Lee Yong Dae : Saya sendiri Masih Muda

61828_10151386819296614_1026768966_n

Usai kemenangan Lee Yong Dae di TATA Open India International Challenge 2012, salah satu situs olahraga terpopuler di India diberi kesempatan untuk mewawancarai sosok pebulutangkis Korea yang meraih medali emas dan perunggu di ajang Olimpiade.

Lee Yong Dae saat ini disebut sebagai salah seorang anak emas Bulutangkis Korea, dimana di usia 8 tahun ia baru memulai bermain bulutangkis, namun di usia 15 tahun ia sudah masuk ke Timnas Bulutangkis Korea, dan empat tahun kemudian meraih medali emas di Beijing, sebuah pencapaian yang luar biasa bagi seorang atlet.

Ketika Lee diberikan pertanyaan, “Anda dianggap sebagai pemain legendaris di bulutangkis. Seberapa nyaman Anda bermain turnamen kecil seperti ini (TATA Open – red) ??

“Sebelumnya Terima kasih karena memanggil saya seorang pemain legendaris. Saya seorang pemain dan bagi saya setiap turnamen sangat penting. Tidak ada yang turnamen kecil atau besar, seperti Anda memanjat tangga, setiap langkah penting,” jawab pacar dari salah seorang artis baru Korea itu.

306773_10151075636722348_1712176869_n1

Dalam wawancara itu, Lee juga menyinggung mengenai Kegagalannya di Olimpiade, kerinduan terhadap Chung Jae Sung dan partner barunya Ko Sung Hyun. Berikut beberapa petikan wawancara dengan Lee Yong Dae.

Apakah kamu puas dengan medali perunggu di Olimpiade tahun ini, mengingat kalian (Lee dan Chung) adalah favorit untuk meraih Juara?

Kami sedikit kecewa ketika kami kalah di semifinal (oleh Boe-Mogensen) karena kami ingin mengakhiri turnamen dengan emas tapi kami sangat senang bisa mendapatkan perunggu.

Apakah Anda rindu bermain dengan Jung Jae Sung?

Ya, tentu saja. Kami memiliki perjalanan yang luar biasa bersama-sama dan hubungan saya dengan dia telah membantu saya tumbuh secara pribadi (diajarin gaet cewek nih) dan profesional.

Bagaimana berpartner dengan Ko Sung Hyun?

Ko dan saya memiliki hubungan yang baik di lapangan. Kami telah menjadi pasangan sementara sebelumnya (pada tahun 2011), dan telah memenangkan US Open, jadi kami tahu kekuatan dan kelemahan masing-masing. Kami juga telah memenangkan Perancis Terbuka baru-baru ini. Kami bekerja keras bersama-sama dan berharap bisa memenangkan semua turnamen yang kami ikuti.

2622_67106168859_8384486_n

Anda adalah peraih medali emas termuda di ganda campuran Olimpiade Beijing. Bagaimana perasaan anda saat itu?

Itu adalah perasaan yang hebat ketika memenangkan medali paling didambakan ketika saya berumur 20 tahun. Aku benar-benar ingin menang di sana karena saya telah kalah di babak pertama ganda putra sebelumnya (dikalahkan oleh Lars Passke-Jonas Rassmusen) dan saya benar-benar kecewa karena hal itu. Untungnya aku tidak membiarkan diriku terus menerus memikirkannya. Kemenangan itu (di ganda campuran – red) menjadi modal keyakinan buat saya hingga saat ini. Saya juga sangat terkenal setelahnya (sambil tertawa).

Di akhir wawancara, Lee diminta untuk memberikan pesan kepada seluruh anak-anak di seluruh dunia. Lee malah tertawa saat menjawab pertanyaan dari wartawan situs olahraga ternama India itu.

Yah, saya sendiri masih muda (tertawa). Tapi pesan saya adalah: kerja keras, dedikasi dan kekuatan sangat penting jika Anda ingin bertanding,” tutup Lee Yong Dae.

Meskipun Lee Yong Dae adalah sosok yang sempat diberitakan buruk, karena menyembunyikan statusnya yang sudah tidak jomblo, tetapi kita patut mengapresiasi prestasi nya yang luar biasa.