All England Round 1 Review

20130306-2347-cn2q9579

Babak pertama kejuaraan All England diwarnai banyak kejutan dimana para unggulan di masing-masinng nomor bertumbangan. Unggulan teratas di nomor tunggal putra, Lee Chong Wei (foto atas) juga nyaris masuk daftar unggulan yang bertumbangan tersebut, namun keberuntungan menyelamatkannya. Lee berhasil mengalahkan Wong Wing Ki (Hongkong) dalam pertarungan tiga gim ketat, 13-21, 21-6, 23-21.

“Saya beruntung. Tuhan bersamaku saat ini,” ujar Chong Wei. Di gim penentuan, Wing Ki terlebih dahulu meraih dua kali match point di kedudukan 20-19 dan 21-20, namun Lee berhasil mengamankannya. Saat Lee yang mendapatkan match point pertama di kedudukan 22-21, ia tidak menyia-nyiakannya. Ia menutup kemenangan 23-21 untuk memastikan tiket 16 besar.

“Aku belum pernah melihat dia bermain seperti itu sebelumnya,” kata Lee memuji penampilan Wong. Di gim pertama, kombinasi permainan di depan net dan agresifitas serangan smash membuatnya memenangkan pertandingan dengan skor yang cukup mencolok, 21-13. “Saya masih harus memperbaiki penampilan saya,” tambah Lee mengomentari penampilannya itu.

Namun penampilan gemilang Wong itu tidak diperlihatkannya di gim kedua. Lee langsung memimpin 15-0 hingga menutup kemenangan 21-6 untuk memaksakan rubber game. Di gim penentuan, Lee sebenarnya punya kans lebih mudah meraih kemenangan saat unggul 17-12. Namun perlahan Wong menyamakan kedudukan, bahkan meraih match point terlebih dahulu 20-19. Sayangnya, Wong tidak beruntung. Ia kalah 21-23.

“Untuk pemain top, pertandingan babak pertama adalah pertandingan paling menentukan. Aku senang tidak menjadi salah satu korban di babak pertama. Aku berharap bisa bermain lebih baik setelah ini, dan menjadi satu-satunya pemain tunggal Malaysia yang tersisa di turnamen ini adalah motivasi buat saya,” kata Lee saat diwawancara. Berikut beberapa rangkuman turnamen All England babak pertama.

Tien Chen singkirkan Du

20130306-1632-CN2Q8376-639x492

Di nomor tunggal putra, tercatat dua unggulan yang ada dalam draw, yakni Du Pengyu [3] dan Hu Yun [6] lengser di babak pertama lewat pertarungan yang cukup ketat. Du dikalahkan oleh pemain muda Taiwan, Chou Tien Chen (foto atas) lewat rubber game 17-21, 21-10, 18-21, sementara Hu Yun gagal melaju usai dihentikan langkahnya oleh Tanongsak Saensomboonsuk dari Thailand juga dalam tiga gim, 16-21, 21-11, 21-23.

Meskipun Du gugur, masih ada 4 pemain China bertarung untuk meraih gelar All England. Mereka adalah Chen Long, Chen Jin, Wang Zhengming dan Chen Yuekun. Namun perjuangan keempatnya untuk meraih tiket 16 besar tidak mudah. Sebut saja Chen Long yang berstatus unggulan kedua, juga nyaris mengikuti langkah Du dan Hu Yun tatkala di gim penentuan, Chen tertinggal 5-11 dari Boonsak Ponsana. Perlahan, Chen meraih angka demi angka dan membalikkan keadaan untuk menang 18-21, 21-10, 21-15.

Di lain lapangan, Chen Jin yang diunggulkan di tempat kelima butuh waktu selama 1 jam 7 menit untuk menyingkirkan Jawara Perancis Terbuka, Daren Liew dengan skor 21-15, 19-21, 21-11. Wang Zhengming berhasil menyingkirkan pemain asal India, Ajay Jayaram dalam pertarungan tiga gim, 15-21, 21-18, 21-10 dan wakil China yang lolos dari babak kualifikasi, Chen Yuekun menumbangkan Hans Kristian Vithingus juga dalam tiga gim, 21-16, 12-21, 21-11.

Untuk nomor tunggal putra, berikut adalah partai menarik di babak 16 besar hari ini.

  • Lee Chong Wei (Malaysia) vs Wang Zhengming (China)
  • Sony Dwi Kuncoro (Indonesia) vs Jan O Jorgensen (Denmark)
  • Tommy Sugiarto (Indonesia) vs Chou Tien Chen (Taiwan)

Linda kalahkan Yihan

20130306-1940-CN2Q8946-639x492

Setelah di sesi pagi, unggulan teratas di nomor tunggal putri, Li Xuerui disingkirkan oleh Bae Youn Ju (Korea Selatan) dua gim langsung, 18-21, 18-21, di sesi siang, ganti tunggal putri asal Indonesia, Lindaweni Fanetri yang mengejutkan pemain berperingkat 3 dunia, Wang Yihan (foto atas). Linda berhasil mengalahkan Yihan dalam pertarungan dua gim langsung, 21-12, 21-19. “Linda bermain bagus hari ini, sedangkan saya banyak membuat kesalahan sendiri. Saat game kedua saya sudah tertinggal dan sulit untuk menyusul,” kata Yihan dikutip dari situs PB PBSI.

Dengan gugurnya Yihan, duel yang dinantikan antara ia dan musuh bebuyutannya di arena Birmingham, yakni Tine Baun gagal terjadi. Tine sendiri berhasil melaju ke babak 16 besar usai mengalahkan pemain Perancis, Sashina Vignes Waran dua gim langsung, 21-12, 21-10. “Tentu aku melihat apa yang terjadi pada Wang dan Li, tapi aku harus tetap fokus pada pertandinganku sendiri. Anda dapat melihat bahwa apapun bisa terjadi di lapangan. Jika anda bermain di bawah level anda, anda bisa kalah,” tutur Tine mengomentari kekalahan dua wakil China itu.

Sama seperti nomor tunggal putra, di nomor tunggal putri, para pemain China juga harus berjuang keras jika mau lolos ke babak 16 besar. Dua nama yang tidak asing, Jiang Yanjiao dan Wang Shixian butuh waktu kurang lebih satu jam untuk meraih tiket 16 besar. Jiang berhasil mengalahkan pemain kidal asal Jepang, Sayaka Takahashi dengan skor yang ketat, 18-21, 21-19, 21-18 sementara Shixian mengalahkan pemain berbakat asal Spanyol, Carolina Marin dengan skor yang juga ketat, 16-21, 21-19, 21-18.

Untuk babak 16 besar hari ini, berikut adalah partai menarik di nomor tunggal putri.

  • Lindaweni Fanetri (Indonesia) vs Porntip Buranaprasertsuk (Thailand)
  • Tine Baun (Denmark) vs Li Han (China)
  • Saina Nehwal (India) vs Bellaetrix Manuputty (Indonesia)

Kindervater-Schoettler kalahkan Juara bertahan

20130306-2035-CN2Q9054_0-639x492

Juara bertahan di nomor ganda putra, Lee Yong dae yang berpasangan dengan partner barunya, Ko Sung Hyun gugur di babak pertama turnamen All England 2013 oleh pasangan Jerman, Johannes Schoettler dan Ingo Kindervater (foto atas) dua gim langsung, 21-23, 18-21. “Kami pernah bermain ketat melawan mereka dengan pasangan mereka yang berbeda dan kami tahu mereka tidak suka ketika melawan kami. Mereka kami paksa bermain dengan pola bertahan dan ini sesuai dengan pola permainan kami yang senang menyerang,” kata Kindervater usai pertandingan.

Selain Lee dan Ko, unggulan lain yang gugur di nomor ini adalah pasangan China, Hong Wei dan Shen Ye yang dikalahkan oleh pasangan Polandia, Lukasz Moren and Wojciech Szkudlarczyk dalam pertarungan yang sangat ketat, 21-19, 19-21, 20-22. Pasangan Polandia bangkit dari ketertinggalan 17-20 untuk berbalik menang 22-20.

“Kami memulai dengan jelek, saya pikir kami sedikit takut dengan pasangan China dan cara mereka bermain. Mereka bermain dengan serangan yang bagus, membuat kami banyak melakukan kesalahan dan kalah di gim pertama. Tapi kami merubah taktik dengan melakukan blok di net dan ini berhasil. Mereka terlihat banyak membuat kesalahan dan secara keseluruhan, ini menjadi pertandingan yang hebat buat kami,” kata Szkudlarczyk.

7cf798f6-338f-4ffc-b867-adddb9164364

Selain gugurnya kedua unggulan itu, unggulan lain asal China, Cai Yun dan Fu Haifeng memutuskan untuk mundur dari turnamen ini karena Cai masih mengalami cedera punggung. Dengan tidak adanya Cai-Fu dan Ko-Lee, harapan untuk meraih tiket Final terbuka lebar bagi pasangan ganda putra Indonesia, Muhammad Ahsan dan Hendra Setiawan (foto atas) yang sukses melaju ke babak 16 besar setelah mengalahkan pasangan China, Zhang Nan-Chai Biao dalam pertarungan rubber game 18-21, 22-20, 21-14.

Hendra mengaku ia dan Ahsan sempat kesulitan di awal pertandingan, tetapi mereka akhirnya mengontrol permainan ketika bermain dengan bola-bola cepat. “Di awal-awal kami masih kesulitan blocking di depan net, setelahnya kami mengubah permainan dengan mempercepat bola-bola depan dan berhasil,” kata Hendra dikutip dari situs PB PBSI. Hari ini, Hendra dan Ahsan akan berjumpa dengan pasangan Taiwan, Lee Sheng Mu-Tsai Chia Hsin.

Berikut adalah partai menarik yang akan disajikan di babak 16 besar hari ini.

  • Mathias Boe-Carsten Mogensen (Denmark) vs Liu Xiaolong-Qiu Zihan (China)
  • Muhammad Ahsan-Hendra Setiawan (Indonesia) vs Lee Sheng Mu-Tsai Chia Hsin (Taiwan)
  • Koo Kean Keat-Tan Boon Heong (Malaysia) vs Maneepong Jongjit-Nipitphon Puangpuapech (Thailand)

Juara Olimpiade masih tangguh

20130306-1830-CN2Q8707-639x492

Di nomor ganda putri, Juara Olimpiade London, Tian Qing dan Zhao Yunlei yang berpisah di turnamen All England kali ini menunjukkan bahwa mereka masih kuat. Tian Qing yang berpasangan dengan Bao Yixin, sukses menggusur unggulan kedua, Christina Pedersen dan Kamilla Rytter Juhl (foto atas) lewat rubber game 9-21, 21-14, 21-18.

Sementara itu, Zhao Yunlei yang menggandeng Cheng Shu juga harus bertarung tiga gim untuk memenangkan pertandingan melawan pasangan ganda Jerman, Johanna Goliszweski-Birgit Michels dengan skor 9-21, 21-16, 21-14. Di babak 16 besar hari ini, kedua pasangan China itu akan saling bentrok untuk memperebutkan tiket delapan besar.

Indonesia sendiri masih menyisakan tiga wakil di nomor ganda putri lewat pasangan Anneke Feinya Agustin-Nitya Krishinda Maheswari, Greysia Polii-Anggia Shitta Awanda dan pasangan non pelatnas, Pia Zebadiah-Rizky Amelia Pradipta. Pasangan Greysia-Anggia menjadi yang pertama memastikan diri tampil hari ini usai menundukkan ganda Thailand, Serithammarak Aritma-Peeraya Munkitamorn dalam pertarungan tiga gim, 22-24, 21-11, 21-18.

Anneke-Nitya lalu menyusul Greysia-Anggia dengan menumbangkan ganda putri Macau, Zhang Zhio-Wang Rong dengan skor 21-17, 21-18. Pia-Rizki yang kini bertengger di peringkat 12 dunia menjadi wakil ganda putri ketiga Indonesia yang lolos ke babak 16 besar, usai mengalahkan ganda putri Malaysia, Goh Liu Ying-Lim Yin Loo dari Malaysia dengan skor 21-19, 20-22, 21-17.

Sama seperti berita sebelumnya, kini kita lihat pertandingan menarik di nomor ganda putri.

  • Pia Zebadiah Bernadet-Rizky Amelia Pradipta (Indonesia) vs Lee So Hee-Shin Seung Chan (Korea)
  • Anggia Shitta Awanda-Greysia Polii (Indonesia) vs Ma Jin-Tang Jinhua (China)
  • Anneke Feinya Agustin-Nitya Krishinda Maheswari (Indonesia) vs Miyuki Maeda-Satoko Suetsuna (Jepang)

Kido-Pia kalahkan Unggulan ketiga

20130306-1622-CN2Q8330-639x492

Di nomor ganda campuran, salah satu batu sandungan terbesar, Joachim Fischer Nielsen dan Christinna Pedersen gugur di babak pertama oleh wakil Indonesia, Markis Kido-Pia Zebadiah Bernadet (foto atas). Kido dan Pia mengalahkan wakil Denmark itu dalam pertarungan yang sangat ketat, 12-21, 21-19, 23-21. “Kami bermain dengan enjoy dan sangat senang ketika kami menang,” kata Pia usai bertanding.

Kalah, Fischer Nielsen tampak begitu emosional dan kecewa atas kekalahannya itu. Ia sempat menghentakkan raketnya ke lapangan dan saat keluar dari arena pertandingan pun ia masih tak dapat meredam emosinya, ia berteriak sambil menutupi wajahnya. Dengan gugurnya Fischer Nielsen-Pedersen, langkah Juara bertahan yang berasal dari Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir untuk mempertahankan gelarnya semakin terbuka.

Di babak pertama, Ahmad dan Natsir berhasil mengalahkan pasangan Jerman, Michael Fuchs-Birgit Michels dalam pertarungan dua gim langsung, 21-10, 21-15. Kemenangan pasangan unggulan kedua ini diikuti oleh tiga ganda campuran Indonesia lainnya, Muhammad Rijal-Debby Susanto, Fran Kurniawan-Shendy Puspa Irawati dan Praveen Jordan-Vita Marissa. Total, di babak 16 besar hari ini, ada 5 ganda campuran Indonesia yang bertanding.

Berikut adalah partai menarik pada babak 16 besar di nomor ganda campuran.

  • Chan Peng Soon-Goh Liu Ying (Malaysia) vs Fran Kurniawan-Shendy Puspa Irawati (Indonesia)
  • Robert Mateusiak-Nadiezda Zieba (Polandia) vs Diju V-Jwala Gutta (India)
  • Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir (Indonesia) vs Kim Ki Jung-Jung Kyung Eun (Korea)