Lin Dan ingin main selama Mungkin

576251_10151302494857348_1294815176_n

Peraih dua emas Olimpiade, Lin Dan mengaku ingin bermain bulutangkis selama mungkin (kalo bisa selama-lamanya). Itulah yang diujarkan oleh Lin Dan disela-sela turnamen Chinese National team Championship 2012.

Tampilan buruknya mewakili Tim Bayi melawan Hubei malam itu sungguh disayangkan baginya, tapi ia punya alasan logis. “Aku tiga minggu tidak menyentuh raket,” begitu ujar Lin yang memang belakangan disibukkan dengan tour ke berbagai acara berkaitan dengan kemenangan keduanya di Olimpiade.

Ia mengungkapkan akan kembali ke turnamen internasional pasca Olimpiade pada kejuaran All England 2013 mendatang. Pekan depan, ia juga turut meramaikan Copenhagen Masters untuk mengadakan farewell match dengan Peter Gade. Tapi, Copenhagen Masters bukan turnamen resmi BWF.

Ditanya soal keikutsertaannya dan kenangan mengenai Peter Gade, Lin Dan mengatakan bahwa ia ingin seperti Gade, bermain selama mungkin, bahkan hingga usia 36 tahun seperti Gade saat ini. Ia sangat iri pada Gade.

“Saya ingin bermain selama mungkin, bertahun-tahun, saya masih sangat mencintai olahraga bulutangkis. Meskipun pesaing muda bermunculan, tapi aku tidak akan menyerah, saya ingin mencontoh Gade, saya ingin belajar dari dia,” tegas suami dari Xie Xingfang itu.

Para pemain Eropa memang luar biasa dalam hal stamina. Untuk pemain tunggal, kita bisa menganggap Gade adalah pemain yang luar biasa karena di usia 36 tahun bermain single tidaklah mudah. Gade menjalani turnamen resmi terakhirnya sebagai atlet di Perancis Terbuka 2012 lalu, dimana saat itu ia dikalahkan Jan O Jorgensen di Perempat Final dalam pertarungan tiga gim.