Palembang berhias Flashmob

Esok hari, gelaran Bukit Asam Indonesia Open GP Gold 2012 akan memasuki babak Semifinal dan Palembang akan berhias muka-muka para pecinta Bulutangkis yang akan melakukan flashmob sebagai rangkaian aksi dari SOLIBAD. Flashmob adalah gerakan yang dilakukan sekelompok besar orang asing yang tiba-tiba berkumpul di tempat umum, melakukan hal yang nggak biasa untuk beberapa menit, kemudian membubarkan diri begitu saja.

Seluruh dunia akan menggelar Flashmob SOLIBAD pada 29 September mendatang dan Indonesia sebagai salah satu lini bulutangkis juga turut serta. Lewat dua kota, yakni Jakarta dan Palembang, Indonesia akan memeriahkan ajang tahunan ini.

Tak dapat dipungkiri, acara tahunan ini seperti ajang kumpul dengan atlet langsung. Di Jakarta mendatang, kemungkinan atlet-atlet Pelatnas yang absen di Indonesia Open GP Gold akan turut serta menghiasi Taufik Hidayat Arena, venue flashmob di Jakarta. Nantinya akan direkam untuk menjadi video.

Bagi anda yang bingung mau berakhir pekan dimana, datang saja ke Taufik Hidayat Arena, Jl. PKP No.8, Kiwi Raya, Kelapa Dua Wetan, Cibubur, Ciracas Jakarta Timur pada Sabtu, 29 September mulai pukul 09.00 WIB. Belum ada kepastian Taufik Hidayat akan turut serta, mengingat ia melakukan pertandingan eksebisi di Jepang bersama pemain kenamaan seperti Koo Kean Keat-Tan Boon Heong, Chan Peng Soon-Goh Liu Ying, Peter Gade dan atlet-atlet Jepang, termasuk Reiko Shiota.

Di Jakarta, rencananya juga akan dilaksanakan Eksebisi Mabar hingga pukul 16.00 WIB setelah selesai digelarnya pembuatan video Flashmob SOLIBAD. Solibad pertama kali menggelar Flashmob pada 4 Juni 2010 di Paris, pada saat itu sekitar 200 orang termasuk seluruh anggota timnas Perancis turut serta. Event ini merupakan upaya penggalangan dana untuk pembinaan atlet-atlet muda dan promosi bulutangkis bagi masyarakat dunia.

Event ini kemudian bergeser ke beberapa kota di Asia seperti Jakarta, Singapura, Hongkong, dan Manila. Indonesia sendiri pertama kali menggelar Flashmob pada 5 Juni 2011 yang didukung oleh Djarum sebagai bagian dari “Road to Djarum Indonesia Open 2011”.

Selain di Jakarta, Palembang yang memasuki Semifinal Indonesia Terbuka GP Gold kini diberi kesempatan menggelar Flashmob pula. Jika di Jakarta, pihak SOLIBAD menggandeng Taufik Hidayat Arena, di Palembang pihak Djarum menjadi gandengan SOLIBAD. Di Palembang, acara dimulai pukul 08.00 WIB tepatnya di Kompleks Venue turnamen, yakni di PSCC Palembang.

Ayo sobat Palembang, temu atlet dunia sambil flashmob…

Tunggal Putri pastikan satu Finalis

7 dari 8 Pebulutangkis tunggal putri yang tersisa di Perempat Final adalah pemain Indonesia, ini merupakan pencapaian yang bagus meskipun kita tahu bahwa para pemain dunia absen di turnamen ini. Namun sosok dibalik para putri Pelatnas yang mendominasi Perempat Final ini adalah Verawati Fajrin.

Membantu melatih Jelang Olimpiade lalu, Vera langsung sukses mengantarkan Lindaweni Fanetri ke Final Vietnam Open. Sukses itu dilanjutkan dengan hasil di Indonesia Terbuka kali ini. Rata-rata pemain Indonesia sudah tidak kalah di poin-poin kritis dan mampu bermain dengan sabar.

Namun ada satu batu ganjalan besar dari 7 pemain Indonesia itu. Ia adalah Jawara Australia Terbuka, Li Han. Kita tahu bahwa Australia Terbuka lalu masuk penghitungan poin Olimpiade dan tentunya para pemain dunia mengejar tiket, namun justru pemain underdog yang menjuarai turnamen itu.

Li Han yang menjadi unggulan kedua sukses masuk empat besar setelah mengalahkan Aprilia Yuswandari di Perempat Final dengan 21-18, 21-18. Pemain memang berimbang, terbukti dari statistik yang memperlihatkan smash winner April tak kalah dari Li Han. Li hanya unggul di net winner dan beberapa consecutive point.

Iklan