Memulai dari Cilegon

Bongkar pasang besar-besaran terjadi di Pelatnas Cipayung, dimana nomor ganda putra menjadi nomor yang paling banyak melakukan pergantian pemain dan salah satunya adalah pemecahan duet Berry Angriawan-Rahmat Adianto (gambar). Bongkar pasang ini diawali dari niat pasangan ganda putra peringkat 15 dunia, Muhammad Ahsan-Bona Septano yang memutuskan berpisah.

Perpisahan mereka diniati dari masing-masing pasangan dan bukan merupakan keputusan pelatih (seperti pecahnya Nova-Butet). Akhirnya sang pelatih, Herry IP memasangkan Ahsan dengan Hendra Setiawan, mantan pemain Pelatnas yang akhirnya bergabung kembali, sedangkan Bona dipasangkan dengan Afiat Yuris Wirawan. Mereka akan memulai debut di Denmark Open esok.

Terbentuknya kedua pasangan membuat pasangan Hendra, Markis Kido akhirnya menggandeng Alvent Yulianto yang juga ditinggal Hendra Aprida Gunawan berpasangan dengan Yonathan Suryatama Dasuki. Sementara pasangan Afiat Yuris Wirawan, Yohanes Rendy Sugiarto dipasangkan dengan Berry Angriawan, pasangan Rahmat Adianto.

Rahmat Adianto sendiri akhirnya mendapat pasangan pemain muda asal PB Mutiara, Hardianto. Sementara Felix Kinasal menjadi pemain Pelatnas yang tidak memiliki pasangan hingga kini.

Dari situs PB PBSI, beberapa waktu lalu Herry IP mengatakan perubahan ini untuk mencari kombinasi yang terbaik. “Beberapa perubahan ini pada dasarnya untuk mencari kombinasi pasangan terbaik. Selain melihat dari kecocokan dalam segi teknik di lapangan, kedekatan usia kedua pemain yang akan berpasangan juga dipertimbangkan, jangan sampai ada perbedaan yang terlalu jauh” ujarnya.

Jika debut beberapa pasangan Pelatnas seperti Bona-Afiat atau Hendra-Ahsan akan dilaksanakan pada Denmark Open mendatang, maka Rahmat Adianto (gambar) akan menjajal peruntungannya dengan Hardianto untuk mengikuti turnamen Sirkuit Nasional Banten Open di Cilegon sebagai ajang pertama mereka sebagai pasangan baru.

Rahmat Adianto-Hardianto akan turun di nomor ganda dewasa putra bersama beberapa pasangan Pelatnas lain, diantaranya Ronald Alexander-Selvanus Geh yang menjadi unggulan kedua dan Ade Yusuf Santoso-Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira.

Di Sirnas Cilegon, Adianto-Hardianto mendapatkan bye di babak pertama dan akan menghadapi pemenang pertandingan antara Antar Kurnia-Yandi Muharam dari Parkland dengan pemain Filipina, Kelvin Panganiban-Randolph Balatbat di babak kedua nantinya. Bye juga didapatkan oleh Ronald-Selvanus, namun mereka sudah langsung melaju ke 16 besar karena lawan yang seharusnya dihadapi di babak kedua mengundurkan diri. Ade Yusuf-Wahyu Nayaka menjadi duet yang juga diuntungkan karena mundurnya lawan yang seharusnya dihadapi di babak pertama. Di babak kedua, Ade-Wayu akan menantang pasangan Arfando-Rafael Valentino di babak kedua.

Selain Adianto-Hardianto yang menjadi duet baru dari Pelatnas yang menjajal Sirnas Cilegon, juga ada duet baru di nomor ganda putri dimana pasangan Deariska Putri Medita (gambar) dan Ririn Amelia dipecah. Dea dipasangkan Khaeriah Rosmini dan Ririn dipasangkan dengan Melvira Oklamona.

Dea-Khaeriah yang menjadi unggulan ketujuh akan mendapat tantangan berat jika menang di babak pertama, karena lawan yang dihadapi di babak Perempat Final adalah unggulan pertama, Devi Tika Permatasaari-Keshya Nurvita. Hal yang sama juga terjadi pada Ririn-Melvira. Jika mereka menundukkan duet Melicia Kurniawan dengan Samantha Lintang (kalo gak salah ini nama pacarnya Agri) di babak pertama, mereka kemungkinan berjumpa unggulan kedua, Variella Aprilsasi-Lita Nurlita.

Sedikit kontroversi ada di nomor tunggal putri dimana Elyzabeth Purwaningtyas masih membela Pelatnas, padahal bulan Juli lalu sempat beredar kabar bahwa ia memutuskan keluar dari Pelatnas Cipayung. Di nomor tunggal dewasa putri itu, Ocoy, sapaan akrab Elyzabeth Purwaningtyas akan menghadapi unggulan keenam, Mega Cahya di babak 16 besar setelah mendapatkan bye di babak pertama.

Sementara itu, kabar yang mengatakan bahwa Fernando Kurniawan, adik dari Fran Kurniawan akan turun di Sirnas ternyata tidak benar, karena dalam draw yang dikeluarkan pihak Djarum Sirnas, nama Fernando Kurniawan tidak tercatat di nomor ganda putra dan ganda campuran. Sempat dikabarkan ia tampil di ganda putra Lee Chun Hei dan dengan Lok Yan Poon di ganda campuran. Poon Lok Yan justru tampil di Denmark Open 2012, bermain di nomor tunggal putri dan juga ganda putri bersama Tse Ying Tsuet.

Penuhi GOR Asa

Gelaran Sirnas Banten ini digelar di GOR Asa Cilegon, pada 16-20 Oktober ini dan seperti biasa, TVRI akan menyiarkan beberapa partai Final dari Sirnas Banten ini pada hari Sabtu mendatang, jadi kalau bisa stay tune di TVRI jam 1 siang kalo tak salah.

GOR Asa Sport Center ini telah direnovasi sejak September lalu guna memenuhi standar nasional yang disyaratkan PB PBSI untuk menggelar event Sirnas. Renovasi tersebut antara lain mencakup penambahan jumlah lapangan, dari hanya empat menjadi tujuh lapangan. Selain itu, kapasitas tribun penonton pun ditambah agar mampu memuat penonton hingga 1000 orang. Pengaturan jarak antar lapangan dan sistem penerangan juga tak luput dari perhatian. Jarak antar lapangan dibuat sejauh 2,60 meter yang sesuai dengan standar internasional. Sedangkan, sistem penerangan diatur sedemikian rupa supaya tidak mengganggu peserta yang sedang bertanding.

Jadi pastikan bagi anda yang berada di kawasan sekitar GOR Asa Cilegon untuk tidak kelewatan pertandingan-pertandingan menarik dari Sirnas Banten, sirnas pertama yang digelar usai rehat panjang 3 bulan sejak Sirnas Semarang karena ada Bulan Suci Ramadhan dan gelaran PON di Riau.

Iklan