Maria Kristin hanya bisa satu hari

maria+kristin+yulianti5

Si manis peraih medali perunggu Olimpiade Beijing empat tahun lalu, Maria Kristin Yulianti beberapa bulan lalu (udah basi gpp ya..) mengaku sebenarnya masih bisa bermain bulutangkis, tetapi ia menegaskan bahwa ia hanya bisa bermain bulutangkis satu hari.

Seperti kita tahu, Bulutangkis adalah olahraga yang sangat berat karena memadukan berbagai keahlian, seperti konsentrasi otak dan koordinasi tubuh yang baik, termasuk reflek cepat yang terkadang menimbulkan gerak yang rawan cedera (terutama tunggal).

Maria Kristin Yulianti adalah salah satunya. Gadis yang kini menekuni profesi pelatih di PB Djarum ini terkena cedera lutut, dimana cedera di ligamen lututnya sudah parah, hingga akhirnya ia harus keluar dari Pelatnas pada awal 2011 lalu.

“Kalau untuk pertandingan eksebisi yang hanya sehari, Maria Kristin masih bisa tetapi kalau untuk ikut turnamen yang berlangsung empat hingga lima hari tidak bisa karena cedera lututnya membengkak,” kata Yoppy Rosimin, Ketua PB Djarum dikutip dari Kompas.

mky+angkat+barbel

Keprihatinan juga dituturkan oleh beberapa pelatih yang ada di PB Djarum, diantaranya Maria Elfira. “Terkadang saya kasihan kalau lihat pas kumat lututnya. Sampe nggak bisa jalan,” tuturnya.

Lalu Lius Pongoh juga turut berkomentar. “Bukan dia tidak mau berusaha. Tapi cedera lutut tepat di ligamennya parah,” komentarnya. Padahal Lius menganggap Maria adalah salah satu pemain yang sangat berbakat, meskipun ketika orang pertama kali melihat permainan Maria, pasti tidak ada kesan bahwa ia adalah pemain yang mematikan.

“Kalau orang yang tidak tahu, pas pasti mengira Maria main ogah-ogahan. Tapi sebenarnya dia menyulitkan lawan,” tambah Lius.

mky22

Meskipun tidak bisa lagi berkarir sebagai pemain, bukan berarti ia berhenti dari dunia yang sempat membesarkan namanya itu. Saat ini Maria Kristin melanjutkan karirnya sebagai pelatih.

“Sulit bagi Maria Kristin untuk kembali (menjadi pemain) seperti semula sehingga kini sedang mencoba sebagai pelatih di Djarum Kudus,” tambah Yoppy.

Menurut penuturan Asisten Manager PB Djarum, Hastomo Arbi dari Antara, Maria Kristin didapuk untuk menjadi pelatih bagi para pemain pemula Djarum yang berusia 12 tahun. Kalo dia saat ini baru fokus melatih, kemungkinan di Sirnas tahun depan, ia bakal mendampingi salah seorang anak didiknya di Sirnas kelas Pemula. Paling gak bisa minta foto dan tanda tangan kan…

Iklan