Chiba kebanjiran calon Juara

Nama Chen Long menjadi sangat diperhitungkan ketika ia berhasil menjuarai Gelar Juara Dunia Junior tahun 2007, setelah sebelumnya berhasil menjuarai Juara Asia Junior di tahun yang sama. Namanya makin menanjak hingga 5 tahun setelah menjuarai gelar Junior itu, ia berhasil meraih medali perunggu di Olimpiade.Hal yang sama juga terjadi pada Saina Nehwal, usai menjuarai gelar Juara Dunia Junior tahun 2008 lalu, putri India ini kian menanjak grafik pertandingannya hingga berhasil meraih medali perunggu di Olimpiade London lalu.

Bahkan, pemain India ini rencananya sudah akan membangun Akademi Bulutangkis sendiri di Bangalore, padahal usianya baru 22 tahun, sedangkan Taufik Hidayat berhasil membuat akademi sendiri (Taufik Hidayat arena – red) di usia yang sudah kepala tiga.

Tentu ajang Kejuaraan Dunia Junior sangat berarti bagi para junior itu sendiri, bahkan ketika cap Juara Dunia Junior sudah melekat, berarti saatnya mereka siap ke level senior meskipun masih berada di bawah usia matang sebagai atlet, seperti yang terjadi pada dua pebulutangkis diatas, juga Wang Yihan, Li Xuerui dan Lee Yong Dae.

Dan tahun ini, BWF kembali akan menggelar Kejuaraan Dunia Junior yang rencananya akan digelar di Kota pantai Chiba, Jepang pada 25 Oktober hingga 3 November 2012 dan 31 negara rencananya akan mengirimkan wakil di turnamen bagi para pemain berusia di bawah 19 tahun itu, termasuk Indonesia.

Tahun lalu, Indonesia berhasil menyabet 1 emas, 3 perak dan 2 perunggu, finish di urutan kedua dibawah Malaysia yang sukses menggondol 3 emas dan 1 perunggu. Emas Indonesia didapat dari nomor ganda campuran, dimana pasangan Alfian Eko Prasetya-Gloria Emmanuelle WIdjaja sukses mengalahkan rekan senegaranya, Ronald Aleander-Nuraidah Tiara Rosalia dengan skor ketat 12-21, 21-17, 25-23.

Namun saat itu Indonesia belum diuji oleh Tembok Besar China yang absen dalam turnamen tahunan itu, dan tahun ini ujian benar-benar dibebankan pada tim Junior Indonesia karena Tim China akan tampil di Chiba akhir bulan ini.

Untuk Chiba 2012 ini, Indonesia diperkuat Juara Asia Junior 2012, Edi Subaktiar-Arya Maulana Aldiartama dan dua ganda lain, Putra Eka Rhoma-Hafiz Faisal dan Kevin Sanjaya Sukamulyo-Rafiddias Akhdan Nugroho.

Sementara Juara Dunia Junior tahun lalu, Alfian Eko Prasetya akan menggandeng partner baru, Shella Devi Aulia karena Gloria Emmanuelle sudah tidak memenuhi syarat usia. Ganda campuran lainnya mirip seperti tim Indonesia di Kejuaraan Asia Junior lalu, diantaranya Edi Subaktiar-Melati Daeva Oktavianti, Putra Eka Rhoma-Ni Ketut Mahadewi dan Kevin Sanjaya Sukamulyo-Maretha Dea Giovani.

Berikut para skuad lainnya dari Indonesia di nomor ganda putri, tunggal putra dan tunggal putri.

Skuad Ganda Putri : Anggia Shitta Awanda-Shela Devi Aulia, Melati Daeva Oktavianti-Rosyita Eka Putri Sari, Ni Ketut Mahadewi Istarani/Maretha Dea Giovani

Skuad Tunggal Putra : Shesar Hiren Rhustavito, Fikri Ihsandi Hadmadi, Arief Gifar Ramadhan, Panji Akbar Sudrajat

Skuad Tunggal Putri : Hanna Ramadini, Setyana Mapasa, Ruselli Hartawan, Rina Andriani

Pemusatan latihan untuk Kejuaraan ini telah dimulai Rabu lalu, 10 Oktober di Pelatnas Cipayung, Jakarta dan Tim Indonesia rencananya akan berangkat ke Chiba, Jepang pada hari Senin, 22 Oktober mendatang.

Mereka akan tampil di Chiba Port Arena, venue pertandingan yang berada di kawasan pantai Jepang (jangan ampe gempa). Dilansir dari situs PBSI, Christian Hadinata menilai Indonesia lebih berpeluang meraih gelar di perorangan, karena di nomor beregu, tim unggulan seperti Malaysia, China atau Jepang lebih unggul secara materi pemain.

“Peluang Indonesia lebih besar di nomor perorangan, kalau di beregu agak berat karena tim unggulan punya materi pemain yang cukup bagus terutama di sektor putri. Di perorangan, saya rasa nomor ganda putra kita cukup kuat, secara teknik mereka tak kalah dengan yang lain, hanya mental bertandingnya saja yang perlu ditingkatkan lagi,” ujar Koh Chris.

Juara Baru Tunggal Putri

Nomor tunggal putri akan ramai karena dominator selama 3 tahun belakangan, yakni Ratchanok Intanon, Perempat Finalis Olimpiade memutuskan untuk tidak tampil di Chiba padahal Thailand berharap Intanon bisa mempertahankan gelar Juara Dunia Junior setidaknya dua kali lagi, sehingga ia menjadi putri Thailand pertama yang sukses 5 kali berturut-turut meraih gelar Juara Dunia Junior.

Dengan batalnya ia tampil di Chiba, akan ada Juara Baru di nomor tunggal putri, meskipun Thailand masih memiliki Busanan Ongbumrungphan, Juara Malaysia GP Gold 2012.

Namun Busanan akan dihadapkan pada nama-nama seperti PV Shindu dari India, Nozomi Okuhara dari Jepang atau Sun Yu dari China yang tentunya menginginkan gelar Juara.

Tapi Juara Baru di nomor tunggal putri ini nantinya akan menghadapi lawan berat jika tampil 2013 mendatang, karena di Thailand, Ratchanok Intanon bersiap merebut kembali gelar Juara Dunia Junior itu.

Iklan