,” tambah peraih medali perunggu di Olimpiade London 2012 itu.

wpid-524808_10151569220382348_1197391658_n2.jpg

Masa depan di IOC

Ditanya mengenai rencana kedepan, jawaban Lee pasti bisa kita tebak, yakni Lee pasti ingin menjuarai Olimpiade Rio. Tapi setelah Olimpiade Rio, apa sih impian Lee? Jawaban Oppa mengejutkan. “Saya ingin bisa masuk jadi anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC),” begitu kata Lee Yong dae asli.

“Menjadi anggota IOC merupakan suatu tantangan bagi saya selepas Olimpiade Brasil nanti,” tambah Lee. Demi mewujudkan impiannya itu, ia bahkan sudah memulai untuk belajar berbahasa Inggris mulai tahun ini. “Sekarang sudah mulai mempersiapkan diri untuk impian saya itu dengan belajar bahasa Inggris. Rasanya tidak akan baik jika saya baru belajar setelah Olimpiade Brasil, jadi sekaranglah waktu yang tepat untuk sedikit demi sedikit belajar berbahasa Inggris,” tutup pria kelahiran 11 September 1988 itu.

Iklan