Kenapa Harus Takut Kalah?

526046_480597835319800_1609930689_n

“Kalah juga rasanya gitu-gitu aja, jadi kenapa harus takut kalah, yang penting berani dulu,” begitu bunyi status Facebook yang dikeluarkan oleh pebulutangkis tunggal putra Pelatnas Cipayung, Wisnu Yuli Prasetyo (foto atas) pada 5 Maret lalu yang mengutip kata-kata pelatihnya yang juga Mantan Juara Dunia, Joko Supriyanto.

Wisnu tidak menunjukkan performa yang baik di ajang uji cobanya pada turnamen German Open GP Gold 2013, dimana ia tersingkir di babak kedua dari pemain Taiwan, Chou Tien Chen dua gim langsung, 20-22, 13-21. Selain Wisnu, para tunggal putra lain juga tidak menunjukkan trend positif. Tercatat, hanya Tommy yang punya performa baik, dimana ia melenggang ke Final Jerman Terbuka dan Perempat Final All England.

Karena hal itulah, menurut Joko Supriyanto, masih banyak PR buat mengembalikkan kejayaan di nomor tunggal putra. “Masih banyak PR, di samping masalah daya tahan kekuatan otot juga masalah taktik dan strategi dalam pertandingan kadang-kadang masih monoton. Daya tahan dan kosentrasi pemain kita juga lemah,” ujar Joko Suprianto dikutip dari Bolanews.

Lebih lanjut Joko Suprianto mengatakan bahwa sampai akhir tahun ini pekerjaan rumah tersebut diharapkan sudah bisa teratasi. “Setelah ini, para pemain tunggal putra Indonesia kembali akan menjalani turnamen internasional. Untuk pemain lapis tiga akan bertanding di Vietnam, sementara pemain lapis dua akan ke Australia dan Selandia Baru,” tambah Joko.

Di Axiata Cup, Sony mungkin absen

Peraih medali perunggu Olimpiade Athena, Sony Dwi Kuncoro sempat kembali menghidupkan asa Merah Putih di nomor tunggal putra disaat para pemain tunggal putra lain tidak menunjukkan trend positif. Ia kembali menginjakkan kaki di peringkat 4 dunia, peringkat dimana seharusnya ia berada.

Namun, kebahagiaannya itu ternyata harus kembali terganjal di All England lalu, dimana ia harus mundur di babak 16 besar setelah mengalami cedera. “Otot Sony tertarik dari paha sampai pantat. Sangat riskan kalau dipaksakan main terus,’’ ujar Wijanarko, ketua harian PB Suryanaga Surabaya berkomentar mengenai cedera yang menimpa Sony.

Karena mengalami cedera itu, kemungkinan besar ia akan absen memperkuat Indonesia di turnamen Axiata Cup mendatang. ‘’Kalau perkiraan saya, Sony akan absen di Axiata Cup nanti. Dia tentu tak mau memaksakan tampil kalau kondisinya belum fit 100 persen,’’ ungkap pria yang kerap dipanggil Wijar. Dalam skuad Axiata Cup yang telah dirilis, selain Sony ada nama Simon Santoso, Tommy Sugiato dan Dionysius Hayom Rumbaka. Jika dilihat dari performa di tour Eropa, kemungkinan besar nama Tommy Sugiato yang akan diturunkan oleh pelatih Indonesia.

duaribuan