Asia dan Eropa Bangkit di Hari Kedua

wpid-img_16.jpg

Hari kedua turnamen Axiata Cup 2013 kembali berlangsung meriah. Maaf sebelumnya duaribuan tidak akan bisa update banyak berita karena tinggal 23 hari lagi saya akan mengikuti UN, jadi mohon doa’nya semoga semua siswa yang mengikuti UN tahun ini termasuk saya bisa Lulus UN dengan nilai yang bisa membanggakan orang tua dan masuk ke perguruan tinggi yang diinginkan, Amin. Di gelaran Axiata Cup Jumat kemarin, dua tim yang di hari pertama menerima kekalahan akhirnya bangkit dan berhasil memenangkan laga kedua mereka di DBL Arena, mereka adalah Tim Asia dan Tim Eropa.

Tim Asia mengawali laga pada pukul 12.30 WIB dengan kemenangan 4-0 atas Filipina. Kemenangan disumbang oleh Yip Pui Yin, Lee Hyun Ill, dan duet dadakan Zheng Bo-Ashwini Ponappa dan Bao Chunlai-Tarun Kona (foto atas). Yip berhasil mengatasi Malvinne AV Alcala lewat rubber game 21-12, 16-21, 21-16 sementara Lee Hyun Ill dengan mudah mengalahkan JK Monterubio dua gim langsung 21-15, 21-11.

Zheng Bo yang kali ini menggandeng Ashwini Ponappa memastikan kemenangan Asia dengan menumbangkan PG Magnaye-BY Carlos lewat rubber game 16-21, 21-16, 21-13. Di partai terakhir, turun Bao Chunlai bersama Tarun Kona sukses menumbangkan PJ Escueta-Ronel Estanio dua gim ketat. 21-17, 23-21.

Kemenangan Tim Asia diikuti oleh Tim Eropa yang sukses menekuk Vietnam dengan skor 3-1. Di partai pertama yang mempertandingan nomor tunggal putra, diluar dugaan pemain Eropa, Scot Evans dikalahkan oleh pemain Vietnam, Nguyen Hoang Nam rubber game 17-21, 21-12, 19-21. Untung saja, Eropa bisa mencuri tiga partai selanjutnya lewat duet Nathan Robertson-Jenny Wallwork yang mengalahkan Duong Bao Duc-Thai Thi Hong Gan dua gim langsung 21-12, 26-24, Carolina Marin yang mengalahkan Vu Thi Trang 21-17, 21-14 serta Vladimir Ivanov-Ivan Sozonov yang mengalahkan Nguyen Hoang Nam yang kali ini menggandeng Duong Bao Duc dua gim langsung 21-14, 21-18.

Malaysia tahan imbang Thailand

Dua kekuatan bulutangkis besar di Asia Tenggara kemarin bertemu di sesi malam Axiata Cup 2013, yakni Malaysia dan Thailand. Namun pertemuan kedua tim berlangsung alot, dimana Malaysia berhasil menahan imbang Thailand 2-2, padahal di dua partai pertama tim Malaysia menanggung kekalahan.  Pertandingan diawali di nomor tunggal putri yang mempertemukan dua pebulutangkis muda, yakni Tee Jing Yi dan Ratchanok Intanon. Dalam partai itu, Intanon menyumbang poin setelah mengalahkan Tee Jing Yi dua gim langsung, 21-17, 22-20.

wpid-img_58.jpg

Thailand berhasil memperbesar keunggulan 2-0 setelah Semifinalis All England, Tanongsak Saensomboonsuk berhasil mengalahkan Juara Perancis Terbuka, Daren Liew (foto atas) dua gim langsung 21-17, 21-17. Di partai ketiga, diturunkan nomor ganda campuran antara pasangan Chan Peng Soon-Goh Liu Ying dan Sudket Prapakamol-Saralee Thongthoungkam. Sudket-Saralee yang menang 22-20 di gim pertama tidak melanjutkan dominasi di gim kedua. Pasangan Thailand itu tumbang di gim kedua dan gim ketiga dengan skor kembar, 14-21, 14-21.

Di partai terakhir, Malaysia berhasil menyamakan kedudukan 2-2 setelah pasangan peringkat 2 dunia, Koo Kean Keat-Tan Boon Heong sukses mengalahkan duet dadakan Boonsak Ponsana-Sungphon Anugritayawon dua gim langsung, 21-13, 21-14.

Indonesia tumbangkan Singapura 4-0

Lewat perjuangan yang amat keras, para pebulutangkis Indonesia kemarin sukses menekuk negeri Singapura dengan skor telak 4-0. Meskipun terlihat telak, namun untuk meraih satu poin tidaklah mudah. Tercatat Indonesia harus melakoni pertandingan selama kurang lebih 4 jam, dan dua partai yang kemarin dianggap perlu diwaspadai, yakni nomor tunggal putri dan ganda campuran harus berakhir lewat rubber game, meskipun Indonesia sudah menurunkan pemain terbaiknya.

linda h2 axiata5a

Di nomor tunggal putri, Indonesia yang menurunkan Lindaweni Fanetri berhasil mengalahkan Xing Aiying dalam pertandingan selama kurang lebih satu jam itu dengan skor 21-17, 19-21, 21-18. Pertandingan Linda dengan Xing sempat diwarnai terplesetnya Linda yang menyebabkannya harus menerima sedikit perawatan. “Gim pertama saya kepeleset dan agak kaget saja, setelah main sudah dikompres dan tidak ada masalah. Sebelumnya memang sudah pernah bertemu dengan Xing dan ramai juga,” begitu ujar Linda dikutip dari situs PB PBSI. Kemenangan Linda membawa Indonesia unggul 1-0.

Di partai kedua, Indonesia menurunkan Tommy Sugiarto yang berhasil mengalahkan tunggal putra berperingkat 54 dunia, Ashton Chen dua gim langsung, 21-19, 21-14. Indonesia sempat dibuat was-was saat di partai ketiga, Rijal-Debby yang menang mudah 21-14 di gim pertama dibuat rubber game 19-21 oleh pasangan Singapura yang baru dipasangkan, yakni, Liu Yi-Yao Lei meskipun di gim penentuan, pasangan terkuat kedua di Indonesia itu menang 21-14.

“Saya memang masih jet lag. Tapi dengan bermain hari ini, saya harap besok bisa lebih fresh. Pada gim kedua tadi saya dan Debby dibawah tekanan, jadi kalah. Pada gim ketiga kami bisa membalikkan keadaan,” jelas Rijal mengomentari pertandingannya tadi. Di partai terakhir, Indonesia yang menurunkan pasangan Angga Pratama-Ryan Agung Saputra berhasil mengalahkan andalan Singapura, Danny Bawa Chrisnanta-Terry Yeo dua gim langsung ,21-11, 23-21.

Di pertandingan Axiata Cup hari ketiga ini, Indonesia akan berhadapan dengan musuh bebuyutannya Malaysia, Asia akan berjumpa Eropa, Singapura menghadapi Thailand dan Filipina akan kontra dengan Vietnam. Untuk laga Indonesia melawan Malaysia akan disiarkan secara langsung oleh tvOne mulai pukul 13.00 WIB, jadi stay tune di tvOne jam segitu!