Selalu Berkesan di Las Vegas-Nya Asia

76405_10151191283988860_103982230_n

Sejak digelar tahun 2006, Macau Terbuka selalu dihiasi dengan berbagai hal-hal menarik utamanya di partai Final, seperti yang terlihat tahun ini. Jika tahun lalu para pemain diarak menuju lapangan pertandingan menggunakan Becak, kali ini giliran anak-anak kecil menaiki mobil-mobilan menghantarkan para peman yang tampil di Final, tak terkecuali dua pasangan Indonesia (diwakili dua bendera merah putih).

Liliyana Natsir yang berada persis di belakang sang anak kecil tersenyum melihat bagaimana anak kecil itu mengendarai mobil-mobilan dengan pelan sambil melambaikan tangan. Kita sendiri tahu bahwa Butet adalah pecinta anak kecil, sifat keibuan yang maklum dimiliki wanita. Cici Debby melangkah dengan penampilan yang makin cantik, apalagi rambutnya dipanjangin. Sementara itu, kedua pria pendamping mereka, Rijal seperti biasa tampil dengan kumis tebalnya, sementara Owi kini memanjangkan janggut di bawah bibirnya (pengen mirip Pasha Ungu kali ya).

Meskipun pertandingan sesama pasangan Indonesia, tetapi partai Final siang itu lumayan menghibur para penonton yang hadir, meskipun hanya sedikit penonton yang memadati Macau Forum yang berkapasitas 4000 penonton itu.

Owi dan Butet berhasil memenangkan pertandingan dengan rubber game 21-16, 14-21, 21-16 dalam 51 menit. Owi dan Butet mengaku lawan mereka saat ini memang sedang dalam performa yang bagus, usai Rijal dan Debby menjuarai Chinese Taipei Open beberapa pekan lalu. “Lawan teman sendiri sebetulnya sulit juga karena sudah tahu kekurangan kelebihan kami, apalagi performa Rijal/Debby sedang meningkat,” ujar Butet dikutip dari situs PB PBSI.

Picture1

Dengan gelar Juara ini, berarti Owi dan Butet telah 3 kali beruntun (hattrick) meraih gelar ganda campuran di Macau Terbuka ini. “Kami tentunya sangat senang bisa juara tiga kali berturut-turut,” ujar Butet mengomentari kemenangannya. Usai naik podium di turnamen ini, keempat punggawa utama ganda campuran Indonesia ini akan kembali ke Jakarta untuk mempersiapkan diri mengikuti Kejurnas yang digelar di Solo, 4-8 Desember mendatang.

Keempatnya akan turun di nomor Beregu Dewasa Sistem Piala Sudirman, mewakili klub masing-masing. Owi, Rijal dan Debby akan mewakili PB Djarum, sementara Liliyana Natsir akan mewakili PB Tangkas Specs. “Selanjutnya kami akan mempersiapkan diri untuk Kejurnas dan Final Superseries 2012. Semoga kami bisa menjadi juara lagi,” tutup Butet.

Ini adalah gelar satu-satunya buat Tim Indonesia di Macau Open. Tim China meraih 2 titel, sementara Korea dan Chinese Taipei berbagi masing-masing satu titel. Korea meraih gelar di nomor ganda putri lewat pasangan Eom Hye Won-Jang Ye Na. Eom-Jang yang tahun lalu menjadi Finalis kali ini berhasil menjadi Juara usai menundukkan rekan senegaranya, Choi Hye In- Kim So Young dalam dua gim langsung 21-18, 21-16.

315783_452852908106623_1351422861_n

Chinese Taipei meraih gelar di nomor ganda putra lewat pasangan Lee Sheng Mu-Tsai Chia Hsin yang menundukkan wakil Rusia, Vladimir Ivanov-Ivan Sozonov dalam pertarungan tiga gim 14-21, 21-17, 21-16. Entah ini benar atau tidak, ganda putra yang biasanya berhias smash winner, kali ini dalam statistik justru smash winner masih berangka nol.

China meraih dua titel di nomor tunggal putra dan tunggal putri. Bintang muda Chen Yuekun sukses mengalahkan rekan senegaranya, Gao Huan dalam pertandingan 2 gim langsung 21-9, 21-17.

706277_10151191283853860_452999001_o

Sementara di nomor tunggal putri, Sun Yu (kiri dengan Busanan di belakang) berhasil menuntaskan perlawanan Juara Malaysia Terbuka GPG 2012, Busanan Ongbumrungpan dalam pertarungan dua gim langsung 21-19, 21-8. Padahal Sun Yu adalah pemain yang mengawali debut di Macau Terbuka lewat babak Kualifikasi.

Dan dalam perjalanannya di Macau Terbuka ini, perlawanan yang paling sengit datang dari unggulan kedelapan asal Indonesia, Adrianti Firdasari. Sun Yu memenangkan pertandingan atas Firda dalam 57 menit dengan skor 21-14, 15-21, 21-12.

Selamat kepada para Juara, terutama Owi dan Butet. Mulai Selasa mendatang, Indonesia akan menatap GOR Sritex Arena karena disana dilaksanakan turnamen Kejurnas PBSI untuk Perorangan Taruna dan Beregu Dewasa Sistem Piala Sudirman. (cek https://duaribuan.wordpress.com/2012/12/02/edi-melati-unggulan-teratas-di-kejurnas)

414975_452865031438744_1154213149_o

Selamat Jalan Las Vegas Asia… Pekan yang akan selalu terkenang… Sampai Jumpa tahun depan..

Iklan