Owi-Butet dekati Hattrick

Picture15

Juara bertahan Ganda Campuran, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir (foto atas) berpeluang meraih gelar ketiga di turnamen Macau Terbuka setelah kembali menginjakkan kaki di Final usai memulangkan pasangan China, Tao Jiaming-Tang Jinhua dalam pertarungan dua gim langsung 21-18, 21-18. Kemenangan ini sekaligus memastikan satu gelar buat Indonesia, karena di partai Semifinal lain terjadi All Indonesian Semifinal.

Owi dan Butet butuh waktu 33 menit untuk mengalahkan pasangan China yang menjadi Juara Thailand Terbuka Juni lalu. Meskipun menang dua gim langsung, mereka sempat ketinggalan 6-10 sebelum berhasil menyalip di poin 12-12.

Dikutip dari situs PB PBSI, Liliyana mengaku penyebab ketertinggalan mereka di awal gim pertama karena mereka bermain tidak terlalu enak beberapa hari ini. “Dari kemarin kami mainnya belum enak, tapi hari ini kami tampil cukup baik. Meskipun kami lebih diunggulkan, kami harus waspada melawan ganda China ini, sekali saja fokus lepas, maka mereka akan menekan balik,” ujar pemain yang kerap disapa Butet itu.

Sementara sang pasangan, Tontowi Ahmad mengaku berharap untuk kembali naik podium di turnamen ini untuk ketiga kalinya. “Kami inginnya bisa mempertahankan gelar.”

Kesempatan untuk naik podium makin terbuka lebar, pasalnya lawan yang akan dihadapi adalah Muhammad Rijal-Debby Susanto yang memenangkan duet All Indonesian Semifinal atas Riky Widianto-Puspita Richi Dilli dalam dua gim telak 21-7, 21-16. Dari rekor pertemuan resmi antara kedua pasangan, Owi dan Butet unggul 2-0. Dua kemenangan itu didapat di Semifinal India Open Superseries 2011 dan Final Indonesia Open GP Gold 2012.

“Besok yang penting main bagus saja dulu, walaupun lawan rekan sendiri, kami tetap ingin fight dan menang. Kami sudah sering latihan bersama, sudah tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing,” ujar Rijal ketika ditanya mengenai partai Final hari ini.

Picture1

3 wakil Indonesia lainnya, yakni dua ganda putri Pia Zebadiah-Rizky Amelia Pradipta, Komala Dewi-Jenna Gozali dan ganda putra Markis Kido-Alvent Yulianto Chandra (foto atas) gagal melangkah ke partai Final usai kalah di Semifinal kemarin. Dua ganda putri Indonesia itu sama-sama dikalahkan oleh pasangan Korea.

Komala Dewi-Jenna Gozali lebih dulu turun ke lapangan, melawan pasangan non unggulan Choi Hye In-Kim So Young. Pasangan Indonesia berhasil memenangkan gim pertama dengan 21-15, namun pasangan Korea merebut dua gim selanjutnya 21-11 dan 21-12 untuk memastikan tiket Final bagi keduanya. Pertarungan berlangsung dalam durasi satu jam 16 menit, menjadi salah satu pertandingan terlama di turnamen ini.

“Lawan pertahanannya rapat sekali, pada gim pertama serangan kami masih bisa menembus mereka. Tapi gim kedua dan ketiga sulit sekali, fokus kami juga tak sebagus gim pertama,” ujar Jenna yang kakinya masih bengkak saat bertarung di partai Perempat Final kemarin.

Korea berhasil memastikan gelar di nomor ganda putri usai di semifinal poll atas, unggulan pertama sekaligus Finalis tahun lalu, Eom Hye Won-Jang Ye Na berhasil mengalahkan Pia Zebadiah-Rizky Amelia dengan skor 21-19, 21-14.Kakak Pia, Markis Kido yang berpasangan dengan Alvent Yulianto juga harus gugur di Semifinal kemarin. Mereka takluk di tangan pasangan unggulan pertama, Vladimir Ivanov-Ivan Sozonov dari Rusia yang memenangkan partai 39 menit dengan skor ketat 17-21, 21-10, 21-19.

320570_10151190088838860_948503008_n

Di partai Final hari ini, Juara Rusia Terbuka itu akan berjumpa dengan pasangan baru asal Chinese Taipei, Lee Sheng Mu-Tsai Chia Hsin yang mengalahkan Juara Denmark Open, Yoo Yeon Seong-Shin Baek Cheol dalam pertarungan 54 menit yang berakhir dengan skor 21-9, 18-21, 21-16.

Lee Sheng Mu sendiri adalah Juara Malaysia Open Superseries 2012 lalu bersama Fang Chiech Min. Keduanya kini masih bertengger di peringkat 10 dunia, namun Fang memutuskan untuk pensiun pasca Olimpiade. Kini, Lee dipasangkan dengan pemain berusia 30 tahun, Tsai Chia Hsin. Keduanya sudah menunjukkan performa bagus ketika menginjakkan kaki di Semifinal Hongkong Open dan sempat mengalahkan unggulan keempat Bodin Issara-Maneepong Jongjit dan unggulan kelima Hiroyuki Endo-Kenichi Hayakawa dalam perjalannnya di turnamen pekan lalu itu.

Young in Single

Di nomor tunggal putra dan tunggal putri, terjadi perjumpaan antara kedua pemain Junior, yakni Chen Yuekun yang akan menghadapi sesama pemain China, Gao Huan serta Sun Yu dari China yang akan melawan Busanan Ongbumrungpan dari Thailand.

21637_10151190115893860_1536793945_n

Di Semifinal kemarin, kedua pemain tunggal putra China, Chen Yuekun maupun Gao Huan sukses melangkah ke Final usai mengalahkan kedua pemain junior asal India. Chen Yuekun (foto atas) yang menjadi Finalis Thailand Terbuka, kali ini kembali mencapai partai Final keduanya di kelas Grand Prix Gold usai mengalahkan Gurusaidutt dengan skor 21-16, 21-17.

Sementara Gao Huan yang mengalahkan Taufik Hidayat di babak 16 besar, kali ini menginjakkan kaki di Final kelas GP Gold pertamanya usai mengalahkan Srikant K dengan skor 21-8, 21-19.

Di nomor tunggal putri, China masih menyimpan harapan meraih gelar kedua di Macau, setelah Sun Yu menginjakkan kaki di Final usai mengandaskan rekan senegaranya, Deng Xuan dengan skor 21-15, 21-10. Lawan yang akan dihadapinya adalah unggulan ketujuh, Busanan Ongbumrungpan dari Thailand yang mengalahkan Hsiao Ma Pai dengan 21-11, 21-7.

Iklan