Justian promosi lewat Dunia Maya

Picture1

Calon Presiden BWF asal Indonesia, Justian Suhandinata punya website pribadi yang mendukung promosi dirinya di dunia maya. Situs tersebut beralamat di http://www.justiansuhandinata.com dimana di halaman muka situs tersebut, terpampang tulisan ‘Justian Suhandinata for BWF President 2013’. Dalam situs itu, terpampang Visi, Riwayat Hidup hingga surat dukungan dari berbagai Federasi Bulutangkis.

Visi utama Justian menuju kursi BWF ada 3, yakni Mempertahankan Bulutangkis di Olimpiade, Meningkatkan popularitas Bulutangkis di seluruh dunia serta meningkatkan kehidupan ekonomi pemain dan ofisial agar masa depan mereka terjamin. Selain visi, dalam situs yang dibuat oleh putranya Yuppy Suhandinata ini juga menyebutkan misi atau program untuk menjalankan visinya tersebut.

Tercatat tertulis 13 program yang rencananya dijalankan dimana dari 13 itu, program yang menurut duaribuan paling menarik adalah program mengenai pemerataan Bulutangkis di seluruh dunia. Berdasarkan situs tersebut, Justian memprogramkan sekitar 1000 pemain dari negara-negara yang bulutangkisnya belum berkembang akan dilatih di kamp BWF di negara bulutangkis terkemuka. Selain itu, BWF akan mengirimkan peralatan bulutangkis (shuttlecock, raket, net) secara gratis kepada negara-negara tersebut serta memberikan suntikan dana agar mereka bisa mengirimkan wakilnya ke turnamen internasional.

Program lain yang cukup menarik adalah rencana pengembangan olahraga yang diciptakan oleh Ivana Lie, Badmini (sekarang dikenal dengan Mini Badminton) untuk anak-anak berusia 4-7 tahun. Dengan Mini Badminton, anak-anak diharapkan bisa bermain bulutangkis dengan teknik yang benar serta bisa membuat mereka senang.

Picture2

Selain situs Justiansuhandinata.com, pria kelahiran Bandung, 20 November 1946 ini juga punya akun jejaring sosial Facebook. Sayang karena kesibukannya berkunjung ke berbagai negara, akun yang memiliki 103 teman ini tidak terlalu aktif. Facebook ini bahkan tercatat baru lahir 1 Januari lalu, dan kemungkinan dibuat oleh Justian untuk mempromosikan dirinya sebagai Presiden BWF.

Asia segera Bersatu

Dalam pemilihan Presiden BWF tahun ini, Justian bisa dibilang kalah pamor dari saingannya asal Eropa, Paul Erik Hoyer Larsen. Hal ini disebabkan suara Asia terpecah belah karena ada 2 calon, yakni ia dan Nadzmi Salleh, Presiden BAM (Malaysia). Namun sepertinya dukungan terhadap Justian akan naik pasca kejadian yang pekan ini terjadi. Presiden Konfederasi Bulutangkis Asia (BAC), Katsuto Momii asal Jepang diturunkan dari jabatannya karena dianggap tidak menyuarakan dukungannya terhadap calon Asia untuk maju dalam Pemilihan Presiden BWF dan posisinya rencananya digantikan oleh Nadzmi Salleh, yang sebelumnya mencalonkan diri sebagai Presiden BWF.

Dengan tidak jadinya Nadzmi mencalonkan diri menjadi Presiden BWF, maka Asia pastikan akan bersatu mendukung Justian, termasuk pihak BAM. Secara resminya, Justian mengaku pada 23 April mendatang, akan ada pernyataan Asia Bersatu. ’Tunggu saja pernyataan Asia Bersatu dari Nadzmi pada Sabtu  23 Maret mendatang di Kuala Lumpur,’’ terang pemilik Tangkas Specs itu dikutip dari salah satu media Malaysia. Dalam acara tersebut, rencananya ia, PB PBSI serta BAM (Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia) bakal hadir.

Pemecatan Momii memang syarat akan kisah dramatis. Ia seperti dikorbankan agar Nadzmi mau membatalkan pencalonannya sebagai Presiden BWF dan Asia akan bersatu mendukung Justian. Karena keganjilan ini, Momii yang didukung pihak Asosiasi Bulutangkis Jepang (NBA) memutuskan untuk mengajukan kasus ini ke meja hijau di Malaysia. “Pengadilan di Malaysia akan menggelar sidang kasus ini pada 11 April mendatang,” ujar Shigemitsu Imai, Sekjen Asosiasi Bulutangkis Jepang itu.