Australia gelar Superseries mulai 2014

A7jmCU5CcAA5jCg.jpg large

Mulai edisi 2014, Australia Open akan naik status ke level Superseries setelah hari ini Australia Open ditetapkan sebagai bagian dari 12 edisi Superseries, dimana 5 diantaranya merupakan edisi Premier. Meskipun gagal meraih status Premier seperti yang diharapkan, tetapi kenaikan dari level Grand Prix Gold ke superseries merupakan kenaikan yang bagus.

“SuperSeries is coming to SYDNEY from 2014! We r all delighted 2have this opportunity,not to mention EXCITED!” begitu tweet yang dikeluarkan oleh @AusBadOpen usai gelaran ini ditetapkan sebagai bagian dari OSIM BWF World Superseries hari ini pukul 16.00 WIB tadi sore dari Bangkok, Thailand.

Jika Australia berhasil masuk ke edisi Superseries, dua negara baru lain yang mencalonkan diri sebagai bagian dari Superseries, yakni Thailand dan China Taipei gagal menjadi bagian dari Superseries. Keduanya masih akan tetap menggelar edisi GPG pada 2014. Padahal Thailand yang menjadi tuan rumah BWF meeting ini juga memiliki anggota di BWF, yakni Surasak Songvarakulpan yang berkedudukan sebagai Sekjen BWF. Tapi ternyata, memiliki anggota di BWF dan menjadi tuan rumah BWF meeting ini bukan berarti bisa memantapkan Thailand Open lolos menggelar Superseries. BWF masih bersih..

Picture2a

BWF mengumumkan edisi Superseries mulai 2014 lewat status Facebook yang dikeluarkan pada Jumat sore (foto atas). Selain kenaikan Australia Open dari level GPG ke edisi Superseries mulai 2014, ada juga negara yang naik status ke level Premier yakni negara tetangga kita, Malaysia yang akan menggelar Malaysia Open Premier Superseries mulai 2014 menggantikan posisi Korea Open yang turun ke level Superseries. Selain Malaysia, 4 negara yang sebelumnya sudah berstatus Superseries Premier tetap memiliki status tersebut, yakni Indonesia, Denmark, All England dan China Open.

Turunnya status Premier Korea Open dikarenakan negara itu tidak mencalonkan diri sebagai bagian dari edisi Premier, berkaitan dengan kasus main sabun yang menyebabkan dua ganda putri negara itu, Jung Kyung Eun-Kim ha Na dan Ha Jung Eun-Kim Min Jung didiskualifikasi dari Olimpiade London.

China yang pada edisi 2007-2013 menggelar 2 hajatan Superseries tiap tahun (China Open dan China Masters), mulai edisi 2014 hanya menggelar satu turnamen Superseries, yakni China Open Premier Superseries saja.

Seperti kita tahu, BWF Superseries telah sukses digelar selama 5 tahun, dan ketika dilakukan bidding, banyak negara menawarkan hal-hal prestisius, semisal Singapura dan Australia yang menjanjikan total hadiah US$1 Juta. Persyaratan BWF sendiri, mulai edisi 2014, negara yang menggelar Superseries diharuskan untuk memiliki hadiah minimal US$ 250.000 dan akan meningkat setiap tahun hingga menjadi minimal US$ 325.000 pada 2017. Sementara untuk edisi Premier, minimal total hadiah US$ 500.000 pada 2014 dan naik setiap tahun hingga menjadi US$ 600.000 pada 2017.

Iklan