Alan-Susi pembuka “Kita Bisa”

url

Setelah diberitakan pada bulan Desember lalu, akhirnya tayangan yang telah ditunggu-tunggu oleh pecinta Bulutangkis di Indonesia,  yakni program “Kita Bisa” akan tayang perdana Hari Minggu mendatang di Kompas TV. Kepastian ini didapatkan ketika beberapa hari belakangan, pihak Kompas TV juga telah menayangkan iklan “Kita Bisa” ini.

Stasiun televisi yang memiliki tagline “Inspirasi Indonesia” itu akan meliput kisah inspiratif dari orang-orang yang bisa mewujudkan mimpinya, dan uniknya menurut penuturan wartawan PBSI, orang yang diwawancarai dalam program feature itu kebanyakan berasal dari kalangan Bulutangkis. Dari iklan yang telah ditayangkan oleh pihak Kompas TV, Program itu akan tayang setiap Minggu pukul 10.00 WIB, dan Alan Budikusuma dan Susi Susanti kemungkinan besar akan menjadi tayangan pembuka dari Kita Bisa.

Pasangan suami istri itu pantas didaulat menjadi tayangan pembuka dari program “Kita Bisa” itu. Pasalnya keduanya adalah peraih medali emas pertama bagi Indonesia di ajang Olimpiade. Emas Indonesia itu tentu membuat negara-negara di dunia dengan terheran-heran menyatakan bahwa Indonesia ternyata bisa, bisa meraih medali emas di ajang Olimpiade.

Dalam wawancara yang dikutip dari iklan di Kompas TV itu, Susi mengatakan bahwa kerja keras memang satu-satunya keharusan (bukan pilihan) untuk meraih berprestasi.  “Kalo kamu mau juara, kuncinya ya latihan keras,” tegas Susi. Pernyataan Susi ini sudah ia buktikan dengan rentetan gelar yang ia terima selama berkarir dalam dunia bulutangkis. “Kalau mau santai dan senang-senang terus, mana mungkin cita-cita saya untuk jadi juara bulutangkis tercapai? Sekarang rasanya pengorbanan saya ada hasilnya,” ungkap Susi.

url2

Selain itu, dalam iklan singkat itu, Alan Budi Kusuma juga mengeluarkan sedikit pernyataan mengenai partai Final Olimpiade nya dengan Ardy B. Wiranata. “Saya maupun Ardi menang, emas tetap untuk Indonesia,” begitu ungkapnya singkat. Memang dalam partai Final tunggal putra di Olimpiade Barcelona, terjadi All Indonesian Final antara Alan Budikusuma dan Ardi B. Wiranata yang dimenangkan Alan dengan skor 15-12, 18-13.Bahkan komentator di RCTI yang saat itu menyiarkan pertandingan Final Bulutangkis di Olimpiade Barcelona mengaku bahwa Jika Indonesia bisa mengirimkan 4 pemain, pasti keempat bendera merah putih berkibar di Barcelona. “Sayang maksimal hanya 3 pemain,” begitu ungkap Komentator saat itu.

Di Olimpiade Barcelona, setiap nomor membagikan empat medali, yakni medali emas, perak dan 2 perunggu. Indonesia berhasil meraih 3 medali di nomor ini, lewat Alan (emas), Ardi (perak) dan Hermawan Susanto (perunggu). Perunggu lain didapat oleh pemain Denmark, Thomas Stuer-Lauridsen yang dikalahkan oleh Alan Budikusuma di Semifinal. Video pertandingan Alan vs Ardi itu bisa dilihat di Youtube, disertai dengan komentar dari salah satu komentator RCTI saat itu. Ada juga video Susi dan Bang Soo Hyun, dimana saat itu terdengar tangisan Ibu Minarni, salah satu petinggi PBSI saat itu (kalo gak salah).

Kedua pernyataan itu tentu membuat kita penasaran dengan peristiwa heroik yang terjadi dalam perjalanan Alan dan Susi itu. Jadi, jangan lewatkan tayangan perdana “Kita Bisa” yang akan tayang Minggu, 3 Februari 2013 pukul 10.00 WIB.