Lengah, Christo-Dana tumbang di Perempat Final

christ

Bagi seorang pebulutangkis, percaya diri alias pede tentu menjadi modal awal untuk mengikuti suatu turnamen, namun jika kita terlalu pede, hal tersebut justru bisa menjadi bumerang tersendiri. Hal ini lah yang menimpa pasangan ganda putra Indonesia, Christopher Rusdianto (foto atas) dan Trikusuma Wardana yang kemarin lengser di babak Perempat Final French International. Disaat unggul jauh 14-8 dari pasangan Perancis Baptiste Careme-Gaetan Mittelheis di gim penentuan, Christo dan Dana terlalu percaya diri untuk menang hingga akhirnya mereka lengah dan kalah 17-21.

“Kami terlalu percaya  diri bisa menang dan juara setelah lawan-lawan yang bagus sudah kalah,” begitu kata Christopher yang dihubungi melalui pesan singkat seusai pertandingan kemarin. Pasangan Perancis memperlihatkan semangat pantang menyerah mereka di saat tertinggal jauh di poin 8-14. Dari poin itu, satu per satu poin diraih Baptiste-Gaetan hingga berhasil mempertipis ketertinggalannya menjadi 13-14 sampai 16-17. Raihan poin 16-17 itu, mereka meraih 5 poin beruntun untuk memastikan menang 21-17.

Hasil yang didapat di turnamen keduanya ini tidak berbeda jauh dari hasil turnamen yang pertama kali mereka ikuti, yakni Austria International Challenge bulan lalu. Di Austria, mereka juga dijegal langkahnya juga di Perempat Final, namun kali itu oleh pasangan dari Jepang, Takeshi Kamura-Keigo Sonoda dua gim langsung 11-21, 16-21.

Dari kekalahan ini, Christo dan Dana mendapat banyak pelajaran berharga. Pasangan yang dijodohkan oleh Suryanaga Surabaya tersebut akan menganggap semua lawan berat dan fokus menatap laga demi laga. Setelah dari Prancis, Christopher-Trikusuma akan menjajal kemampuannya dalam Finlandia Challenge. Turnamen yang menyediakan hadiah total USD 15 ribu tersebut dilaksanakan di Kota Vantaa, 4-7 April mendatang. Disana, Christopher/Trikusuma langsung lolos ke babak utama dan akan berhadapan dengan Magnus Sahlberg-Mattias Wigardt dari Swedia di babak pertama.

Selain Christo dan Dana, wakil Indonesia lainnya di babak Perempat Final, yakni Febby Angguni juga tumbang. Pemain yang berasal dari PB Djarum itu kalah dari unggulan ketiga, Linda Zetcheri dalam pertarungan tiga gim ketat, 21-16, 12-21, 22-24 dalam durasi satu jam 6 menit. Linda sendiri gagal melangkah ke partai puncak setelah ditumbangkan oleh Olga Konon, 12-21, 22-20, 10-21. Final French International sendiri akan dilaksanakan mulai pukul 13.00 waktu Perancis dengan order of play sebagai berikut.

Picture2

Hanna wakil tunggal di Final Vietnam International

Hanna Ramadhini menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang lolos ke partai Final Ciputra Hanoi Vietnam International Challenge 2013 setelah di babak Semifinal kemarin menumbangkan wakil Taipei, Chen Hsiao Huan dalam dua gim singkat, 21-14, 21-7. Di partai Final yang berlangsung mulai pukul 13.30 waktu Vietnam, Hanna akan menantang unggulan delapan, Chochungwong Pornpawee untuk memperebutkan gelar Juara. Pornpawee sendiri lolos ke Final setelah di babak semifinal kemarin mengalahkan Milicent Wiranto dua gim langsung, 21-13, 21-10.

Final Vietnam International Challenge tahun ini didominasi oleh para pebulutangkis Hongkong, dimana dari 5 partai Final yang akan dipertandingkan siang ini, Hongkong menempatkan 6 wakilnya di 4 nomor (kecuali tunggal putri) dan dari kelima partai itu, nomor yang duaribuan anggap partai yang paling seru adalah partai ganda putri dimana Juara Jepang Terbuka 2012, Poon Lok Yan-Tse Ying Tsuet akan menantang pasangan Thailand, Lam Narissapat-Puttita Supajirakul. Untuk lengkapnya, berikut adalah order of play Final Ciputra Hanoi Vietnam International Challenge 2013.

Picture3