Ganda Campuran China Gagal Total di Tour Eropa

580590_156753347817554_1594355705_n

Dalam tour Eropa yang dijalani oleh Tim China yang turun dengan kekuatan penuh, mereka mungkin bisa mendominasi raihan gelar, namun dari 5 nomor yang dipertandingan di 3 turnamen Eropa tiga pekan ini, nomor yang bisa dikatakan paling buruk adalah nomor ganda campuran karena dari tiga kali turnamen, mereka gagal meraih satupun gelar juara. Ini sekaligus mengulang apa yang terjadi tahun lalu, dimana mereka juga gagal meraih satu pun gelar Juara.

Tahun lalu, mereka turun dengan kekuatan penuh, termasuk di All England, namun gelar Juara terbang ke pasangan Indonesia, Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir (All England dan Swiss Open) serta pasangan Denmark, Thomas Laybourn-Kamilla Rytter Juhl (Jerman Terbuka). Sementara tahun ini, Gelar dibagi merata kepada Shin Baek Cheol-Jang Ye Na dari Korea (Jerman Terbuka), pasangan Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir (All England) dan ganda Denmark Joachim Fischer Nielsen-Christinna Pedersen (foto atas) yang baru malam tadi berhasil meraih gelar juara di Swiss Open.

Pasangan Fischer Nielsen-Pedersen yang menduduki peringkat 4 dunia itu berhasil menumbangkan pasangan China, Zhang Nan dan Tang Jinhua di babak Final Swiss Open lewat pertarungan dua gim langsung, 22-20, 21-19. Pertandingan sempat berlangsung menegangkan tatkala di gim pertama, Fischer Nielsen-Pedersen yang unggul 20-16 mampu disamakan oleh pasangan China menjadi 20-20, untung saja pasangan Denmark bisa meraih dua angka untuk menutup kemenangan 22-20.

Di gim kedua, Denmark yang sudah match point 20-15 ternyata harus dibuat waswas ketika satu persatu poin diraih beruntun oleh pasangan China hingga mereka mendekat 19-20. Namun tersisa satu match point dimanfaatkan betul oleh pasangan Denmark guna menutup kemenangan 21-19. Ini menjadi gelar kedua mereka tahun ini setelah gelar Malaysia Terbuka yang diraihnya bulan Januari lalu di Kuala Lumpur.

483696_540399142647985_1565697434_n

Meskipun China gagal meraih gelar Juara di nomor ganda campuran dalam tour Eropa, mereka mendominasi empat nomor sisa. Dan dari keempat nomor itu, nomor yang bisa dibilang sukses selama tour Eropa buat China adalah nomor tunggal putra dan ganda putra karena mereka berhasil menyapu bersih gelar di tiga turnamen tersebut. Di nomor tunggal putra, pemain berperingkat 2 dunia Chen Long mengantongi dua gelar dari turnamen Jerman Terbuka dan di All England (mengalahkan Lee Chong Wei di Final). Kemenangan Chen itu dilengkapi oleh juniornya, Wang Zhengming (foto atas) yang malam tadi menutup tour Eropa para tunggal putra China dengan raihan gelar Juara Swiss Open, dengan menumbangkan rekan senegaranya yang juga unggulan pertama, Du Pengyu lewat pertarungan dua gim langsung 21-18, 21-18.

Di nomor ganda putra, duet Ganda China yang baru dipasangkan, Chai Biao-Hong Wei ternyata sukses meraih dua gelar dari Tour Eropa, yakni di Jerman Terbuka dua pekan lalu dan Swiss Open yang malam tadi usai berlangsung. Di Final Swiss Open, Chai-Hong berhasil meraih gelar Juara usai menumbangkan unggulan pertama, Ko Sung Hyun-Lee Yong dae dalam pertarungan tiga gim, 21-14, 18-21, 21-14.

Meskipun China gagal menjuarai nomor tunggal putri pada All England pekan lalu, tapi di dua turnamen lain dalam tour Eropa, yakni di Jerman dan Swiss, mereka berhasil memboyong gelar Juara. Jika di Jerman gelar diraih oleh Wang Yihan, di Swiss Open yang Finalnya berlangsung malam tadi, giliran Wang Shixian yang berhasil meraih gelar Juara usai menumbangkan pemain berusia 18 tahun asal Thailand, Ratchanok Intanon dalam pertarungan dua gim langsung, 21-16, 21-12. Hal yang serupa juga terjadi di nomor ganda putri. Jika All England diraih China, justru di dua turnamen lain, Korea yang berhasil gelar lewat pasangan Jung Kyung Eun-Kim Ha Na. Dan untuk laga Swiss Open malam tadi, Jung-Kim meraih gelar usai melengserkan Juara Dunia Junior yang juga berasal dari Korea, Lee So Hee-Shin Seung Chan dua gim langsung, 23-21, 21-16.