Hendra-Ahsan tak diperhitungkan

Kabar tidak sedap datang untuk para pebulutangkis ganda putra Indonesia, ketika semua negara bulutangkis, dari Indonesia, China, Korea dan Denmark melakukan bongkar pasang pemain ganda putra mereka dan akan memulai uji coba pada turnamen Denmark Open ini, justru para pasangan Indonesia yang dinilai tidak akan memberikan kejutan dalam turnamen yang digelar sejak 1935 itu.

Itulah yang dituturkan oleh pelatih ganda putra Malaysia, Tan Kim Her pada situs Malaysia thestar.com. Ia menilai bahwa duet Hendra dan Ahsan ini tidak akan panjang, karena performa Hendra yang sudah menurun. “Mantan Juara Dunia dan Juara Olimpiade Indonesia, Hendra dipasangkan dengan Ahsan tapi saya tidak menilai pasangan ini akan jauh, Usia akan menjadi halangan Hendra yang terlihat sudah menurun (performanya).

Di Denmark Terbuka pekan ini, Hendra yang dipasangkan dengan Ahsan sudah harus berjumpa unggulan kelima asal China, Hong Wei-Shen Ye di babak pertama, sementara Bona Septano yang berpasangan dengan Afiat Yuris Wirawan berjumpa Bodin Issara-Maneepong Jongjit asal Thailand. Tentu drawing yang berat, apalagi kedua pasangan merupakan pasangan yang baru berduet.

Menurut Tan Kim Her, pasangan baru yang kemungkinan akan menggebrak adalah pasangan Korea Ko Sung Hyun-Lee Yong Dae dan ganda China, Chai Biao-Zhang Nan. “Untuk saat ini, saya melihat duo Korea Selatan hasil kombinasi baru (Ko-Lee) dan ganda China Zhang Nan-Chai Biao sebagai orang-orang dengan potensi besar untuk berkembang menjadi pasangan yang kuat,” ujar Tan.

Chai Biao-Zhang Nan telah membuktikan prospek yang bagus ketika berhasil menjuarai turnamen China Master beberapa bulan lalu, sedangkan duet Ko-Lee sudah sempat dijalankan pada tahun lalu dan sempat membuahkan gelar di Amerika Serikat. Duet kombinasi ini dijalankan sebagai strategi pengganti Chung Jae Sung yang memutuskan pensiun pasca Olimpiade.

“Saya pikir, Yong dae-Sung-hyun mungkin akan menjadi pasangan yang tangguh, tetapi tidak akan cepat. Mereka mungkin butuh beberapa waktu untuk beradaptasi,” tambahnya. Pasangan Korea ini lah yang akan menjadi lawan dari anak didik Tan, yakni Koo Kean Keat-Tan Boon Heong di babak pertama Denmark Terbuka.

Tentu akan menjadi jalan yang terjal ketika unggulan ketiga asal Malaysia itu sudah harus berjumpa Lee Yong Dae-Ko Sung Hyun, padahal turnamen Denmark Terbuka ini menjadi salah satu rangkaian test untuk memutuskan apakah Koo-Tan akan dipecah atau tidak.

Odense tanpa 3 Juara bertahan

Denmark Terbuka kali ini akan menghadirkan juara baru di nomor tunggal putri, ganda putra dan ganda putri dikarenakan tiga juara bertahan tahun lalu memutuskan tidak tampil dan khusus untuk ganda putra terjadi pergantian pasangan. Di nomor ganda putra, sang juara bertahan yakni Chung Jae Sung dan Lee Yong Dae telah bubar karena Chung memutuskan pensiun. Kali ini Lee Yong Dae berpasangan dengan Ko Sung Hyun sementara mantan pasangan Ko, Yoo Yeon Seong berpasangan dengan Shin Baek Cheol.

Di Denmark Terbuka 2011 lalu, Lee Yong Dae-Chung Jae Sung berhasil menjadi juara usai mengalahkan unggulan teratas asal China, Cai Yun-Fu Haifeng dengan 21-16, 21-17.

Sementara di nomor tunggal putri, Wang Xin harus izin tidak tampil dalam turnamen ini karena masih dalam tahap pemulihan cedera dari Olimpiade lalu. Cedera didapatkannya saat pertandingan perebutan medali perunggu melawan Saina Nehwal, diduga karena lantai yang licin sehingga ia jatuh, padahal ia sudah meminta lantai dibersihkan, namun wasit justru menuduh ia menunda-nunda waktu (baca : https://duaribuan.wordpress.com/2012/08/24/duka-di-wembley-arena). Wang Xin berhasil meraih gelar juara tahun lalu dengan mengalahkan Wang Yihan di Final dengan skor 21-14, 23-21.

Sementara ganda putri yang menjadi Juara Bertahan, Wang Xiaoli-Yu Yang, sebenarnya sudah didaftarkan dan sepertinya sudah tiba di Denmark justru memutuskan untuk batal tampil. Unggulan kedua dalam turnamen ini seharusnya berhadapan dengan Emelie Lennartsson-Emma Wengberg dari Swedia di babak pertama. Mungkin karena mereka masih trauma akan Kontroversi Olimpiade dimana mereka diduga mengalah untuk mensukseskan All Chinese Final, jadi mereka memilih untuk walkover dalam turnamen ini.

Tahun lalu, Wang Xiaoli-Yu Yang meraih gelar juara usai menundukkan rekan senegaranya, Tian Qing-Zhao Yunlei dengan skor 22-20, 21-16.

Tiga pasangan ganda putri lain yang terdiskualifikasi, yakni Greysia Polii-Meiliana Jauhari, Jung Kyung Eun-Kim Ha Na dan Ha Jung Eun-Kim Min Jung masih belum tampil di turnamen Internasional maupun nasional karena mendapatkan sanksi dari asosiasi bulutangkis masing-masing. Greysia-Meiliana akan memulai debut pasca skorsing di turnamen Kejuaraan Nasional 2012 di Solo, Desember mendatang.

Iklan