Liliyana : Ganda Campuran Indonesia ditakuti Dunia

Finals - XD - Zhang N.-Zhao Y. vs T.Ahmad-L.Narsir - 2013 Yonex All England.mp4_001162920

Performa Ganda Campuran Indonesia di All England 2013 bisa dibilang sangat memuaskan. Dari 6 wakil Indonesia yang berada di babak utama, tiga wakil memasuki babak Semifinal dan satu diantaranya akhirnya bisa menjadi Juara. Kejutan pun sempat datang dari dua pasangan Indonesia, Muhammad Rijal-Debby Susanto yang mengalahkan unggulan pertama Xu Chen-Ma Jin dan Markis Kido-Pia Zebadiah Bernadet yang masing-masing menumbangkan Joachim Fischer Nielsen-Christinna Pedersen di babak pertama dan Sudket Prapakamol-Saralee Thongthoungkam di Perempat Final.

Tumbangnya lawan-lawan tangguh itu turut mempermudah langkah Tontowi-Liliyana mempertahankan gelar Juara. Ketika ditanya mengenai arti kemenangan di All England ini, Liliyana Natsir (foto atas) mengaku bahwa kemenangannya menunjukkan ganda campuran Indonesia ditakuti dunia. “Kami menunjukkan bahwa ganda campuran Indonesia ditakuti di dunia,” kata pemain yang kerap dipanggil Butet ini.

Dilihat dari Ranking BWF, Indonesia memang mendominasi nomor ini. Di peringkat 20 besar dunia saja, Indonesia sudah menempatkan 6 ganda campurannya, dimana 3 diantaranya berada di 10 besar dan peringkat tertinggi dipegang Tontowi-Liliyana (peringkat 2). Ini berbanding terbalik dengan China yang hanya memiliki 2 pasangan di 20 besar, meskipun salah satu pasangannya, Xu Chen-Ma Jin berada di peringkat 1 dunia.

Selain pertanyaan itu, Salah satu Reporter Indonesia Vishnu Juwono juga sempat memberikan beberapa pertanyaan lain kepada Liliyana dan Tontowi terkait kemenangannya di All England ini. Vishnu mewawancarai mereka usai mengikuti upacara pemberian hadiah dan trofi All England. Berikut kutipan wawancaranya.

Bagaimana kualitas dari lawan Anda?

Liliyana : Sebenarnya pasangan ini cukup pengalaman, pernah juara Olimpiade sehingga terbukti mempunyai mental juara. Untuk itu, kami perlu fokus pada pola permainan kami.

Finals - XD - Zhang N.-Zhao Y. vs T.Ahmad-L.Narsir - 2013 Yonex All England.mp4_003766160

Faktor apa yang membuat kalian akhirnya menang?

Liliyana : Karena kami sama-sama kuat dengan mereka. Siapa yang lebih fokus dan lebih tenang pada akhirnya akan memenangkan pertandingan ini.

Tontowi : Bagi saya pribadi mungkin karena faktor ketenangan diri. Saya tidak berpikir untuk menggebu-gebu harus juara, tapi fokus satu persatu poin untuk memasukkan bola ke lawan.

Adakah perbedaan permainan Anda dengan babak sebelumnya?

Liliyana : Perbedaan utama ada pada Tontowi, dia tidak tampil terburu-buru ya, terutama ketika menghadapi bola-bola atas pada pertandingan kemarin. Hari ini dia  tampil yakin, sabar, dan tenang. Saya juga di depan lebih fokus. Kita memegang permainan, ya akhirnya mereka mengikuti pola permainan kami.

Apakah ada persiapan khusus?

Liliyana : Kami persiapannya lebih pada mental agar lebih fokus menghadapi pertandingan. Selain itu juga feedback dari pertandingan menghadapi mereka sebelumnya, di mana kita menang , itu dijadikan modal tampil baik hari ini.

Bagaimana dengan permainan lawan kali ini?

Liliyana : Kalau menurut saya sih kami tampil baik sehingga mereka banyak tertekan. Mereka underperform. Akibatnya kami terlihat terus mengendalikan permainan.

Finals - XD - Zhang N.-Zhao Y. vs T.Ahmad-L.Narsir - 2013 Yonex All England.mp4_003844880

Target Anda berikutnya?

Liliyana : Sebenarnya turnamen yang terdekat adalah Swiss terbuka, tapi ada yang lebih penting lagi yakni kejuaraan dunia 2013. Kami ingin juara di situ. Mudah-mudahan dengan modal kemenangan hari ini, membuat kami lebih yakin, lebih percaya diri dan lebih tenang sehingga dapat bermain lebih baik.

Harapan Anda pada pengurus baru PBSI?

Liliyana : Pengurus baru ini kan baru berjalan beberapa bulan, belum lama juga. Yang pasti kami sebagai atlit berharap pengurus baru ini bekerja lebih baik lagi. Terutama lebih memikirkan semua kebutuhan dan kegiatan  atlit. Sehingga kita dapat bertanding dengan nyaman, tanpa memikirkan sesuatu yang tidak penting.

Apa faktor kemenangan kalian?

Tontowi : Kiat-kiat sehingga badan terasa enak main di sini dan Alhamdulillah juara, mungkin karena persiapan matang. Kemarin selama 1 – 2 bulan saya difokuskan latihan untuk menghadapi All England. Saya latihan digembleng sendiri oleh Kak Richard (Mainaky) sehingga hasilnya Alhamdulillah seperti ini.

All England 2013 ini Anda persembahkan untuk siapa?

Liliyana : Yang pertama pastinya keluarga. Karena mereka selalu mendukung mau kalah atau menang, itu yang memberi kekuatan untuk saya. Juga saya ucapkan terima kasih atas dukungan dan doa dari teman-teman saya.

Tontowi : Pas kebetulan hari ini keponakan saya yang bernama Fira ulang tahun. Sehingga saya persembahkan untuk dia.

Liliyana : Terima kasih banyak juga kepada para pelatih,  kak Richard ( Mainaky), mas Nova (Widianto), kak Itong and kak Yanto. Mereka yang tidak bosen-bosennya  memarahi Tontowi dan ngingetin saya (Liliyana). Hingga hasilnya bisa luar biasa seperti ini.