Parahkah cedera Feinya ??

Picture2

“Apa reaksi kalian seandainya dalam waktu dekat ini Anneke Feinya memutuskan untuk Gantung Raket?” begitu tweet perdana yang dikeluarkan oleh akun fanpage @anneke_nitya di jejaring sosial twitter pagi tadi (foto atas). Sontak melihat tweet yang dikeluarkan sekitar pukul 07.00 WIB itu membuat saya pun terkejut. Saya pun berinisiatif mencoba mencari informasi soal cedera yang menimpa Feinya, dan akhirnya saya temukan di Tabloid Bola.

Dalam tabloid Bola edisi pekan lalu, saya menemukan pernyataan menarik dari Pelatih Fisik Pelatnas Cipayung, yakni Felix Ary Bayu Marta yang menyebutkan bahwa jika Feinya terus dipaksa bermain dengan kondisi cedera yang menimpa lutut kanannya, ia bisa saja menghabiskan karirnya lebih cepat. “Feinya mengalami cedera di bagian ‘lateral meniscus’. Kalau dipaksa terus bermain, cederanya bisa lebih parah, bahkan kariernya bisa habis,” begitu ujar pria yang memiliki akun twitter @FelixAryBM itu.

Ini bukan kali pertama Feinya menderita cedera. Tahun lalu sehari menjelang turnamen Kualifikasi Piala Thomas dan Uber 2012 di Macau, Feinya mengalami cedera. Dikisahkan oleh Fajar Online (http://www.fajar.co.id/read-20120212222822-annekefirda-cedera – Ini nih bukti kalo gue gak bohong soal berita, ada sumbernya!), Anneke yang menjalani latihan tiba-tiba saja berhenti bermain dan terduduk di lapangan karena merasakan nyeri pada kaki kirinya (bukan kaki kanannya seperti sekarang).

Sempat mencoba untuk kembali bermain, akhirnya Anneke memutuskan untuk berhenti agar kondisi kakinya tidak semakin parah. Dokter dan fisioterapis langsung memberikan perawatan pada Anneke. Sang dokter menyatakan bahwa engkel kiri Anneke terkilir akibat kaget saat hendak mengambil bola. “Kaki Anneke terkilir, namun keadaannya tidak terlalu parah. Akan tetapi kami juga tak ingin Anneke terlalu diforsir latihannya. Kami tetap menjaga kondisi kakinya karena sebelumnya dia sudah pernah mengalami kejadian yang sama,” kata Aryono Miranat yang saat itu menjabat pelatih ganda putri.

BJUxkskCMAIC1NB.jpg large

Duet Anneke dengan Nitya ini memang setahun belakangan mengalami banyak cobaan. Beberapa waktu lalu Nitya mengalami cedera dan setelah cederanya mulai membaik, kini justru sang partner Feinya yang mengalami cedera. Cedera yang menimpa keduanya membuat mereka harus absen dari rangkaian turnamen yang seharusnya mereka ikuti. Tercatat, dalam satu tahun belakangan mereka hanya mengikuti 9 turnamen. Tak hayal, mereka kini hanya menduduki peringkat 21 dunia.

Meskipun tengah mengalami cedera, Feinya ternyata tetap pergi bersama Tim bayangan Piala Sudirman lain ke Bogor untuk mengikuti Kegiatan Outdoor (foto atas) yang dilaksanakan 3 dan 4 Mei 2013 (Hari ini dan Besok). Dari informasi yang mengemuka, para pemain akan diajak untuk berwisata ke dua tempat berbeda, yakni Batutulis (Yang ada prasastinya itu bukan?) sama Kebun Raya Bogor. Informasi ini masih rumor di jejaring sosial, jadi boleh percaya atau tidak.

Cuma mau menutup artikel ini dengan kalimat yang sederhana buat para pembaca duaribuan. Manusia tidak ada yang sempurna, termasuk saya ketika menulis artikel-artikel bulutangkis seperti ini. Jadi kalo saya ada salah dalam memberitahukan informasi bulutangkis, saya minta untuk dibenarkan (saya juga masih 17 tahun, masih perlu banyak belajar). Sesuai slogan, duaribuan ada Untuk Bulutangkis Indonesia.