Badzine juga jadi Sponsor

26354_532296563458243_1123589662_n

Di bawah payung Kepemimpinan Gita Wirjawan, PB PBSI berhasil melaksanakan program baru yang dinilai sukses, yakni pengadaan sponsor individu buat para Pemain Pelatnas. Nama-nama perusahaan yang bergerak di bidang bulutangkis, yakni Victor, Li Ning, YONEX, Flypower, Astec, Babolat dan Reinforce Speed turut ambil bagian dalam program baru ini.

Tapi dalam dunia bulutangkis, ternyata tidak hanya perusahaan-perusahaan yang telah mapan itu yang berani menjadi sponsor para atlet bulutangkis, tetapi Badzine, sebuah situs yang memberitakan seputar dunia bulutangkis berani menjadi sponsor buat atlet bulutangkis, dan salah satu atlet itu adalah Rasmus Fladberg (foto atas).

Putra dari Mantan Juara Dunia, Steen Fladberg itu memperlihatkan bahwa dirinya disponsori oleh Badzine tatkala ia bertanding dalam kejuaraan German Open GP Gold 2013. Bermain di nomor tunggal putra, Rasmus yang mengenakan kaos berlabel Badzine harus tunduk 19-21, 12-21 dari pemain Hongkong, Ng Ka Long di babak pertama. Selain Badzine, Semifinalis Kejuaraan Dunia Junior 2010 itu juga disponsori oleh sebuah bank asal Denmark, yakni Spar Nord Bank (foto bawah pada baju)

in9i1320-1

Bulutangkis adalah bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan keluarga Fladberg. Selain sang ayah yang menjadi Juara Dunia ganda putra di tahun 1983, Ibu Rasmus, yakni Kirsten Larsen adalah Juara All England 1987. Adiknya, yakni Rikke Fladberg juga mengikuti jejak keluarganya untuk menekuni dunia bulutangkis dan tahun lalu dipilih menjadi bagian dari tim nasional Denmark U15.

Ketidakmunculan Rasmus ke dunia Internasional memang sebuah fenomena yang biasa dari bulutangkis. Sponsor yang hanya sekedar Bank atau situs olahraga Badzine itu membuat pemain profesional ini tidak memiliki kesempatan untuk mengasah bakatnya di level internasional, sama seperti Alamsyah Yunus atau Febby Angguni yang hanya bisa bermain di turnamen berlevel rendah karena turnamen ini yang sesuai dengan kocek pribadi mereka.