Harimau terkam Rajawali di Simulasi Piala Sudirman

BJuO0DpCYAA7eMq.jpg large

Pada pertandingan Simulasi Piala Sudirman yang digelar di Pelatnas Cipayung pukul 12.00 WIB siang tadi, Tim Harimau yang digawangi oleh dua kali Juara All England Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir berhasil menerkam Tim Rajawali yang dipunggawai oleh Lindaweni Fanetri dengan agregat tipis 3-2. Pertandingan berlangsung sangat seru dimana sempat terjadi kedudukan 2-2 sebelum akhirnya di partai penentuan, Hayom dengan smash tajamnya berhasil mengalahkan Tommy Sugiarto.

Pertandingan dimulai di nomor tunggal putri dimana andalan tim Rajawali yang merupakan tunggal terbaik Indonesia saat ini, Lindaweni Fanetri berhasil mengalahkan wakil Harimau, Aprilia Yuswandari (foto atas) dua gim langsung 21-18, 21-19. Partai April melawan Linda ini sebenarnya sempat diperkirakan berlangsung tiga set karena pada gim kedua, April sempat unggul 14-11. Namun, dengan sabar Linda bisa menyamakan kedudukan hingga berhasil menuntaskan pertandingan dua gim saja. Rajawali unggul lebih dulu 1-0 atas Harimau.

Partai kedua mempertandingan nomor ganda putri dimana pasangan muda asal Rajawali, Gebby Ristiyani Imawan-Nuraidah Tiara Rosalia dihadapkan pada pasangan CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali) asal Harimau, Greysia Polii-Nitya Krishinda Maheswari. Dengan pengalaman yang dimiliki pasangan Harimau, Greysia dan Nitya akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor telak 21-11, 21-11. Harimau samakan kedudukan 1-1.

Di partai ketiga yaitu partai ganda putra, duet ujicoba Hendra Setiawan-Ryan Agung Saputra kembali membawa Tim Rajawali memimpin 2-1 usai mengalahkan pasangan Harimau, Fran Kurniawan-Angga Pratama dua gim langsung 22-20, 21-12. Sayangnya, keunggulan 2-1 itu tidak bisa dikonversi menjadi kemenangan karena di partai keempat, Rajawali yang menurunkan duet Muhammad Rijal Debby Susanto diterkam oleh pasangan Harimau, Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir lewat rubber game 21-18, 17-21, 15-21. Skor pertandingan berubah menjadi seimbang 2-2.

Pada partai penentuan alias partai tunggal putra, Dionysius Hayom Rumbaka akhirnya berhasil membawa Tim harimau menang usai dirinya mengalahkan pemain Rajawali, Tommy Sugiarto lewat pertarungan tiga gim ketat 15-21, 22-20, 21-7. Kemenangan Hayom ini pun seakan menjadi sebuah ajang pembalasan atas kekalahannya di ajang Thomas Cup 2012 lalu. Saat itu, Hayom yang harus diturunkan di partai penentuan kalah atas Takuma Ueda yang sebenarnya kualitasnya berada di bawahnya. Kekalahan Hayom saat itu mencatatkan sejarah baru bagi Indonesia, dimana untuk kali pertama, Tim Thomas kita keluar dari 4 besar (akankah terjadi di Sudirman?).

Pemenang dari ajang Simulasi ini ternyata mendapat mendapatkan hadiah istimewa dari PB PBSI. Pemenangnya yakni Tim Harimau mendapatkan hadiah sebesar Rp 75 Juta sementara Runner Up yakni Tim Rajawali mendapatkan hadiah sebesar Rp 25 Juta.

Review Simulasi Piala Sudirman

HARIMAU  3-2  RAJAWALI

WS : Aprilia Yuswandari lose to Lindaweni Fanetri 18-21, 19-21

WD : Greysia Polii-Nitya Krishinda Maheswari beat Gebby Ristiyani-Tiara Rosalia 21-11, 21-11

MD : Fran Kurniawan-Angga Pratama lose to Hendra Setiawan-Ryan Agung Saputra 20-22, 12-21

😄 : Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir beat Muhammad Rijal-Debby Susanto 18-21, 21-17, 21-15

MS : Dionysius Hayom Rumbaka beat Tommy Sugiarto 15-21, 22-20, 21-7

Perayaan HUT ke 62 PBSI

BJtSztnCYAQEYvh

Sebelum dilaksanakan Simulasi Piala Sudirman pada pukul 12.00 WIB itu, PB PBSI lebih dulu menggelar hajatan peringatan HUT ke 62 pada pukul 08.30 WIB. Acara peringatan HUT ini dihadiri oleh Ketua Umum PB PBSI Gita Wirjawan, segenap jajaran pengurus besar serta semua atlet dan karyawan yang ada di Pelatnas. Dalam kesempatan ini, Gita dalam pidatonya berharap momen 62 tahun usia PBSI ini menjadi awal dari kebangkitan bulu tangkis Indonesia. “Selama 62 tahun ada kenaikan dan penurunan. Saya menyikapi positif dengan tren yang ada, kaderisasi juga sudah kelihatan,” ucap Gita dikutip dari situs PB PBSI.

Dalam peringatan HUT PBSI itu, digelar pula acara pengukuhan Tim Piala Sudirman Indonesia. Berkaitan dengan Pengukuhan Tim Sudirman ini, Pak Gita kembali menegaskan bahwa target Tim Indonesia pada ajang Sudirman Cup kali ini hanya sampai babak Semifinal. “Piala Sudirman tak mudah untuk kami. Target yang realistis adalah semifinal. Persiapan atlet juga sudah maksimal,” begitu ujar Gita dikutip dari situs PBSI.