Alamsyah tembus Partai Puncak

BJWVwdpCYAMiQ6n

Satu-satunya wakil Indonesia di nomor tunggal putra, Alamsyah Yunus (foto atas) akhirnya lolos ke partai puncak kejuaraan Malaysia Open GP Gold setelah di babak Semifinal malam tadi sukses mengalahkan pebulutangkis China, Chen Yuekun lewat rubber game selama 1 jam 2 menit yang berakhir dengan skor 20-22, 21-17, 21-11. Dalam pertandingan itu, Alamsyah memperlihatkan mental tanding pantang menyerah yang pada akhirnya membuat Raja Sirnas ini lolos ke Final.

Di gim pertama, Alamsyah yang sempat unggul 17-14 membuat para BL yang melihat livescor waswas ketika tiba-tiba ia justru berbalik tertinggal 17-18 dari Chen. Mungkin karena terkejar itu, pada akhirnya Alamsyah gugup hingga kalah 20-22. Chen yang berhasil memenangkan gim pembuka terlihat makin percaya diri di gim kedua.

Pemain berusia 23 tahun itu selalu unggul dalam perolehan poin hingga di titik kritis 17-13, Alamsyah meraih 8 poin beruntun sehingga membuat dirinya menang 21-17 sekaligus memaksakan rubber game. Tak percaya atas kekalahannya itu, di gim penentuan Chen kalah telak 11-21. Alamsyah lolos ke Final dan akan berhadapan dengan pemain tuan rumah, Goh Soon Huat yang di babak Semifinal lain berhasil menumbangkan kompatriotnya, Iskandar Zulkarnain Zainudin juga lewat rubber game 21-18, 18-21, 21-16 selama 1 jam 6 menit.

Pertemuan antara Alamsyah dengan Goh ini nantinya akan menjadi pertemuan ketiga mereka. Dua pertemuan sebelumnya dimenangkan oleh Alamsyah. Terakhir mereka berjumpa di kejuaraan Australia Open bulan lalu, dimana saat itu Alamsyah menang rubber game 21-17, 17-21, 21-7. Mengomentari lawannya di Final kali ini, Goh mengaku bahwa ia akan bersabar terlebih dahulu ketika menghadapi Alamsyah.

“Saya dikalahkan dia (Alamsyah) pada Australia Open bulan lalu. Pertandingan berlangsung cukup berimbang dan saya mampu mengajaknya bermain hingga rubber set. Saya akan bersabar dan membaca permainannya dulu, setelah itu baru putuskan apakah akan main bertahan atau menyerang,” ungkap Goh dikutip dari Sports247.

Vita lolos ke 2 Final

BJWWXCtCIAEUlHJ

Pebulutangkis senior berusia 32 tahun, Vita Marissa berhasil lolos ke partai puncak kejuaraan Malaysia GP Gold 2013 di dua nomor yang ia ikuti, yakni nomor ganda putri dan nomor ganda campuran. Di nomor ganda putri bersama Variella Aprilsasi, Vita berhasil mengalahkan Yu Yan Vanessa Neo-Lei Yao dari Singapura di babak Semifinal kemarin lewat rubber game 8-21, 21-19, 21-13 sementara di nomor ganda campuran bersama Praveen Jordan (foto atas), Vita berhasil mengalahkan unggulan teratas sekaligus Juara bertahan, Chan Peng Soon-Goh Liu Ying dua gim langsung 21-17, 21-12.

Di babak Final yang berlangsung siang nanti, Vita-Lala akan berhadapan dengan sesama pemain Indonesia, Pia Zebadiah Bernadet-Rizky Amelia Pradipta yang lolos ke Final usai mengalahkan andalan tuan rumah, Liu Ying Goh-Lim Yin Loo rubber game 21-15, 17-21, 21-18. All Indonesian Final ini sekaligus membuat Indonesia dipastikan membawa pulang gelar Ganda Putri.

Untuk nomor ganda campuran, Vita dan Praveen yang tidak diunggulkan akan berhadapan dengan unggulan keempat, Tan Aik Quan-Lai Pei Jing dari Malaysia yang kemarin mengalahkan pasangan Gideon Markus Fernaldi-Variella Aprilsasi rubber game 13-21, 21-15, 21-13. Menghadapi pasangan kombinasi tua-muda, Praveen dan Vita, ganda Malaysia ini mengaku tidak ingin terlalu berekspektasi, pasalnya mereka tahu bahwa Vita Marissa adalah pemain yang berpengalaman.

“Kami tidak ingin berpikir terlalu banyak tentang pertandingan besok karena Vita Marissa adalah pemain yang sangat berpengalaman,” ujar Pei Jing dikutip dari Sports247. “Kami akan melakukan yang terbaik untuk mencoba dan memenangkan turnamen pertama kami,” tambah perempuan kelahiran 8 Agustus 1992 itu.

Malaysia tanpa wakil di Final tunggal putri

Deng (CHN) Vs Taerattanachai (THA) - Women's Badminton - Gold Medal Contest - Singapore 2010 YOG.mp4_000077960

Dari 5  Final Malaysia Open GP Gold yang dipertandingkan di mulai pukul 14.00 Waktu Malaysia nanti siang, tuan rumah tidak memiliki wakil di Final tunggal putri. Untuk nomor ini, unggulan teratas Shindu PV dari India akan berhadapan dengan unggulan kelima, Gu Juan dari Singapura. Kedua pemain lolos ke Final usai sama-sama menghempaskan pemain dari Thailand.

Shindu berhasil mengalahkan Youth Olympic Champion, Sapsiree Taerattanachai (foto atas) dua gim langsung 21-17, 21-11, sementara Gu Juan berhasil menumbangkan unggulan kedua sekaligus Juara Bertahan, Busanana Ongbumrungpam juga dua gim langsung 21-18, 21-19. Berikut adalah line up Final Malaysia Open GP Gold 2013.

WD : Pia Zebadiah Bernadet-Rizky Amelia Pradipta (Indonesia) vs Aprilsasi Lejarsar Vaeriella-Vita Marissa (Indonesia)

MS : Goh Son Huat (Malaysia) vs Alamsyah Yunus (Indonesia)

WS : Shindu PV (India) vs Gu Juan (Singapura)

MD : Koo Kean Keat-Tan Boon Heong (Malaysia) vs Lim Kim Wah-Goh V Shem (Malaysia)

😄 : Praveen Jordan-Vita Marissa (Indonesia) vs Tan Aik Quan-Lai Pei Jing (Malaysia)