Top seed Out!

Di hari ketiga gelaran Macau Open GP Gold 2012, terjadi kejutan di nomor tunggal putri ketika unggulan teratas sekaligus favorit Juara asal China Taipei, Tzu Ying Tai harus gugur di babak 16 besar Macau Terbuka, dikalahkan oleh pebulutangkis non unggulan asal Jepang, Kana Ito lewat pertarungan tiga gim.

Di gim pertama, secara mengejutkan Kana Ito mampu menguasai jalannya pertandingan, bahkan sempat meninggalkan jauh Tzu Ying Tai dengan skor 18-11 sebelum menutup gim pertama dengan 21-14. Kalah di gim pertama, Tzu Ying Tai membalas kekalahannya di gim kedua dengan menang 21-13 sekaligus memaksakan dilangsungkannya gim penentuan.

Di gim penentuan, Kana Ito terus menerus memimpin perolehan poin, dan sesekali Tzu Ying Tai mampu menyamakan kedudukan di poin 9-9 dan 16-16. Dari kedudukan sama 16, Kana Ito berhasil mengalahkan Tzu Ying Tai dengan skor yang tidak terlalu jauh, 21-18 (gambar atas).

Karena pukulan-pukulan yang diberikan pada Kana Ito selalu bisa dikembalikan dengan baik, alhasil Tzu Ying Tai sering membuat kesalahan-kesalahan sendiri yang menguntungkan pemain Jepang itu. Ia terlihat sangat frustasi dengan kesalahan-kesalahan itu (gambar bawah).

Kemenangan atas unggulan teratas itu membuat Kana Ito melanjutkan langkahnya ke babak Perempat Final untuk berjumpa dengan pemain dari babak kualifikasi, Sun Yu asal China yang menundukkan unggulan kedelapan, Adrianti Firdasari dengan pertarungan tiga gim 21-14, 15-21, 21-12.

Selain Firda, wakil Indonesia lain juga tumbang di nomor ini, yakni Bellaetrix Manuputty yang dikalahkan oleh wakil Thailand, Busanan Ongbumrungpan lewat adu deuce 22-24, 8-21. Bella sebenarnya punya kans untuk menang saat berhasil meraih 6 angka beruntun dari 14-19 menjadi 20-19 di gim pertama. Namun ia gagal memanfaatkan dua kali game point yang dimilikinya, hingga harus puas gagal 22-24. Kalah di gim pertama, kepercayadirian Bella menurun.

Sempat unggul 5-1, Busanan meraih 11 angka beruntun hingga unggul 12-5 dan menutup pertandingan dengan skor telak 21-8. Ini mengulangi kegagalan yang dialami Bella atas Busanan di Kualifikasi Indonesia Terbuka 2012, dimana saat itu Busanan menang 22-20, 21-14.

Satu-satunya wakil tunggal putri Merah Putih yang tersisa adalah Finalis Chinese Taipei Open, Lindaweni Fanetri (gambar bawah) yang menuntaskan perlawanan tunggal Chinese Taipei, Ya Ching Hsu dengan dua gim langsung 21-10, 21-14.

“Kami sudah pernah bertemu dan saling tahu permainan masing-masing. Walaupun menang, tapi saya belum puas dengan permainan hari ini. Tapi setidaknya permainan saya lebih baik dari kemarin,” begitu ujar Linda dikutip dari situs PB PBSI. Memang setelah menang mudah 21-10 di gim pertama, Linda dibuat kewalahan di gim kedua karena lawan merubah pola permainan yang akhirnya membuat Linda banyak melakukan kesalahan sendiri. Namun, Linda tetap berhasil mengamankan tiket Perempat Final, usai mencetak skor 21-14 di gim kedua.

Di babak Perempat Final esok hari, Linda akan berjumpa dengan unggulan kelima asal Chinese Taipei, Hsiao Ma Pai yang mengalahkan rekan senegaranya, Chang Ya Lan dengan 21-17, 21-12. Rekor pertemuan keduanya 1-1 dimana pertemuan terakhir dimenangkan Linda di Semifinal Chinese Taipei Open dengan 21-14, 19-21, 21-10.

Di nomor ini, China mengamankan satu tiket Semifinal setelah terjadi pertemuan sesama pemain China di babak Perempat Final besok antara unggulan ketiga, Li Han dengan pemain dari babak kualifikasi, Deng Xuan.

Perempat Final Tunggal Putri

  • Kana Ito [JPN] vs Sun Yu [CHN]
  • Li Han [CHN/3] vs Deng Xuan [CHN]
  • Busanan Ongbumrungpan [THA/7] vs Yip Pui Yin [HKG/3]
  • Hsiao Ma Pai [TPE/5] vs Lindaweni Fanetri [INA]
Iklan