Rony Agustinus susul Paulus ke Malaysia

2012 MAS team 222

Setelah mantan pelatih ganda putri Pelatnas Cipayung, Paulus Firman awal tahun lalu memutuskan untuk berpindah ke Malaysia (lihat kisahnya di https://duaribuan.wordpress.com/2013/01/24/paulus-firman-melatih-malaysia), kini giliran mantan pelatih Cipayung lainnya, Rony Agustinus yang akan berpindah ke Malaysia untuk melatih tunggal putri disana. Keputusan ini diambil secara resmi oleh BAM (Asosiasi Bulutangkis Malaysia) lewat rapat dewan BAM yang dipimpin oleh Nadzmi Mohd Salleh kemarin.

Berdasarkan keputusan rapat yang dibacakan oleh Sekretaris BAM, Ng Chin Chai (foto atas yang tengah) itu, Rony ditunjuk untuk melatih tunggal putri junior Malaysia di Bukit Jalil Sports School (BJSS) mulai 1 April menggantikan pelatih saat ini, Wong Mew Choo yang kini sedang hamil. Menurut Chin Chai, dipilihnya Rony karena ia merupakan salah satu pemain yang cukup handal di era 1995. “Rony adalah pemain terbaik kedua di Indonesia setelah Taufik Hidayat pada tahun 1995 sebelum ia pensiun,” ujar Chin Chai dikutip dari thestar.

“Setelah itu Rony menjadi bagian dari PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) sebagai pelatih tunggal dan sempat bekerjasama dengan Li Mao di Jakarta sampai tahun lalu. Karena kami mendengar kontrak Rony dengan PBSI tidak diperpanjang tahun ini, kami pun mengambil kesempatan untuk mempekerjakannya,” tambah mantan pemain nasional Malaysia itu.

Di tengah hamilnya Mew Choo, posisi pelatih di nomor tunggal putri memang sedang kosong dan dengan bergabungnya Rony, maka seluruh posisi pelatih di Pelatnas Malaysia telah lengkap. “Dengan bergabungnya Rony di tim kami, semua posisi pelatih di Pelatnas sudah lengkap,” tutup pria berkacamata itu.

Selain merekrut Rony, Keputusan penting lain yang dihasilkan dari Rapat BAM kemarin adalah kesediaan Nadzmi Mohd Salleh untuk menjadi Presiden BAC menggantikan Katsuto Momii yang dilengserkan sepekan yang lalu. “Setelah mempertimbangkan dan mendiskusikan secara mendalam dengan rekan-rekan saya di BAM (Asosiasi Bulutangkis Malaysia), maka saya putuskan untuk menerima tawaran tersebut atas dasar solidaritas Asia,” begitu pernyataan resmi Nadzmi.

Nadzmi akan menduduki jabatan sebagai Presiden BAC (Konfederasi Bulutangkis Asia) mulai 2013 ini sampai tahun 2015 mendatang. Dengan jabatannya di BAC ini, otomatis beliau mengundurkan diri dari pencalonannya sebagai Presiden BWF sehingga Asia kini hanya memiliki satu wakil untuk bertarung di Kuala Lumpur Mei mendatang, yakni Justian Suhandinata. Justian akan memperebutkan kursi BWF 1 dengan Presiden Badminton Europe, Poul Erik Hoyer Larsen.