China dan Korea berbagi Gelar

image

China dan Korea menjadi dua negara yang memborong gelar dari turnamen German Open GP Gold 2013. China meraih tiga gelar di nomor tunggal putra, tunggal putri dan ganda putra, sementara Korea meraih dua gelar sisa, di nomor ganda putri dan ganda campuran. Dan partai tersengit di Final kemarin terjadi pada nomor ganda campuran, dimana Shin Baek Cheol-Jang Ye Na mengalahkan Anders Kristiansen-Joulie Houmann dalam tiga gim ketat, 21-19, 19-21, 24-22.

Hasil pertandingan ini membuat Kristiansen dan Houmann selalu bermain tiga set dari babak pertama hingga Final hari ini (Couple of three games), dan di Final kali ini mereka harus kalah nyesek 22-24 di gim penentuan. Mengomentari kekalahannya, Kristiansen mengaku cukup lelah untuk pertandingan di Jerman kali ini.

“Kami datang ke tempat pertandingan sudah begitu lelah. Kami perlu pemulihan dan akan berangkat ke All England dengan kepercayadirian usai bertanding di Jerman ini,” ujar Kristiansen dikutip dari Badminton Europe. Besok menjadi hari bersantai keduanya sebelum kembali bertarung di All England. “Besok pagi (hari ini – red) kami akan berangkat ke All England. Jadi, besok akan kami gunakan untuk relax, untuk bersenang-senang dan memulihkan kembali stamina kami,” kata Houmann. Di All England, Kristiansen dan Houmann akan berjumpa dengan pasangan China, Qiu Zihan-Bao Yixin, sedangkan Shin Baek Cheol-Jang Ye Na akan melawan pasangan Indonesia, Riky Widianto-Puspita Richi Dili.

image

Gelar kedua Korea diraih di nomor ganda putri, dimana pasangan skandal Olimpiade, Jung Kyung Eun dan Kim Ha Na berhasil menjadi juara di turnamen German Open GP Gold usai mengalahkan Juara bertahan, Tang Jinhua yang kali ini menggandeng Ma Jin. Jung dan Kim berhasil mengalahkan Ma-Tang lewat rubber game 11-21, 21-14, 21-13 selama satu jam 3 menit. Di All England, kedua pasangan ini akan melawan pasangan dari babak kualifikasi.

Sehari sebelumnya, China memastikan gelar di nomor ganda putra setelah terjadi All Chinese Final yang mempertemukan unggulan keenam, Chai Biao-Hong Wei dengan unggulan ketujuh, Liu Xiaolong-Qiu Zihan. Dalam pertandingan yang berlangsung 29 menit saja, Chai-Hong menang dua gim langsung, 21-10, 21-14.

Di All England, Chai Biao dan Hong Wei akan kembali dipisah. Chai akan menggandeng Zhang Nan, sementara Hong Wei akan kembali dengan Shen Ye. Chai-Zhang akan bertemu unggulan 8, Hendra Setiawan-Muhammad Ahsan, dan Hong-Shen akan melawan pemain Polandia, Lukasz Moren-Wojciech Szkudlarczyk. Meskipun dipisah, di Swiss Open mendatang, Chai akan kembali menggandeng Hong Wei.

Kegagalan Kelima Schenk

Untuk kelima kalinya, Runner Up Kejuaraan Eropa 2012, Juliane Schenk harus gagal meraih titel Juara di turnamen German Open GP Gold. Malam tadi, Schenk ditumbangkan oleh unggulan kedua asal China, Wang Yihan dua gim langsung, 14-21, 13-21. Mengomentari kekalahannya atas Yihan kemarin, Schenk mengaku bahwa Yihan memang pemain yang handal. “Hari ini saya kalah oleh pebulutangkis yang memainkan world class badminton. Sesederhana itu” kata Schenk dikutip dari Badminton Europe.

image

Di tahun 2008, 2010, 2011 dan 2012, Schenk juga sampai di babak Final, namun pemain Asia, dimana tiga diantaranya adalah pemain China yang menjegalnya untuk meraih gelar di depan publiknya sendiri. Di tahun 2008, langkah Schenk dijegal oleh pemain Korea Selatan, Jun Jae Youn. Dua tahun kemudian (2010), Ia masuk lagi ke partai puncak, namun kalah dari Wang Xin dua gim langsung, 17-21, 18-21. Di tahun 2011, ganti Liu Xin yang mengalahkannya di Final, sementara di tahun 2012, pemain China lain, Li Xuerui yang menggagalkan peluang Schenk. Li mengalahkan pemain Jerman itu dua gim langsung, 21-19, 21-16.