3 Superseries digelar bulan Juni

F - XD - T.Ahmad-L.Natsir vs Ko S.H.-Kim H.N. - 2013 Yonex-Sunrise India Open.mp4_000019200

Kalender Bulutangkis edisi 2014 telah dirilis oleh Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) beberapa waktu yang lalu dan secara mengejutkan BWF menempatkan 3 turnamen Superseries pada bulan Juni, dimana satu dari tiga turnamen itu adalah turnamen Indonesia Open Superseries Premier. Dua turnamen Superseries lain akan mengapit Indonesia Open, yakni Japan Open dan Australia Open.

Tiga turnamen Superseries itu akan digelar tiga minggu beruntun dimulai dari Jepang pada 10-15 Juni, Indonesia pada 17-22 Juni dan ditutup di Australia pada 24-29 Juni. Dari tiga Superseries itu, kemungkinan besar para pemain papan atas yang tidak ingin terlalu kelelahan akan melewatkan turnamen Jepang Terbuka, pasalnya Indonesia Open dan Australia Open menjadi turnamen yang diutamakan. Indonesia Open adalah turnamen Premier (dengan total hadiah terbesar) dan Australia Open untuk pertama kali akan menggelar turnamen Superseries.

Sebenarnya masih terlihat ada keganjilan mengenai masalah Kalender ini, karena seperti kita tahu menurut penuturan Kasubid Hubungan Internasional PBSI, turnamen Indonesia Open akan digelar selama 7 hari namun dalam rilis BWF hanya digelar 6 hari (17-22 Juni). Tapi untuk Indonesia Open 2013, Kalender BWF sudah memastikan bahwa Indonesia Open akan digelar selama 7 hari, yakni 10 hingga 16 Juni mendatang.

Indonesia sempat Protes

Pembahasan Kalender BWF sebenarnya sudah mulai dilaksanakan mulai Januari lalu dalam sebuah pertemuan dimana saat itu Indonesia mempresentasikan turnamen Indonesia Open yang diberi julukan Best Superseries. Saat pembahasan, BWF berencana memindahkan turnamen Indonesia Open 2014 ke Bulan Januari bersama Singapura dan India, namun Indonesia protes sehingga usulan BWF itu tidak berlanjut dan Indonesia Open tetap digelar bulan Juni. Takut dipindah ke Januari karena Malu ada Banjir tuh.. Hihihi…

“BWF maunya INA OPEN dipindahkan ke Januari tahun 2014 dan kita protes. Kita kan Premier masa diapit ama SIN dan India Open,” begitu bunyi tweet yang dikeluarkan Koh Rudy saat itu ketika menerangkan duduk perkara protes dari Indonesia. Meskipun tidak jadi berpindah ke Januari, Indonesia Open akhirnya tetap harus diapit oleh dua Superseries, kali ini Australia dan Jepang.

Banyak Multievent Penting

Deng (CHN) Vs Taerattanachai (THA) - Women's Badminton - Gold Medal Contest - Singapore 2010 YOG.mp4_000043040

Salah satu alasan mengapa BWF menempatkan 3 turnamen Premier di bulan Juni ini karena pada tahun 2014 banyak sekali digelar ajang multievent penting yang didalamnya juga dimainkan cabang olahraga Bulutangkis, sebut saja Commonwealth Games yang digelar di Glasgow, Youth Olympic Games (foto atas) di Nanjing sampai Asian Games di Incheon.

Mungkin setelah tahun 2014, BWF akan memindahkan salah satu dari 3 Superseries ke bulan lain. Kemungkinan Australia Open yang dipindah ke awal Juli, digabungin ama tour Oseania lain seperti New Zealand Open. Berikut ini adalah daftar kalender pelaksanaan turnamen Superseries tahun 2014 yang duaribuan kutip dari situs BWFBadminton.com :

Januari : Korea Open (7-12), Malaysia Open Premier (14-19)

Maret : All England Premier (4-9)

April : India Open (1-6), Singapore Open (8-13)

Juni : Japan Open (10-15), Indonesia Open Premier (17-22), Australia Open (24-29)

Oktober : Denmark Open Premier (14-19), French Open (21-26)

November : China Open Premier (11-16), Hongkong Open (18-23)

Desember : BWF Superseries Finals (10-14)