Tim ‘Li Ning’ Indonesia kacau hadapi Asia

april h4 axiata1a

Dari ajang Axiata Cup hari keempat di DBL Arena, Tim Indonesia yang tampil menghadapi Asian All Star tidak bisa memetik kemenangan setelah ditahan imbang 2-2. Entah kebetulan atau tidak, hari ini tiga pemain Li Ning, yakni Aprilia Yuswandari (foto atas), Simon Santoso dan Debby Susanto yang masuk skuad yang diturunkan oleh Manajer Tim Bambang Roedyanto justru dibuat kacau ketika berhadapan dengan lawannya yang merupakan gabungan dari bintang-bintang Asia itu.

Di partai pertama, Aprilia yang diturunkan di nomor tunggal putri harus menerima nasib buruk ketika berhadapan dengan Yip Pui Yin. Pada gim pertama saat kedudukan 12-13, Aprilia sempat terjatuh di dekat pojok kiri net saat hendak mengembalikan bola dropshot Yip. Tampaknya jatuhnya ia kali ini sangat berpengaruh pada kondisi Aprilia hingga ia sempat meminta pertolongan dokter untuk menyemprotkan penahan rasa sakit pada kakinya.

Dikonfirmasi dari Kasubid Hubungan Internasional PB PBSI, Aprilia ternyata mengalami cedera pada ankle nya. April tetap memutuskan untuk tampil meski cedera karena jika ia mundur, maka angka buat lawan akan semakin banyak. “Aprilia td kena ankle dan dia masih coba..di spray kyknya ngga menpan..kalo retire..angka buat Tim asia makin banyak,” begitu salah satu tweet yang dikeluarkan @broedyanto siang tadi. Kekalahan yang dialami April ini diikuti oleh pemain Li Ning lain, Simon Santoso yang harus berhadapan dengan Lee Hyun Il.

Simon yang diturunkan kedua kalinya di Axiata Cup ini (sebelumnya melawan Vietnam) harus menyerah lewat pertarungan tiga gim ketat, 19-21, 21-14, 17-21. Penampilan Simon sepertinya memang sudah cukup membaik meskipun dalam pertandingan siang tadi, banyak sekali pengembalian pemain asal Tegal ini yang tanggung sehingga diserobot dengan mudah oleh Semifinalis Olimpiade London itu. Kekalahan Simon membuat Indonesia makin tertinggal 0-2 dari Asian All Star.

ijal cs h4 axiata3a

Di partai ketiga yang menjadi penentuan, wakil Li Ning ketiga, Debby Susanto (foto atas) diturunkan di nomor ganda campuran menggandeng pemain YONEX, Muhammad Rijal. Debby yang kemarin tampil lebih baik dari Rijal ketika menghadapi Malaysia, siang tadi banyak melakukan kesalahan sendiri dari pasangan Asia yang berasal dari India, Tarun Kona-Ashwini Ponappa.

Menang 21-11 di gim pertama, pasangan Indonesia justru tak tampil gemilang di gim kedua. Smash-smash keras yang ditujukan pada Debby tidak bisa ia tangkis walaupun ia sudah memperagakan defence jongkok ajibnya. Alhasil di gim kedua pasangan India menang dengan skor tipis 21-19. Di gim penentuan, pasangan Indonesia bisa kembali ke formasi utamanya dan unggul jauh 18-10 hingga berhasil menutup kemenangan 21-14 sekaligus membuat Indonesia menghidupkan asa 1-2.

Di partai keempat atau partai terakhir, pasangan Indonesia menurunkan ganda andalannya, Angga Pratama-Ryan Agung Saputra yang kali ini berhadapan dengan pasangan Zheng Bo dan Bao Chunlai. Dalam pertandingan itu, Angga-Ryan berhasil menang mudah 21-12, 21-14. Menurut penuturan @broedyanto, kemenangan telak pasangan Indonesia kemungkinan besar disebabkan karena penampilan Zheng Bo yang tadi tidak terlalu bagus. “Tadi Zheng Bo tdk dalam kondisi yg baik,” begitu bunyi tweet Koh Rudi.

Kemenangan Angga-Ryan di partai keempat hari ini memastikan bahwa Indonesia tidak jadi kalah melawan All Asian Star karena kedudukan berakhir imbang 2-2. Meskipun tidak jadi kalah, ada kabar yang kurang mengenakan dari papan klasemen Axiata Cup 2013 dimana posisi Indonesia yang selama 3 hari berada di puncak klasemen akhirnya digeser oleh Thailand yang hari ini memetik angka penuh ketika berjumpa Vitnam dengan skor 4-0.

Ditemui saat konferensi pers usai pertandingan, Manajer Tim Indonesia Bambang Roedyanto mengaku bahwa target sebenarnya Indonesia ketika menghadapi Asia kali ini adalah 3-1, namun karena ada masalah yang menimpa April maupun Simon, jadi hasil imbang ini sudah bagus. “Target awal kami adalah menang 3-1. Tim sudah bermain bagus, Simon masih dalam tahap recovery dan Aprilia terpeleset sehingga achilles nya bermasalah,” begitu katanya dikutip dari situs PB PBSI.