Vietnam tempat Hoki Pia

Pia Zebadiah Bernadet mendapatkan hasil yang memuaskan di ajang Vietnam Open GP 2012. Bermain di dua nomor, ganda putri dan ganda campuran, Pia berhasil memborong dua gelar itu, jadi Pia sudah memenangkan total 10 pertandingan dalam satu pekan ini. Pekan yang berat namun menggembirakan.

Partai pembuka adalah partai ganda putri, dimana Pia Zebadiah-Rizky Amelia Pradipta bertanding melawan pasangan kakak beradik dari Malaysia, Ng Hui Ern-Ng Hui Lin. Melawan pasangan Malaysia ini, Pia-Rizky memadukan permainan yang apik. Pia bermain bagus di net dan banyak memberi umpan yang bagi pasangannya untuk melakukan smash keras. Mereka menang dua gim langsung 21-17, 21-19 dalam durasi 40 menit.

Keceriaan berlanjut ketika sampai di Podium dan menerima medali emas, hadiah uang tunai US$3.950 dan buket Bunga. Sekembalinya mereka, ternyata Amel langsung berfoto-foto dengan medali emas dan buket bunga miliknya. Foto itu ia upload ke account twitter pribadinya @Ameliiarizki (Gambar bawah).

Sementara sang partner berfoto-foto ria, Pia bersiap-siap untuk partai kedua sekaligus partai penutup dalam babak Final turnamen ini. Giliran Markis Kido, sang kakak yang menjadi partnernya dalam pertandingan Minggu sore itu. Di ganda campuran, Pia-Markis melawan pemain Malaysia lagi, yakni Aik Qian Tan-Pei Jing Lai.

Gim pertama berlangsung cukup ketat, bahkan Pia-Markis yang game poin terlebih dulu 20-19 harus bermain deuce sebelum mengamankan gim pertama 23-21. Berlanjut ke gim kedua, Malaysia sudah kehilangan pegangan dan terlihat seperti orang linglung. Di gim ini terjadi kejadian yang membuat Pia ketawa, yakni ketika Pia menghujamkan smash yang lumayan keras, pasangan Malaysia bisa mengembalikannya.

Meski begitu, Pia-Markis tak terbendung. Dari 17-8, Pasangan Indonesia non Pelatnas meraih 4 poin beruntun untuk memastikan gelar Juara dengan skor 23-21, 21-8. Titel kedua nya ini membuat Pia merasa hoki bermain di Vietnam. Sebelumnya di ajang Ciputra Hanoi Vietnam International Challenge pada Maret-April lalu, Ia juga meraih dua gelar dengan 10 kemenangan.

Di ajang berlevel International Challenge, Pia meraih gelar ganda putri bersama Rizky Amelia (gambar) mengalahkan pasangan Amelia Alicia Anscelly-Fie Cho Soong dari Malaysia dengan 21-10, 21-15. Sementara gelar lain didapatkan di nomor ganda campuran dimana Pia yang berpasangan dengan Hafiz Faisal berhasil mengalahkan unggulan pertama asal Singapura, Danny Bawa Chrisnanta-Yu Yan Vanessa Neo dengan skor rubber 21-19, 11-21, 21-14

Di Vietnam tiga lahun lalu, dalam ajang Vietnam International Challenge 2009, ia juga tampil dalam babak Final di dua nomor. Sayang, ia hanya menang di nomor ganda putri dengan Debby Susanto sedangkan di ganda campuran, ia berpasangan dengan Fran Kurniawan harus puas sebagai Runner Up setelah kalah di partai puncak itu.

Linda on fire dibawah asuhan Vera

Secara mengejutkan pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Lindaweni Fanetri berhasil menembus Final turnamen Vietnam Open Grand Prix 2012 meskipun di babak Final, ia kalah dari pebulutangkis Thailand, Porntip Buranaprasertsuk dengan skor 10-21, 18-21. Ini tentu menjadi penyegar bagi Bulutangkis tunggal putri, setelah banyaknya turnamen yang diikuti hanya berakhir sebagai penyemarak drawing.

Layaknya permainan Maria Kristin Yulianti dan Susi Susanti, Linda juga memiliki permainan dengan tipe lambat panas. Di gim pertama, ia dengan mudah didikte lewat smash-smash keras dari Porntip hingga tercetak skor 10-21. Mungkin ini caranya untuk meraba-raba tipe permainan lawannya.

Baru di gim kedua, ia mulai melakukan serangan-serangan di saat yang tepat. Sempat memimpin 11-9, Linda malah balik tertinggal 13-17, namun ia mampu meraih 4 poin beruntun dan menyamakan kedudukan 17-17. Sayang Porntip tak mau kalah dan match point 20-17. Linda sempat menambah satu angka 18-20, tapi di saat kritis justru pukulan Linda keluar dan mengakhiri pertandingan.

Setelah mundurnya Li Mao dari Pelatnas, Verawati Fajrin ditarik masuk menjadi salah satu pelatih di Pelatnas Cipayung yang menangani nomor tunggal putri. Alhasil kemenangan Lindaweni di turnamen Vietnam Open GP 2012 ini bisa dijadikan bukti bahwa Vera sukses menggembleng para pemain tunggal putri.

Sebelum berjumpa di Pelatnas, Vera memang sudah lebih akrab dengan pemain yang suka dengan pukulan tipuan dari Mia Audina ini. Mereka pernah menjadi pelatih-anak didik sewaktu Vera masih berada di Pusdiklat Ragunan dan bisa dibilang Vera lah yang menemukan bakat terpendam dari putri pemilik salah satu PB di Jakarta itu.

Berkaitan dengan beberapa turnamen belakangan termasuk Vietnam GP ini, PBSI akan menjadikannya sebagai acuan untuk pelaksanaan degradasi dan promosi besar-besaran para atlet di Pelatnas akhir tahun ini.

Nguyen raih titel Keempat

Wakil tuan rumah, Nguyen Tien Minh meraih gelar keempat sekaligus mempertahankan gelar yang didapatkannya tahun lalu. Sebelumnya, ia juga meraih gelar di depan publiknya pada 2008 dan 2009. Di tahun 2010, Nguyen kalah di Perempat Final oleh Chen Yuekun yang akhirnya menjadi Juara.

Di Final tahun ini, ia mengalahkan pebulutangkis Jepang, Takuma Ueda yang kemarin mengalahkan Hayom di Semifinal. Melawan Ueda, Nguyen menang dengan skor 21-14, 21-19 dalam durasi 50 menit. Kemarin di babak Semifinal, Tien Minh kemarin melakoni pertarungan yang menguras mentalnya. Melawan Sony Dwi Kuncoro, Nguyen tertinggal 17-20 di gim kedua setelah menang 21-15 di gim pertama.

Namun dari kedudukan itu, Nguyen berhasil mengamankan 3 game point dan memaksakan deuce 20-20. Perjuangan Nguyen akhirnya berakhir dengan kemenangan 21-15, 28-26 dalam durasi 59 menit.

Di nomor ganda putra, Yohanes Rendy Sugiarto-Afiat Yuris Wirawan (gambar) yang di babak Semifinal mengalahkan unggulan pertama, Kim Ki Jung-Kim Sa Rang, hari ini harus mengakui keunggulan teriakan Bodin Issara yang berpasangan dengan Maneepong Jongjit. Lewat pertarungan nyaris satu jam, Jongjit-Issara menang dengan skor 19-21, 21-16, 21-11.

Sebelumnya, prestasi terbaik Rendy-Afiat adalah menjadi Semifinalis di India Open GP Gold 2010 dan Indonesia Open GP Gold 2011. Mereka juga turut dalam Tim Beregu Campuran dalam ajang Universiade Shenzen dan meraih medal emas bagi Indonesia.

Foto Vietnam Open GP 2012

Arena Vietnam Open GP 2012

MS Champion : Nguyen Tien Minh (Vietnam)

WS Champion : Porntip Buranaprasertsuk (Thailand)

MD Champion : Bodin Issara-Maneepong Jongjit (Thailand)

WD Champion : Pia Zebadiah Bernadet-Rizky Amelia Pradipta (Indonesia)

XD Champion : Markis Kido-Pia Zebadiah Bernadet (Indonesia)

Iklan