Non Pelatnas beri Kado HUT PBSI

Picture1

Pebulutangkis non Pelatnas Indonesia tampil maksimal di Final kejuaraan Malaysia Open GP Gold 2013. Dari empat wakil yang ada, tiga diantaranya berhasil memboyong gelar di nomor tunggal putra, ganda putri dan ganda campuran. Raihan 3 Gelar ini sekaligus menjadi kado istimewa dari para pemain non Pelatnas itu buat organisasi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang hari ini merayakan ulang tahunnya yang ke 62.

Gelar di nomor tunggal putra diraih oleh Alamsyah Yunus (foto atas) yang berhasil mengalahkan pemain Malaysia, Goh Soon Huat rubber game 10-21, 21-9, 21-19. Alamsyah yang berada di lapangan tanpa didampingi oleh pelatih patut kita acungi jempol penampilannya karena ia bisa membalikkan keadaan tertinggal di gim penentuan dari 14-18 menjadi menang 21-19. Ini membuktikkan bahwa Alamsyah memiliki mental tanding bagus yang patut ditiru oleh para pemain Indonesia lainnya yang terkadang jelek mentalnya.

Mengomentari kemenangannya di turnamen kali ini, Pria berusia 26 tahun itu mengaku sangat senang dan bersyukur. “Senang dan bersyukur sekali dengan gelar ini. Kemarin di Australia yang levelnya juga grand prix gold, saya cuma bisa sampai semifinal. Sekarang sebuah kemajuan saya bisa mencapai final dan alhamdulillah akhirnya juara,” begitu tutur Alamsyah yang duaribuan kutip dari situs Badminton Indonesia. Setelah mengikuti kejuaraan di Malaysia ini, rencananya Alamsyah akan kembali ke Indonesia untuk mengikuti Sirnas di Jakarta pada pertengahan Mei ini (Sudirman pasti tidak ikut).

Vita Marissa – 1 Gelar, 1 Runner Up

Vita Marissa meraih hasil positif di kejuaraan Malaysia Open GP Gold 2013. Di babak Final kemarin, ia berhasil meraih gelar di nomor ganda campuran dan runner up di nomor ganda putri. Di ganda campuran, Vita berpasangan dengan Praveen berhasil mengalahkan harapan tuan rumah yang merupakan unggulan keempat, Tan Aik Quan-Lai Pei Jing lewat pertarungan rubber game 20-22, 21-13, 21-17.

Untuk nomor ganda putri, terjadi All Indonesian Final dimana Vita yang berpasangan dengan Variella Aprilsasi harus mengakui keunggulan Pia Zebadiah Bernadet-Rizky Amelia Pradipta. Pia dan Rizky menang rubber game 21-17, 16-21, 21-17. Gelar di Malaysia ini menjadi gelar pertama keduanya untuk tahun 2013. “Pertandingan tadi tak dapat dibilang mudah karena kami terus berkejaran poin dan selalu mepet. Setelah berjuang tiga game, akhirnya kami bisa menang dan meraih gelar pertama tahun ini,” begitu tutur kata Pia dikutip dari Badminton Indonesia.

Picture2

Dua gelar lain, yakni di nomor tunggal putri dan ganda putra masing-masing diraih oleh India dan Malaysia. India meraih gelar lewat Shindu PV (foto atas) yang berhasil menumbangkan unggulan kelima dari Singapura, Gu Juan dalam pertarungan tiga gim ketat 21-17, 17-21, 21-19 sementara Malaysia meraih gelar lewat unggulan ketiga, Goh V Shem-Lim Khim Wah yang berhasil mengalahkan unggulan pertama sekaligus Juara bertahan di kejuaraan ini, yakni Koo Kien Keat-Tan Boon Heong dalam pertarungan dua gim langsung 22-20, 21-15.

Jika para pemain Non Pelatnas memberikan 3 gelar ini sebagai kado PBSI, maka duaribuan akan memberikan kado ucapan janji bahwa duaribuan akan ikut membangun bulutangkis Indonesia dengan terus mengabarkan berita-berita bulutangkis dari sisi berbeda. Selamat Ulang Tahun PBSI, Majulah Bulutangkis Indonesia…