Bulutangkis diatap Balaikota

Usai dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017, Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama melakukan berbagai kegiatan, yang kebanyakan lebih banyak terjun ke lapangan. Sebut saja yang dilakukan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau biasa dipanggil Ahok ketika melakukan Sidak di Gedung Balaikota Jakarta.

Kemarin ketika melakukan sidak ke Gedung Balaikota Jakarta, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahok tertarik untuk membangun sebuah lapangan bulutangkis di rooftop Blok G, Gedung Balaikota Jakarta. Ide itu terinspirasi dari lapangan tenis yang dibangun diatap Hotel Burj Al Arab yang berada di Dubai. Ia berharap, lantai kosong itu dipergunakan untuk kegiatan Bulutangkis.

“Saya sudah lihat rooftop gedung ini, kayaknya bagus juga dibuat lapangan badminton, tapi bukan saya yang main, pegawai saja yang main,” ujar Ahok dikutip dari Tribunnews, sambil tertawa.

Di hotel Burj Al Arab yang mempunyai lapangan tenis di atap gedung, seolah-olah kita bermain tenis diatas udara. Namun untuk di Balaikota ini, bukan lapangan tenis yang ingin ia bangun, melainkan lapangan bulu tangkis.

Rooftop yang berada di lantai 23 itu memang kosong dan tidak dipergunakan, namun saya rasa untuk bulutangkis tidak bagus, karena angin yang berada di rooftop tentu akan mengganggu jalannya shuttlecock ketika dipukul, kecuali jika memang akan diakali dengan cara lain.

Untuk para pegawai, olahraga bulutangkis tentu sangat penting, karena olahraga ini selain menggerakan seluruh tubuh, konsentrasi juga dilatih dalam cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade sejak 1992 itu. Buat Hidayat Nurwahid, Bulutangkis juga menjadi semacam rutinitas mingguan ditengah kesibukannnya, apalagi buat para politikus, memukul shuttlecock sama dengan memukul musuh-musuh politik mereka.

Meskipun tidak menyukai bulutangkis, ucapannya tentu mengisyaratkan ketertarikannya untuk bulutangkis di DKI Jakarta. Ketertarikan itu tentu bisa berujung pada perhatian Pemda DKI Jakarta terhadap prestasi bulutangkis, semisal kepada Pelatprov DKI Jakarta.

Iklan