Li Lemah lawan Pemain Kidal

image

Perempat Final turnamen German Open GP Gold menyajikan berbagai kejutan yang pasti mengundang kekaguman. Salah satu kejutan yang terjadi kemarin adalah kekalahan Juara Olimpiade Li Xuerui atas pemain bertangan kidal asal Jepang, Sayaka Takahashi (foto atas).

Dalam pertarungan selama kurang lebih 58 menit itu, Sayaka sukses menggulung Li dalam drama tiga gim, 17-21, 21-12, 21-17. Di gim pertama saja, Sayaka sudah menyulitkan Li hingga unggul jauh 10-5 sebelum akhirnya Juara Olimpiade itu menyamakan kedudukan dan menutup kemenangan 21-17. Di gim kedua, Sayaka lebih mendominasi permainan lewat smash potong silang yang cukup menyulitkan Li hingga akhirnya dengan mudah Sayaka menutup gim kedua 21-12.

Seperti kita ketahui Li adalah pemain yang selalu kesulitan melawan seniornya, Wang Xin yang bertangan Kidal. Dari 6 kali pertemuan, Li hanya mampu menang satu kali, itupun terjadi di Semifinal Olimpiade, dimana kemungkinan Wang diminta mengalahkan demi sapu bersih medali di Olimpiade.

Di gim ketiga, Li sebenarnya diatas angin ketika unggul jauh 13-8, namun poin demi poin diraih Sayaka hingga berhasil menyamakan kedudukan menjadi 16-16 dan akhirnya berhasil mengalahkan Juara Olimpiade itu dengan skor 21-17. Hasil ini tentu menjadi catatan buruk Li Xuerui karena gagal mempertahankan gelar Juara yang diraihnya tahun lalu.

wpid-887416_10151330272544646_1963320979_o.jpg

Meskipun menang, Sayaka harus mendapatkan lawan yang tidak kalah kuatnya di Semifinal, yakni andalan tuan rumah, Juliane Schenk (foto atas) yang kemarin sukses menundukkan Tzu Ying Tai dari Taipei dua gim langsung, 21-14, 21-16.

Menurut Schenk, penonton adalah tambahan kekuatan yang membuatnya bisa menang. “Tampil di depan publik sendiri akan selalu menjadi sesuatu yang istimewa karena bisa menjadi tambahan kekuatan buat saya. Saya berharap bisa memberikan kegembiraan buat mereka nanti,” ungkap Schenk.

Di nomor ini, Tiket Final lain akan diperebutkan oleh unggulan kedua asal China, Wang Yihan yang akan melawan unggulan keempat asal Korea, Sung Ji Hyun.

Match of the Day

Mulai babak Perempat Final kemarin, German Open GP Gold memperkenalkan Match of the day, dimana pertarungan yang dianggap paling seru terjadi. Dan kemarin, partai antara Ingo Kindervater/Johannes Schoettler dan Kim Ki Jung-Kim Sa Rang menjadi Match of The Day.

wpid-858054_151427071683515_1275602898_o.jpg

Pertarungan memang berlangsung seru, dimana Kindervater dan Schoettler (foto atas) juga mampu memberikan perlawanan kepada pasangan korea unggulan ketiga itu, meskipun akhirnya harus menyerah dalam pertarungan dua gim yang sangat ketat, 24-26, 18-21.

Yang disayangkan oleh pasangan Jerman mengenai kekalahan mereka ini adalah keputusan penjaga garis yang mereka anggap tidak fair. “Kekalahan kami banyak ditentukan oleh keputusan buruk dari penjaga garis. Posisi jatuhnya shuttlecock kelihatan jauh dari luar garis, bahkan hampir mencapai karpet biru.”

Di babak empat besar hari ini, Kim Ki Jung dan Kim Sa Rang akan berjumpa dengan unggulan keenam, Chai Biao-Hong Wei yang mengalahkan unggulan kedua, Hiroyuki Endo-Kenichi Hayakawa 21-16, 21-14.

wpid-857122_10151328884719646_1997671553_o.jpg

Di nomor ini juga terjadi kejutan, dimana unggulan teratas, Ko Sung Hyun-Lee Yong Dae (foto atas) dijegal oleh pasangan China, Liu Xiaolong-Qiu Zihan dalam pertarungan dua gim langsung, 14-21, 14-21. Di babak empat besar hari ini, Liu-Qiu akan menghadapi pasangan Taiwan, Lee Sheng Mu-Tsai Chia Hsin.

Lee-Tsai menginjakkan kaki di babak empat besar usai menundukkan pasangan Denmark, Rasmus Bonde-Mads Conrad Petersen dalam drama rubber game 17-21, 21-8, 21-15.

Untuk babak Semifinal hari ini, Match of the day terjadi di nomor tunggal putri yang mempertemukan Juliane Schenk dengan Sayaka Takahashi.