Si Cilik jadi Pelatih

Dari gelaran hari pertama turnamen Perancis Terbuka 2012 kemarin, ada hal menarik dari Kualifikasi tunggal putra, dimana pebulutangkis Denmark, Joachim Persson yang bertanding melawan pemain Indonesia yang melakoni turnamen di sirkuit Eropa, Andre Kurniawan Tedjono terlihat didampingi oleh Juara Dunia Junior 2010, Viktor Axelsen.

Dalam pertandingan itu, Axelsen yang memakai kalung emblem pelatih memberi berbagai saran kepada Joachim Persson. Persson sempat berhasil memenangkan gim pertama 21-15 dari Andre. Namun Andre bisa membalikkan keadaan di dua gim selanjutnya dengan 21-9 dan 21-16. Tentunya ini menjadi hal menarik, dimana Si cilik yang baru berusia 18 tahun sudah menjadi coach bagi salah satu veteran ternama Denmark itu.

Axelsen sendiri tampil di babak pertama melawan pebulutangkis Spanyol, Pablo Abian hari ini. Melawan Abian, penampilan Axelsen sangat bagus, netting dan smashnya sangat akurat. Cukup 40 menit buat pemain muda Denmark ini untuk mengalahkan Pablo Abian dengan 21-10, 21-15.

Melangkahkan kaki di babak kedua, Axelsen akan menghadapi pebulutangkis Malaysia, Chun Seang Tan yang menerima kemenangan cuma-cuma atas mundurnya Simon Santoso yang menjadi pemuncak unggulan tunggal putra. Pekan lalu, Chung juga sempat mengejutkan publik Odense saat mengalahkan Simon Santoso dalam pertarungan dua gim langsung 21-14, 21-19.

Buat Axelsen, rasanya Chung bukan lawan yang berat baginya. Jika ia berhasil mengatasi Chung, lawan yang akan dihadapinya di Perempat Final adalah pemenang pertandingan antara Wang Zhengming (China) dan Jen Hao Hsu (Taiwan).

Tuan Rumah tak punya andalan

Jika lima tahun lalu, Perancis berhasil mengirimkan wakilnya di Final Prancis Terbuka, yakni lewat nomor tunggal putri oleh Pi Hongyan, kini Perancis tidak memiliki sang penerus Pi yang memutuskan tidak tampil di Perancis Terbuka ini. Sebenarnya ada harapan lain di pundak pemain tunggal putra, Brice Leverdez, namun di babak Kualifikasi kemarin, ia harus langsung tersingkir.

Brice Leverdez harus mengalami kegagalan saat menghadapi Suppanyu Avihingsanon di babak pertama Kualifikasi. Kalah 14-21 di gim pertama, Leverdez sempat bangkit di gim kedua hingga menang 21-17. Sayang di gim penentuan, Leverdez yang sempat menyamakan kedudukan dari 12-17 menjadi 17-17 akhirnya juga harus takluk 18-21, padahal Leverdez adalah unggulan kedua di babak Kualifikasi itu.

Kemenangan Suppanyu Avihingsanon di babak pertama Kualifikasi menjadi motivasi tersendiri di Final Kualifikasi. Menghadapi pemain India, Anand Pawar, Avihingsanon menjalani pertarungan panjang selama 82 menit yang berakhir dengan skor tragis, 16-21, 26-24, 30-29.

Di gim pertama, Anand Pawar terlihat sangat dominan dalam pertandingan itu hingga menang mudah 21-16. Di gim kedua, Avihingsanon berjuang mati-matian melawan pemain India itu. Sempat game point 20-18, India balik unggul 21-20. Ketenangan Avihingsanon membuatnya mengamankan gim kedua sekaligus memaksakan rubber game 26-24. Di gim penentuan, Anand Pawar sempat unggul 13-8 namun bisa disamakan oleh Avihingsanon di kedudukan 17-17. Dari kedudukan itu, Avihingsanon dan Anand Pawar saling kejar-mengejar poin. Anand Pawar memiliki 5 match point, sementara Avihingsanon memiliki 8 match point. Match point ke 8 itu lah yang dimanfaatkan oleh Avihingsanon untuk meraih tiket ke babak utama.

Di babak utama, Avihingsanon akan berjumpa dengan pemain India lainnya, Ajay Jayaram. Kemenangan dramatis itu tentu menjadi catatan tersendiri bagi Avihingsanon, karena berarti ia memiliki mentalitas yang bagus di poin-poin kritis.

Fischer Nielsen mundur

Selain Simon Santoso, pebulutangkis yang memutuskan untuk batal tampil di French Open 2012 adalah ganda campuran Juara Bertahan, Joachim Fischer Nielsen yang pekan lalu mengalami cedera punggung saat melawan Muhammad Rijal-Debby Susanto. Rijal-Debby saat itu menang 21-19, 21-18 atas pasangan Denmark yang menjadi unggulan ketiga.

Jika saja Fischer tampil di Perancis, kemungkinan ia akan kembali berjumpa dengan Rijal-Debby di babak Perempat Final. Mundurnya Fischer Nielsen membuat pasangan China, Hong Wei-Luo Yu yang sebenarnya harus tampil di babak kualifikasi, langsung maju di babak utama. Hari ini, mereka (Hong Wei-Luo Yu) sukses mengalahkan pemain Denmark, Anders Kristiansen-Joulie Houmann dengan 14-21, 21-15, 21-14.

Tidak tampilnya Fischer berarti semua Juara Bertahan tahun lalu, yakni Lee Chong Wei, Wang Xin, Chung Jae Sung-Lee Yong Dae, Wang Xiaoli-Yu Yang dan Joachim Fischer Nielsen-Christinna Pedersen tidak tampil di Paris. Tidak tampilnya para Juara Bertahan tentu menjadi harapan tersendiri bagi Indonesia untuk meraih gelar juara.

Pemain lain yang memutuskan untuk batal tampil adalah pebulutangkis tunggal putra asal Malaysia, Muhammad Hafiz Hashim yang sebenarnya dijadwalkan berjumpa unggulan kedua, Sho Sasaki di babak pertama malam ini.

Iklan